alexametrics
27.8 C
Denpasar
Friday, May 27, 2022

Ratusan Keping KIS Ditemukan di Selokan, Videonya Viral di Sosmed

SINGARAJA, BALI EXPRESS  – Sebanyak 118 Kartu Indonesia Sehat (KIS) ditemukan di sebuah selokan di Desa Manyali, Kecamatan Sawan. Ratusan keping KIS tersebut ditemukan oleh pemulung. Saat ditemukan ratusan KIS itu direkam dalam sebuah video berdurasi 51 detik. Video itu lantas diunggah pada Sabtu (5/3) oleh pemilik akun facebook @Dex Bobo Bali Driver.

 

Dalam video itu, KIS tersebut disebut-sebut terbungkus kantong plastik dan teronggok di selokan. Video itu pun lantas viral. Sejumlah akun media sosial turut membagikan postingan tersebut.

 

Setelah ditelusuri ternyata kejadian tersebut sudah berlangsung lama. Sekitar satu bulan lalu. Kenyataan itu pun tak ditampik Perbekel Desa Menyali, I Made Jayaharta. Bahkan permasalahan itu telah diselsaikan bersama pihak BPJS Kesehatan dan aparat Polsek Sawan. Kartu-kartu itu sejatinya diterbitkan tahun 2018 silam untuk warga di Dusun Kawanan, Desa Menyali. Namun saat hendak dibagikan oleh Kepala Dusun Kawanan Made Budiasa, ternyata 25 kartu diantaranya merupakan kartu milik warga di Desa Sawan.

 

Serta ada pula yang ditemukan kartu ganda. Sang kepala dusun pun sudah berniat untuk mengembalikan kartu itu ke Dinas Sosial Buleleng. Namun karena mengalami sakit jantung, rencana untuk mengembalikan KIS itu pun tertunda. “Saat itu beliau masih sakit, jadi KIS itu asih tersimpan di rumahnya dan belum sempat dikembalikan ke Dinsos. Itu sudah sempat viral dulu, sekarang viral lagi,” tegas Jayaharta.

 

Terkait keberadaan ratusan KIS yang ditemukan di selokan itu diduga dibuang oleh anaknya yang tengah bersih-bersih. Rapat pun sempat digelar untuk menindaklanjuti temuan keping KIS tersebut. Kepala Dusun Made Budiasa mengakui kelalaiannya dan telah meminya maaf denga disertai surat penyataan.

 

“Sudah mau dikembalikan oleh pak kadus saat itu. Tapi rencananya itu belum bisa dilakukan karena sakit-sakitan. Saat kartu itu ditemukan oleh warga bahkan posisinya dia masih dirawat di RS Bali Med. Jadi kami harus menunggu dia benar-benar pulih, baru bisa menggelar rapat bersama BPJS. Dalam rapat Kadusnya sudah minta maaf kartu itu terbuang secara tidak sengaja,” ungkapnya.

 

Atas temuan itu, masyarakat pun tak ada yang melakukan tuntutan atau pun mempersoalkan. Sebab permasalahan itu telah diselesaikan pada bulan Februari lalu. “Kadus sudah mengakui dan minta maaf. Tidak ada apa-apa dari masyarakat karena memang sudah selesai. Mungkin ada lagi yang memviralkan di sosmed. Kadusnya tidak diberi sanksi, karena bukan dia yang membuang. Kartu itu juga terbuang secara tidak sengaja,” tutupnya. (dhi)






Reporter: Dian Suryantini

SINGARAJA, BALI EXPRESS  – Sebanyak 118 Kartu Indonesia Sehat (KIS) ditemukan di sebuah selokan di Desa Manyali, Kecamatan Sawan. Ratusan keping KIS tersebut ditemukan oleh pemulung. Saat ditemukan ratusan KIS itu direkam dalam sebuah video berdurasi 51 detik. Video itu lantas diunggah pada Sabtu (5/3) oleh pemilik akun facebook @Dex Bobo Bali Driver.

 

Dalam video itu, KIS tersebut disebut-sebut terbungkus kantong plastik dan teronggok di selokan. Video itu pun lantas viral. Sejumlah akun media sosial turut membagikan postingan tersebut.

 

Setelah ditelusuri ternyata kejadian tersebut sudah berlangsung lama. Sekitar satu bulan lalu. Kenyataan itu pun tak ditampik Perbekel Desa Menyali, I Made Jayaharta. Bahkan permasalahan itu telah diselsaikan bersama pihak BPJS Kesehatan dan aparat Polsek Sawan. Kartu-kartu itu sejatinya diterbitkan tahun 2018 silam untuk warga di Dusun Kawanan, Desa Menyali. Namun saat hendak dibagikan oleh Kepala Dusun Kawanan Made Budiasa, ternyata 25 kartu diantaranya merupakan kartu milik warga di Desa Sawan.

 

Serta ada pula yang ditemukan kartu ganda. Sang kepala dusun pun sudah berniat untuk mengembalikan kartu itu ke Dinas Sosial Buleleng. Namun karena mengalami sakit jantung, rencana untuk mengembalikan KIS itu pun tertunda. “Saat itu beliau masih sakit, jadi KIS itu asih tersimpan di rumahnya dan belum sempat dikembalikan ke Dinsos. Itu sudah sempat viral dulu, sekarang viral lagi,” tegas Jayaharta.

 

Terkait keberadaan ratusan KIS yang ditemukan di selokan itu diduga dibuang oleh anaknya yang tengah bersih-bersih. Rapat pun sempat digelar untuk menindaklanjuti temuan keping KIS tersebut. Kepala Dusun Made Budiasa mengakui kelalaiannya dan telah meminya maaf denga disertai surat penyataan.

 

“Sudah mau dikembalikan oleh pak kadus saat itu. Tapi rencananya itu belum bisa dilakukan karena sakit-sakitan. Saat kartu itu ditemukan oleh warga bahkan posisinya dia masih dirawat di RS Bali Med. Jadi kami harus menunggu dia benar-benar pulih, baru bisa menggelar rapat bersama BPJS. Dalam rapat Kadusnya sudah minta maaf kartu itu terbuang secara tidak sengaja,” ungkapnya.

 

Atas temuan itu, masyarakat pun tak ada yang melakukan tuntutan atau pun mempersoalkan. Sebab permasalahan itu telah diselesaikan pada bulan Februari lalu. “Kadus sudah mengakui dan minta maaf. Tidak ada apa-apa dari masyarakat karena memang sudah selesai. Mungkin ada lagi yang memviralkan di sosmed. Kadusnya tidak diberi sanksi, karena bukan dia yang membuang. Kartu itu juga terbuang secara tidak sengaja,” tutupnya. (dhi)






Reporter: Dian Suryantini

Most Read

Artikel Terbaru

/