alexametrics
26.8 C
Denpasar
Tuesday, June 28, 2022

Sering Dilintasi Truk Besar, Jalan Supratman Jembrana Kembali Hancur

BALI EXPRESS, NEGARA – Kerap dilalui truk besar, Jalan Supratman, Kelurahan Pendem, Kecamatan/Kabupaten Jembrana kembali hancur. Truk-truk tersebut melewati jalan itu menuju gudang sebuah perusahaan yang ada di pusat kota Negara. Tidak hanya rusak parah, di lokasi ini juga menjadi langganan banjir saat musim penghujan.

Dari pantauan Bali Express (Jawa Pos Group) Minggu siang (5/5) kemarin, kontur jalan aspal tersebut hancur di beberapa titik sepanjang kurang lebih 100 meter. Hancurnya jalan ini membuat sejumlah warga yang menggunakan jalan Supratman sebagai akses utama menuju kota Negara mengeluh. Warga mengatakan kalau jalan tersebut sudah sering rusak meski sempat diperbaiki. “Yang terparah rusaknya selalu saja di lokasi yang sama, di sebelah barat Grapari. Perbaikan juga tidak begitu maksimal, hanya ditambal begitu saja sehingga cepat rusak lagi,” ujar Nengah Budiana.

Selain itu, kondisi trotoar di kawasan jalan Supratman juga sudah lama jebol dan belum mendapat penanganan. “Trotoarnya juga jebol sejak lama, namun hingga kini belum ada perbaikan,” imbuhnya. Sedangkan Made Andiyasa warga lainnya yang kerap melalui jalan itu berharap agar jalan tersebut mendapat penanganan karena berada ditengah perkotaan dan menjadi akses utama banyak orang.

Sementara itu Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUPRPKP) Jembrana, I Wayan Darwin mengatakan kerusakan jalan tersebut akibat sering dilalui  truk kelebihan tonase, sehingga jalan itu langganan rusak. Pihaknya diakui Darwin sudah beberapakali melakukan perbaikan di area jalan Kabupaten ini, tapi kembali rusak karena kendaraan tonase lebih yang kerap melintas disana. “Dalam waktu dekat akan kami bahas dan akan diperbaiki dengan dana OP,” jelasnya.


BALI EXPRESS, NEGARA – Kerap dilalui truk besar, Jalan Supratman, Kelurahan Pendem, Kecamatan/Kabupaten Jembrana kembali hancur. Truk-truk tersebut melewati jalan itu menuju gudang sebuah perusahaan yang ada di pusat kota Negara. Tidak hanya rusak parah, di lokasi ini juga menjadi langganan banjir saat musim penghujan.

Dari pantauan Bali Express (Jawa Pos Group) Minggu siang (5/5) kemarin, kontur jalan aspal tersebut hancur di beberapa titik sepanjang kurang lebih 100 meter. Hancurnya jalan ini membuat sejumlah warga yang menggunakan jalan Supratman sebagai akses utama menuju kota Negara mengeluh. Warga mengatakan kalau jalan tersebut sudah sering rusak meski sempat diperbaiki. “Yang terparah rusaknya selalu saja di lokasi yang sama, di sebelah barat Grapari. Perbaikan juga tidak begitu maksimal, hanya ditambal begitu saja sehingga cepat rusak lagi,” ujar Nengah Budiana.

Selain itu, kondisi trotoar di kawasan jalan Supratman juga sudah lama jebol dan belum mendapat penanganan. “Trotoarnya juga jebol sejak lama, namun hingga kini belum ada perbaikan,” imbuhnya. Sedangkan Made Andiyasa warga lainnya yang kerap melalui jalan itu berharap agar jalan tersebut mendapat penanganan karena berada ditengah perkotaan dan menjadi akses utama banyak orang.

Sementara itu Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUPRPKP) Jembrana, I Wayan Darwin mengatakan kerusakan jalan tersebut akibat sering dilalui  truk kelebihan tonase, sehingga jalan itu langganan rusak. Pihaknya diakui Darwin sudah beberapakali melakukan perbaikan di area jalan Kabupaten ini, tapi kembali rusak karena kendaraan tonase lebih yang kerap melintas disana. “Dalam waktu dekat akan kami bahas dan akan diperbaiki dengan dana OP,” jelasnya.


Most Read

Artikel Terbaru

/