alexametrics
26.5 C
Denpasar
Wednesday, May 18, 2022

Motor Oleng Tabrak Tiang Listrik di Suwung, Dua Pemuda NTT Tewas

DENPASAR, BALI EXPRESS – Dua pemuda bernama Maklon Mara, 28, dan Jopil Nataniel Lodo, 22, ditemukan dalam keadaan tewas terkapar di Jalan Bypass Ngurah Rai Halte Bus depan Setra Pemogan, Kilometer 15, Suwung Kauh, Denpasar Selatan. Usut punya usut, keduanya merupakan korban kecelakaan sepeda motor.

Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu I Ketut Sukadi yang dikonfirmasi menerangkan peristiwa itu terjadi Selasa (5/4), sekitar pukul 22.30. Berdasar pemeriksaan dan analisa petugas, Maklon membonceng Jopil menggunakan sepeda motor Yamaha bernopol Vixion DK 6999 DV, bergerak dari arah timur ke barat.

Diduga lantaran berkendara dengan kecepatan tinggi, motor yang mereka tunggangi hilang kendali saat sampai di tempat kejadian perkara (TKP). “Saat itu arus lalu lintas lancar, cuaca juga cerah, jadi jalanan seharusnya tidak licin, tapi ada dugaan mereka melaju dengan kecepatan tinggi,” tuturnya, Rabu (6/4).

Alhasil motor kedua pemuda asal Baieko, Sabu Raijua, Nusa Tenggara Timur ini oleng ke kiri, lalu menghantam tiang listrik di sisi selatan jalan yang posisinya dekat Halte Bus. Sehingga keduanya terkapar di sana. Warga yang menemukan mereka dalam keadaan seperti itu pun segera menghubungi polisi dan BPBD Kota Denpasar.

Dari hasil pemeriksaan petugas di lokasi, Maklon mengalami luka tangan kanan dan kaki kanan patah, bibir luka robek. Sementara Jopil mengalami luka tangan kanan dan kaki kanan luka lecet, pelipis kiri, pipi kiri lecet. Namun sayang, mereka dinyatakan sudah dalam keadaan tewas, disinyalir akibat cedera kepala berat (CKB) usai benturan keras.

“Untuk sementara kami simpulkan kecelakaan murni karena Out of Control (OC) atau hilang kendali, belum ada indikasi mereka mabuk,” tambahnya. Kini jenazah dua pemuda yang tinggal di Jalan Taman Ayodya, Gang Rama Nomor 1, Nusa Dua, Kuta Selatan, Badung tersebut telah dievakuasi ke RSUP Sanglah, Denpasar.

 






Reporter: I Gede Paramasutha

DENPASAR, BALI EXPRESS – Dua pemuda bernama Maklon Mara, 28, dan Jopil Nataniel Lodo, 22, ditemukan dalam keadaan tewas terkapar di Jalan Bypass Ngurah Rai Halte Bus depan Setra Pemogan, Kilometer 15, Suwung Kauh, Denpasar Selatan. Usut punya usut, keduanya merupakan korban kecelakaan sepeda motor.

Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu I Ketut Sukadi yang dikonfirmasi menerangkan peristiwa itu terjadi Selasa (5/4), sekitar pukul 22.30. Berdasar pemeriksaan dan analisa petugas, Maklon membonceng Jopil menggunakan sepeda motor Yamaha bernopol Vixion DK 6999 DV, bergerak dari arah timur ke barat.

Diduga lantaran berkendara dengan kecepatan tinggi, motor yang mereka tunggangi hilang kendali saat sampai di tempat kejadian perkara (TKP). “Saat itu arus lalu lintas lancar, cuaca juga cerah, jadi jalanan seharusnya tidak licin, tapi ada dugaan mereka melaju dengan kecepatan tinggi,” tuturnya, Rabu (6/4).

Alhasil motor kedua pemuda asal Baieko, Sabu Raijua, Nusa Tenggara Timur ini oleng ke kiri, lalu menghantam tiang listrik di sisi selatan jalan yang posisinya dekat Halte Bus. Sehingga keduanya terkapar di sana. Warga yang menemukan mereka dalam keadaan seperti itu pun segera menghubungi polisi dan BPBD Kota Denpasar.

Dari hasil pemeriksaan petugas di lokasi, Maklon mengalami luka tangan kanan dan kaki kanan patah, bibir luka robek. Sementara Jopil mengalami luka tangan kanan dan kaki kanan luka lecet, pelipis kiri, pipi kiri lecet. Namun sayang, mereka dinyatakan sudah dalam keadaan tewas, disinyalir akibat cedera kepala berat (CKB) usai benturan keras.

“Untuk sementara kami simpulkan kecelakaan murni karena Out of Control (OC) atau hilang kendali, belum ada indikasi mereka mabuk,” tambahnya. Kini jenazah dua pemuda yang tinggal di Jalan Taman Ayodya, Gang Rama Nomor 1, Nusa Dua, Kuta Selatan, Badung tersebut telah dievakuasi ke RSUP Sanglah, Denpasar.

 






Reporter: I Gede Paramasutha

Most Read

Artikel Terbaru

/