alexametrics
27.6 C
Denpasar
Tuesday, August 9, 2022

Operasi Zebra di Denpasar, Tahan Tujuh Motor Bodong

BALI EXPRESS, DENPASAR – Direktorat Lalu Lintas (Dit Lantas) Polda Bali menggelar razia Operasi Zebra Agung 2018 di Jalan Cokroaminoto Denpasar, Minggu pagi kemarin(4/11). Hasilnya, tujuh unit sepeda motor tanpa surat – surat lengkap alias motor bodong diamankan.

Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol Hengky Widjaja mengatakan, dalam razia tersebut Polda bali menerjunkan personel gabungan yang terdiri atas DitLantas Polda Bali, Dit Sabhara Polda Bali, Dit Binmas Polda Bali, dan Bid Propam Polda Bali. “Sasaran kegiatan kali ini adalah seluruh jenis kendaraan bermotor, khususnya berfokus pada ketaatan dalam penggunaan helm, sabuk pengaman, serta kelengkapan kendaraan bermotor seperti SIM dan STNK,” ungkapnya.

Baca Juga :  Tempat Relokasi Sementara Pedagang Pasar Blahbatuh Mulai Diratakan

Hasil operasi tersebut menunjukkan masih rendahnya kesadaran masyarakat dalam tertib berlalu lintas. Sebab, terjadi 74 pelanggar yang terjaring dalam razia itu dan mengamankan 7 unit sepeda motor sebagai barang bukti. “Mereka yang terjaring merupakan pengendara yang tidak dilengkapi Surat Izin Mengemudi (SIM) dan STNK,” ujarnya.

Hengky mengimbau kepada masyarakat untuk tertib berlalu lintas dan jadikan keselamatan sebagai kebutuhan nomor satu. “Kami mengimbau kepada masyarakat untuk selalu tertib berlalu lintas dan utamakan keselamatan. Jangan hanya karena ada razia ini saja,” imbuhnya.


BALI EXPRESS, DENPASAR – Direktorat Lalu Lintas (Dit Lantas) Polda Bali menggelar razia Operasi Zebra Agung 2018 di Jalan Cokroaminoto Denpasar, Minggu pagi kemarin(4/11). Hasilnya, tujuh unit sepeda motor tanpa surat – surat lengkap alias motor bodong diamankan.

Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol Hengky Widjaja mengatakan, dalam razia tersebut Polda bali menerjunkan personel gabungan yang terdiri atas DitLantas Polda Bali, Dit Sabhara Polda Bali, Dit Binmas Polda Bali, dan Bid Propam Polda Bali. “Sasaran kegiatan kali ini adalah seluruh jenis kendaraan bermotor, khususnya berfokus pada ketaatan dalam penggunaan helm, sabuk pengaman, serta kelengkapan kendaraan bermotor seperti SIM dan STNK,” ungkapnya.

Baca Juga :  Pengunjung Ruang MS RSUP Sanglah Semrawut, Pasien Terganggu

Hasil operasi tersebut menunjukkan masih rendahnya kesadaran masyarakat dalam tertib berlalu lintas. Sebab, terjadi 74 pelanggar yang terjaring dalam razia itu dan mengamankan 7 unit sepeda motor sebagai barang bukti. “Mereka yang terjaring merupakan pengendara yang tidak dilengkapi Surat Izin Mengemudi (SIM) dan STNK,” ujarnya.

Hengky mengimbau kepada masyarakat untuk tertib berlalu lintas dan jadikan keselamatan sebagai kebutuhan nomor satu. “Kami mengimbau kepada masyarakat untuk selalu tertib berlalu lintas dan utamakan keselamatan. Jangan hanya karena ada razia ini saja,” imbuhnya.


Most Read

Artikel Terbaru

/