alexametrics
27.8 C
Denpasar
Saturday, June 25, 2022

Hari Terakhir Masa Kampanye, GiriAsa Tertibkan APK

MANGUPURA, BALI EXPRESS-Menjelang masa tenang Pilkada, 6-8 Desember 2020, tim kampanye Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Badung, I Nyoman Giri Prasta dan I Ketut Suiasa (GiriAsa) menegaskan, telah melaksanakan penurunan Alat Peraga Kampanye (APK) yang terpasang. 

Diharapkan sebelum masa kampanye usai, semua APK sudah diturunkan. Sehingga tak sampai ditertibkan paksa oleh Satpol PP Badung.

Ketua Tim Kampanye GiriAsa, Sabtu (5/12) mengungkapkan, sebelum ada surat imbauan penertiban APK dari KPU maupun Bawaslu, pihaknya telah menurunkan APK secara bertahap.

“Bahkan penurunan APK sudah kita lakukan. Hari ini masih ada di beberapa titik saja. Dan kami sudah minta tim di lapangan untuk segera menurunkannya,” ungkap I Gusti Anom Gumanti di sela pertemuan di kawasan Dalung, Kuta Utara.

Politisi PDIP tersebut meyakinkan, pihaknya dari awal berkomitmen melaksanakan kampanye sesuai aturan yang ada. Sehingga upaya Pilkada berintegritas betul-betul terwujud. Termasuk pemasangan dan penurunan APK. “Malu dong kita, kalau sampai diturunkan oleh Satpol pp,” tegasnya.

Di sisi lain, pada saat masa tenang, pihaknya juga menegaskan akan menghentikan aktivitas kampanye di media sosial. “Akun resmi yang terdaftar di KPU akan kami cooling down. Termasuk partai pendukung agar cooling down. Jangan sampai ada ajakan memilih pada saat masa tenang,” pintanya.

Namun demikian, terkait akun pribadi, pihaknya tak memiliki kewenangan. “Kalau akun pribadi dari rakyat kami tidak bisa membatasi. Karena kami tidak mungkin menutup aktivitas akun milik perorangan,” katanya.

Seperti diketahui, masa kampanye Pilkada Badung 2020 berakhir hari ini, Sabtu (5/12). Selanjutnya adalah masa tenang, 6-8 Desember. Kemudian 9 Desember adalah pemungutan suara. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Badung sebelumnya mengimbau tim pemenangan pasangan calon (paslon) untuk menertibkan atribut tambahan APK selama masa tenang. 

Ketua KPU Badung I Wayan Semara Cipta, Jumat (4/12) mengungkapkan, pihaknya telah menggelar rapat kerja (raker). Dalam raker terkait pelaksanaan penutupan kampanye, dibahas pula penertiban Alat Peraga Kampanye (APK) saat masa tenang kampanye.

“Kami bersinergi dengan Satpol PP, DLHK, dan pihak keamanan dalam penertiban APK saat masa tenang,” jelasnya.

Tidak saja APK yang difasilitasi oleh KPU Badung yang akan ditertibkan, atribut tambahan yang dicetak oleh Paslon juga ikut ditertibkan. “Namun untuk atribut yang dipasang oleh Paslon akan disampaikan pemberitahuan terlebih dulu untuk melakukan pembersihan atau penertiban,” terang Kayun, sapaan akrabnya.

Diterangkan, dari tim kampanye dan penghubung (LO) dari paslon sudah berkomitmen untuk menurunkan atributnya sendiri. “Tetapi kami sampaikan bila saat masa tenang masih ditemukan ada atribut yang belum diturunkan, maka Satpol PP yang akan menurunkannya,” jelas Kayun. 


MANGUPURA, BALI EXPRESS-Menjelang masa tenang Pilkada, 6-8 Desember 2020, tim kampanye Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Badung, I Nyoman Giri Prasta dan I Ketut Suiasa (GiriAsa) menegaskan, telah melaksanakan penurunan Alat Peraga Kampanye (APK) yang terpasang. 

Diharapkan sebelum masa kampanye usai, semua APK sudah diturunkan. Sehingga tak sampai ditertibkan paksa oleh Satpol PP Badung.

Ketua Tim Kampanye GiriAsa, Sabtu (5/12) mengungkapkan, sebelum ada surat imbauan penertiban APK dari KPU maupun Bawaslu, pihaknya telah menurunkan APK secara bertahap.

“Bahkan penurunan APK sudah kita lakukan. Hari ini masih ada di beberapa titik saja. Dan kami sudah minta tim di lapangan untuk segera menurunkannya,” ungkap I Gusti Anom Gumanti di sela pertemuan di kawasan Dalung, Kuta Utara.

Politisi PDIP tersebut meyakinkan, pihaknya dari awal berkomitmen melaksanakan kampanye sesuai aturan yang ada. Sehingga upaya Pilkada berintegritas betul-betul terwujud. Termasuk pemasangan dan penurunan APK. “Malu dong kita, kalau sampai diturunkan oleh Satpol pp,” tegasnya.

Di sisi lain, pada saat masa tenang, pihaknya juga menegaskan akan menghentikan aktivitas kampanye di media sosial. “Akun resmi yang terdaftar di KPU akan kami cooling down. Termasuk partai pendukung agar cooling down. Jangan sampai ada ajakan memilih pada saat masa tenang,” pintanya.

Namun demikian, terkait akun pribadi, pihaknya tak memiliki kewenangan. “Kalau akun pribadi dari rakyat kami tidak bisa membatasi. Karena kami tidak mungkin menutup aktivitas akun milik perorangan,” katanya.

Seperti diketahui, masa kampanye Pilkada Badung 2020 berakhir hari ini, Sabtu (5/12). Selanjutnya adalah masa tenang, 6-8 Desember. Kemudian 9 Desember adalah pemungutan suara. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Badung sebelumnya mengimbau tim pemenangan pasangan calon (paslon) untuk menertibkan atribut tambahan APK selama masa tenang. 

Ketua KPU Badung I Wayan Semara Cipta, Jumat (4/12) mengungkapkan, pihaknya telah menggelar rapat kerja (raker). Dalam raker terkait pelaksanaan penutupan kampanye, dibahas pula penertiban Alat Peraga Kampanye (APK) saat masa tenang kampanye.

“Kami bersinergi dengan Satpol PP, DLHK, dan pihak keamanan dalam penertiban APK saat masa tenang,” jelasnya.

Tidak saja APK yang difasilitasi oleh KPU Badung yang akan ditertibkan, atribut tambahan yang dicetak oleh Paslon juga ikut ditertibkan. “Namun untuk atribut yang dipasang oleh Paslon akan disampaikan pemberitahuan terlebih dulu untuk melakukan pembersihan atau penertiban,” terang Kayun, sapaan akrabnya.

Diterangkan, dari tim kampanye dan penghubung (LO) dari paslon sudah berkomitmen untuk menurunkan atributnya sendiri. “Tetapi kami sampaikan bila saat masa tenang masih ditemukan ada atribut yang belum diturunkan, maka Satpol PP yang akan menurunkannya,” jelas Kayun. 


Most Read

Artikel Terbaru

/