alexametrics
26.5 C
Denpasar
Wednesday, May 18, 2022

BBPOM Denpasar Uji 11 Sampel Takjil di Gianyar

GIANYAR, BALI EXPRESS – Sebanyak 11 sampel pangan diuji saat Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Denpasar melakukan pengawasan pangan buka puasa atau takjil di seputaran Masjid Al Ala Gianyar, Rabu sore (6/4). Dan dari 11 sampel yang diuji, seluruhnya dinyatakan aman untuk dikonsumsi.

 

Kepala Subsanti Infokom BPOM Denpasar Luh Putu Witariathi menyampaikan bahwa pengawasan tersebut dilakukan dengan melibatkan OPD terkait yakni Dinas Kesehatan Gianyar, Disperindag dan Dinas Ketahanan Pangan. “Pengawasan ini kita lakukan untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat terutama saudara-saudara kita yang akan berbuka puasa,” tegasnya.

 

Lebih lanjut dirinya mengatakan jika BBPOM hadir untuk memberikan jaminan keamanan produk pangan. Dan dari 11 sampel yang diuji, dikatakan semuanya memenuhi syarat sehingga aman untuk dikonsumsi. “Kita melakukan antisipasi terhadap kandungan berbahaya seperti formalin dan pemakaian pewarna tekstil, serta dilakukan uji boraks. Dan dari 11 sampel, semuanya aman dikonsumsi,” lanjutnya.

 

Selain melakukan pengawasan ke pusat-pusat penjualan takjil, pihaknya juga melakukan pengawasan ke sejumlah distributor makanan. Adapun yang dicek mulai dari kemasan, label, izin edar hingga tanggal kadaluarsa. “Karena saat hari raya banyak bingkisan, atau parsel jadi kita pastikan agar makanan didalamnya aman. Dengan permintaan meningkat penjualan meningkat,”

 

 

Pengawasan itu tidak hanya dilakukan saat bulan puasa, namun juga saat lebaran. Selain pangan juga terhadap produk kosmetik dan obatan-obatan. “Kami lakukan pengawasan secara rutin terkait keamanan mutu dan manfaat suatu produk, obat tradisional maupun kosmetik,” tandasnya.


GIANYAR, BALI EXPRESS – Sebanyak 11 sampel pangan diuji saat Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Denpasar melakukan pengawasan pangan buka puasa atau takjil di seputaran Masjid Al Ala Gianyar, Rabu sore (6/4). Dan dari 11 sampel yang diuji, seluruhnya dinyatakan aman untuk dikonsumsi.

 

Kepala Subsanti Infokom BPOM Denpasar Luh Putu Witariathi menyampaikan bahwa pengawasan tersebut dilakukan dengan melibatkan OPD terkait yakni Dinas Kesehatan Gianyar, Disperindag dan Dinas Ketahanan Pangan. “Pengawasan ini kita lakukan untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat terutama saudara-saudara kita yang akan berbuka puasa,” tegasnya.

 

Lebih lanjut dirinya mengatakan jika BBPOM hadir untuk memberikan jaminan keamanan produk pangan. Dan dari 11 sampel yang diuji, dikatakan semuanya memenuhi syarat sehingga aman untuk dikonsumsi. “Kita melakukan antisipasi terhadap kandungan berbahaya seperti formalin dan pemakaian pewarna tekstil, serta dilakukan uji boraks. Dan dari 11 sampel, semuanya aman dikonsumsi,” lanjutnya.

 

Selain melakukan pengawasan ke pusat-pusat penjualan takjil, pihaknya juga melakukan pengawasan ke sejumlah distributor makanan. Adapun yang dicek mulai dari kemasan, label, izin edar hingga tanggal kadaluarsa. “Karena saat hari raya banyak bingkisan, atau parsel jadi kita pastikan agar makanan didalamnya aman. Dengan permintaan meningkat penjualan meningkat,”

 

 

Pengawasan itu tidak hanya dilakukan saat bulan puasa, namun juga saat lebaran. Selain pangan juga terhadap produk kosmetik dan obatan-obatan. “Kami lakukan pengawasan secara rutin terkait keamanan mutu dan manfaat suatu produk, obat tradisional maupun kosmetik,” tandasnya.


Most Read

Artikel Terbaru

/