alexametrics
26.8 C
Denpasar
Thursday, May 26, 2022

Kebut Vaksinasi Tahap II, Kota Denpasar Tambah 23 Fasyankes

DENPASAR, BALI EXPRESS – Menindaklanjuti vaksinasi tahap II dengan sasaran para pelayan publik, sudah pasti memerlukan waktu yang tidak sebentar. Apalagi, di kota-kota besar, jumlah penduduknya sangatlah padat. Untuk itulah, perlu adanya tambahan fasilitas pelayanan kesehatan (Fasyankes) agar pelayanan vaksinasi di tahap II ini bisa selesai dengan cepat. 

Seperti yang dilakukan Pemkot Denpasar dengan menambah jumlah Fasyankes. Awalnya, terdapat 17 Fasyankes yang dipilih Kota Denpasar untuk melayani vaksinasi nakes di tahap I. Kini, Pemkot Denpasar menambah 23 Fasyankes, sehingga total sekarang ini berjumlah 40 Fasyankes. 

“Jadi ada tambahan 23 Fasyankes. Namun pelaksanaannya dimulai pada tanggal 8 Maret mendatang,” ungkap Jubir Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, Dewa Gede Rai, Kamis (4/3).

Tujuan penambahan untuk mempercepat akselerasi vaksinasi di tahap II yang menyasar pelayan publik, seperti TNI-Polri, ASN, guru dan tenaga pendidik, pedagang, anggota dewan, pegawai BUMN, pengemudi ojol hingga wartawan. 

Adapun Fasyankes tambahan itu berupa Rumah Sakit (RS) pemerintah maupun RS swasta serta klinik seperti RSU Bhakti Rahayu, RSU Dharma Yadnya, RSIA Puri Bunda, RSU Surya Husada Ubung, RSU Prima Medika, RSU Balimed. 

Kemudian, RSU Puri Raharja, RSU Bali Royal, RSU Surya Husada Denpasar, RSU Manuaba, RSIA Pucuk Permata, RSU Kasih Ibu, RSIA Harapan Bunda, Klinik Sos Gatot Kaca, Klinik PT Kimia Farma Apotek, Klinik Bhayangkara Bali. 

Selanjutnya Klinik Bhayangkara Satbrimob Bali, Klinik Karya Prima, Klinik Bhayangkara Polresta Denpasar, Klinik FKTP Sudirman, Klinik FKTP Kepaon, Klinik Utama Niki Diagnostic Center, dan Klinik Utama Zuhdi. 

Nantinya, masing-masing Fasyankes tersebut akan melayani 100 warga atau sasaran khususnya untuk Rumah Sakit. Sedangkan klinik hanya melayani 15 hingga 50 sasaran vaksin. 

Adapun target sasaran untuk tahap II ini sebanyak 125.300. Dengan penambahan Fasyankes ini, target ratusan ribu sasaran itu bisa terselesaikan secara cepat. Sehingga bisa dilanjutkan untuk vaksinasi bagi masyarakat umum.

Nantinya, sasaran vaksin yang sudah mendaftar bisa datang langsung ke Fasyankes yang sudah tersedia tersebut. Sementara itu, untuk ketersediaan vaksin, Kota Denpasar telah menerima 25 ribu dosis vaksin.”Selanjutnya akan datang secara bertahap dan saat ini jumlah tersebut masih mencukupi,” tandasnya. 


DENPASAR, BALI EXPRESS – Menindaklanjuti vaksinasi tahap II dengan sasaran para pelayan publik, sudah pasti memerlukan waktu yang tidak sebentar. Apalagi, di kota-kota besar, jumlah penduduknya sangatlah padat. Untuk itulah, perlu adanya tambahan fasilitas pelayanan kesehatan (Fasyankes) agar pelayanan vaksinasi di tahap II ini bisa selesai dengan cepat. 

Seperti yang dilakukan Pemkot Denpasar dengan menambah jumlah Fasyankes. Awalnya, terdapat 17 Fasyankes yang dipilih Kota Denpasar untuk melayani vaksinasi nakes di tahap I. Kini, Pemkot Denpasar menambah 23 Fasyankes, sehingga total sekarang ini berjumlah 40 Fasyankes. 

“Jadi ada tambahan 23 Fasyankes. Namun pelaksanaannya dimulai pada tanggal 8 Maret mendatang,” ungkap Jubir Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, Dewa Gede Rai, Kamis (4/3).

Tujuan penambahan untuk mempercepat akselerasi vaksinasi di tahap II yang menyasar pelayan publik, seperti TNI-Polri, ASN, guru dan tenaga pendidik, pedagang, anggota dewan, pegawai BUMN, pengemudi ojol hingga wartawan. 

Adapun Fasyankes tambahan itu berupa Rumah Sakit (RS) pemerintah maupun RS swasta serta klinik seperti RSU Bhakti Rahayu, RSU Dharma Yadnya, RSIA Puri Bunda, RSU Surya Husada Ubung, RSU Prima Medika, RSU Balimed. 

Kemudian, RSU Puri Raharja, RSU Bali Royal, RSU Surya Husada Denpasar, RSU Manuaba, RSIA Pucuk Permata, RSU Kasih Ibu, RSIA Harapan Bunda, Klinik Sos Gatot Kaca, Klinik PT Kimia Farma Apotek, Klinik Bhayangkara Bali. 

Selanjutnya Klinik Bhayangkara Satbrimob Bali, Klinik Karya Prima, Klinik Bhayangkara Polresta Denpasar, Klinik FKTP Sudirman, Klinik FKTP Kepaon, Klinik Utama Niki Diagnostic Center, dan Klinik Utama Zuhdi. 

Nantinya, masing-masing Fasyankes tersebut akan melayani 100 warga atau sasaran khususnya untuk Rumah Sakit. Sedangkan klinik hanya melayani 15 hingga 50 sasaran vaksin. 

Adapun target sasaran untuk tahap II ini sebanyak 125.300. Dengan penambahan Fasyankes ini, target ratusan ribu sasaran itu bisa terselesaikan secara cepat. Sehingga bisa dilanjutkan untuk vaksinasi bagi masyarakat umum.

Nantinya, sasaran vaksin yang sudah mendaftar bisa datang langsung ke Fasyankes yang sudah tersedia tersebut. Sementara itu, untuk ketersediaan vaksin, Kota Denpasar telah menerima 25 ribu dosis vaksin.”Selanjutnya akan datang secara bertahap dan saat ini jumlah tersebut masih mencukupi,” tandasnya. 


Most Read

Artikel Terbaru

/