alexametrics
28.7 C
Denpasar
Monday, May 16, 2022

Dua Tengkorak Manusia Ditemukan di Badung

BADUNG, BALI EXPRESS – Warga Kerobokan Kelod, Kuta Utara digegerkan dengan penemuan tengkorak manusia di Pura Bias Aud, Banjar Kerobokan Kelod, Kuta Utara. Penemuan tersebut terjadi pada Sabtu sore (4/7) sekitar pukul 17.00.

Kasubag Humas Polres Badung Iptu I Ketut Gede Oka Bawa menerangkan, Minggu (5/7), tengkorak tersebut ditemukan saat umat Hindu sedang melakukan persembahyangan Hari Saraswati. “Saat itu warga Banjar Batu Belig sedang sembahyang Hari Saraswati. Saat umat lain lagi bersembahyang, ada salah satu anak dari warga yang bersembahyang bermain pasir di dekat pura. Saat bermain pasir itu, anak tersebut melihat tengkorak manusia,” ungkapnya.

Kaget dengan apa yang dilihatnya, anak tersebut memberitahu warga yang lain. “Setelah dilihat oleh warga dan juga kepala lingkungan Batu Belig, kemudian dilaporkan kepada kami,” ungkap Iptu Oka.

Setelah polisi ke TKP melakukan pemeriksaan bersama kelian adat Batu Belig, tengkorak tersebut sepakat untuk dilarungkan ke laut. “Sesuai dengan kesepakatan, tengkorak tersebut dilarung ke laut, Sabtu (4/3) pukul 22.30,” terang Kasubag Humas Senior ini.

Kelian Adat Batu Belig Made Surata mengatakan, tengkorak tersebut diduga karena area tersebut pernah menjadi lokasi pemakaman beberapa tahun silam. “Tahun 2012 orang-orang yang terkena sakit lepra dan meninggal di kubur di area tersebut. Tahun 2012 juga sudah dilaksanakan upacara atma kerti untuk orang yang dikubur di area tersebut,” terang Oka.

Penyakit lepra lebih dikenal di kalangan masyarakat dengan penyakit kusta. Penyakit ini merupakan penyakit yang menyebar cepat dan dapat menjadi wabah yang menyebabkan kematian.

Kasus penemuan tengkorak juga terjadi di Banjar Parekan, Desa Sibanggede, Abiansemal pada Sabtu (4/7). Tengkorak tersebut ditemukan di Tukad Ayung, sungai yang ada di desa tersebut.

Oka menerangkan tengkorak tersebut ditemukan oleh dua orang yang sedang mencari layangan putus di sekitar tempat tersebut. Dua warga yang menemukan tengkorak tersebut adalah I Wayan Wardana, 47, dan I Wayan Dana, 50. “Saat menemukan tengkorak tersebut, keduanya ketakutan dan melapor kepada kelian adat Banjar Pane. Bersama kelian adat, keduanya kemudian kembali mengecek tengkorak tersebut,” jelas Iptu Oka.

Setelah dilaporkan ke Polsek Abiansemal, polisi kemudian melakukan pemeriksaan. “Tengkorak tersebut diduga sudah lama, sudah dievakuasi ke RSUD Mangusada untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” pungkasnya.


BADUNG, BALI EXPRESS – Warga Kerobokan Kelod, Kuta Utara digegerkan dengan penemuan tengkorak manusia di Pura Bias Aud, Banjar Kerobokan Kelod, Kuta Utara. Penemuan tersebut terjadi pada Sabtu sore (4/7) sekitar pukul 17.00.

Kasubag Humas Polres Badung Iptu I Ketut Gede Oka Bawa menerangkan, Minggu (5/7), tengkorak tersebut ditemukan saat umat Hindu sedang melakukan persembahyangan Hari Saraswati. “Saat itu warga Banjar Batu Belig sedang sembahyang Hari Saraswati. Saat umat lain lagi bersembahyang, ada salah satu anak dari warga yang bersembahyang bermain pasir di dekat pura. Saat bermain pasir itu, anak tersebut melihat tengkorak manusia,” ungkapnya.

Kaget dengan apa yang dilihatnya, anak tersebut memberitahu warga yang lain. “Setelah dilihat oleh warga dan juga kepala lingkungan Batu Belig, kemudian dilaporkan kepada kami,” ungkap Iptu Oka.

Setelah polisi ke TKP melakukan pemeriksaan bersama kelian adat Batu Belig, tengkorak tersebut sepakat untuk dilarungkan ke laut. “Sesuai dengan kesepakatan, tengkorak tersebut dilarung ke laut, Sabtu (4/3) pukul 22.30,” terang Kasubag Humas Senior ini.

Kelian Adat Batu Belig Made Surata mengatakan, tengkorak tersebut diduga karena area tersebut pernah menjadi lokasi pemakaman beberapa tahun silam. “Tahun 2012 orang-orang yang terkena sakit lepra dan meninggal di kubur di area tersebut. Tahun 2012 juga sudah dilaksanakan upacara atma kerti untuk orang yang dikubur di area tersebut,” terang Oka.

Penyakit lepra lebih dikenal di kalangan masyarakat dengan penyakit kusta. Penyakit ini merupakan penyakit yang menyebar cepat dan dapat menjadi wabah yang menyebabkan kematian.

Kasus penemuan tengkorak juga terjadi di Banjar Parekan, Desa Sibanggede, Abiansemal pada Sabtu (4/7). Tengkorak tersebut ditemukan di Tukad Ayung, sungai yang ada di desa tersebut.

Oka menerangkan tengkorak tersebut ditemukan oleh dua orang yang sedang mencari layangan putus di sekitar tempat tersebut. Dua warga yang menemukan tengkorak tersebut adalah I Wayan Wardana, 47, dan I Wayan Dana, 50. “Saat menemukan tengkorak tersebut, keduanya ketakutan dan melapor kepada kelian adat Banjar Pane. Bersama kelian adat, keduanya kemudian kembali mengecek tengkorak tersebut,” jelas Iptu Oka.

Setelah dilaporkan ke Polsek Abiansemal, polisi kemudian melakukan pemeriksaan. “Tengkorak tersebut diduga sudah lama, sudah dievakuasi ke RSUD Mangusada untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” pungkasnya.


Most Read

Artikel Terbaru

/