alexametrics
25.8 C
Denpasar
Sunday, May 29, 2022

Pemprov Bali Bangun ‘Villa’ Anjing Kintamani Seharga Rp 5,3 M

TABANAN, BALI EXPRESS- Taman Penangkaran Anjing Kintamani di Desa Baturiti,Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan, sepertinya menjadi satu-satunya lokasi penangkaran anjing Kintamani dengan rasa villa mewah yang dimiliki oleh provinsi Bali.

 

Hal ini tidak berlebihan, pasalnya taman penangkaran yang lokasinya tepat bersebelahan dengan Pasar Sayur Baturiti ini menghabiskan anggaran hingga Rp 5,3 Miliar untuk pembangunannya. “Anggaran yang dihabiskan sebesar Rp 5,3 Miliar yang berasal dari APBD dan CSR dari perusahaan-perusahaan yang ada di Bali,” jelas Gubernur Bali, Wayan Koster ketika acara mlaspas Taman Penangkaran ini Jumat (6/5).

 

Lantas seperti apa kemewahan Penangkaran Anjing yang berada dibawah naungan UPTD Dinas Peternakan ini? Berdiri di lahan seluas 1,2 hektar, di tanah milik Pemprov Bali ini memang layak disebut penangkaran rasa villa, karena dari kualitas hingga material yang digunakanadalah bahan yang bagus, mulai dari batu kali untuk pondasi, rangka bangunan dengan bahan baja solid hingga seluruh atap bangunan yang dibuat konsep bangunan tunggal melingkar ini menggunakan kayu sirap.

Penangkaran ini total memiliki 88 bilik yang akan digunakan sebagai “kamar” untuk 46 ekor anjing kintamani milik Hj. Megawati Soekarno Putri, yang rencananya akan tiba di Bali akhir Mei mendatang ini, benar-benar memiliki konsep selayaknya Villa anjing. Fasilitasnya lengkap, mulai dari salon anjing, taman bermain anjing, tempat anjing “pacaran”, klinik anjing, hingga kuburan anjing serta tempat penjualan souvenir anjing.

 

Villa anjing  ini dibagi menjadi tiga area, area atas dengan 12 bilik khusus untuk anak anjing, selanjutnya di bagian barat, terdapat satu bangunan berbentuk melingkar ini difungsikan sebagai areal untuk anjing kawin. “Sehingga ketika anjing birahi anjing akan dilepas di kawasan ini dan akan dibiarkan sampai kawin,” terang Koster.

 

Sedangkan 64 bilik lainnya berlokasi di areal tengah dan bawah ini difungsikan sebagai kandang untuk anjing dewasa. Masing-masing bilik dilengkapi dengan sanitasi sehingga proses pembersihan kandang dikatakan koster bisa dilakukan dengan maksimal dan kondisi kandang tetap bersih. Taman Penangkaran ini memiliki sebanyak 22 tenaga kerja yang bekerja sesuai dengan shiff, sehingga ada yang berjaga di taman ini selama 24 jam.

 

Gubernur Bali, Wayan Koster menyebutkan lokasi di Baturiti dipilih sebagai lokasi penangkaran anjing Kintamani, karena suhu di kawasan Baturiti hampir mirip dengan suhu di kawasan Kintaman. “Suhu di Baturiti suhunya 27 derajat, sedangkan di Kintamani antara 25-28 derajat celcius, jadi hampir mendekati,” ungkapnya.

 

Selain sebagai lokasi penngkaran, nantinya juga akan difungsikan sebagai destinasi wisata bagi masyarakat ataupun wisatawan yang ingin mengenal anjing Kintamani. “Nanti masyarakat atau wisatawan bisa berwisata kesini, masuknya mereka tidak bayar, tapi mereka harus beli souvenir yang sudah disiapkan,” lanjutnya.

 

Untuk penghuni Penangkaran Rasa Villa ini, Koster menyebutkan selain anjing miliki Megawati Soekarno Putri yang berjumlah 46 ekor, nantinya penangkaran ini juga akan mendatangkan anjing dari Kintamani. Dan jika anjing di penangkaran ini sudah banyak, Koster mengatakan masyarakat bisa mengadopsi anak anjing tersebut.

 

“Kami disini menerapkan sistem adopsi, bukan menjual anak anjing. Tapi masyarakat yang mengadopsi harus bertanggung jawab, benar-benar memelihara anak anjing  dari taman penangkaran tidak digunakan sebagai hal yang tidak-tidak,” tambahnya.

Sementara itu, Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya, menyambut baik adanya Taman Penangkaran ini. “Kami menyambut baik adanya taman penangkaran ini apalagi nantinya di lokasi ini juga akan dilengkapi dengan lokasi kontes anjing bertaraf internasional, sehingga nantinya bisa memajukan perekonomian masyarakat,” jelasnya.






Reporter: IGA Kusuma Yoni

TABANAN, BALI EXPRESS- Taman Penangkaran Anjing Kintamani di Desa Baturiti,Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan, sepertinya menjadi satu-satunya lokasi penangkaran anjing Kintamani dengan rasa villa mewah yang dimiliki oleh provinsi Bali.

 

Hal ini tidak berlebihan, pasalnya taman penangkaran yang lokasinya tepat bersebelahan dengan Pasar Sayur Baturiti ini menghabiskan anggaran hingga Rp 5,3 Miliar untuk pembangunannya. “Anggaran yang dihabiskan sebesar Rp 5,3 Miliar yang berasal dari APBD dan CSR dari perusahaan-perusahaan yang ada di Bali,” jelas Gubernur Bali, Wayan Koster ketika acara mlaspas Taman Penangkaran ini Jumat (6/5).

 

Lantas seperti apa kemewahan Penangkaran Anjing yang berada dibawah naungan UPTD Dinas Peternakan ini? Berdiri di lahan seluas 1,2 hektar, di tanah milik Pemprov Bali ini memang layak disebut penangkaran rasa villa, karena dari kualitas hingga material yang digunakanadalah bahan yang bagus, mulai dari batu kali untuk pondasi, rangka bangunan dengan bahan baja solid hingga seluruh atap bangunan yang dibuat konsep bangunan tunggal melingkar ini menggunakan kayu sirap.

Penangkaran ini total memiliki 88 bilik yang akan digunakan sebagai “kamar” untuk 46 ekor anjing kintamani milik Hj. Megawati Soekarno Putri, yang rencananya akan tiba di Bali akhir Mei mendatang ini, benar-benar memiliki konsep selayaknya Villa anjing. Fasilitasnya lengkap, mulai dari salon anjing, taman bermain anjing, tempat anjing “pacaran”, klinik anjing, hingga kuburan anjing serta tempat penjualan souvenir anjing.

 

Villa anjing  ini dibagi menjadi tiga area, area atas dengan 12 bilik khusus untuk anak anjing, selanjutnya di bagian barat, terdapat satu bangunan berbentuk melingkar ini difungsikan sebagai areal untuk anjing kawin. “Sehingga ketika anjing birahi anjing akan dilepas di kawasan ini dan akan dibiarkan sampai kawin,” terang Koster.

 

Sedangkan 64 bilik lainnya berlokasi di areal tengah dan bawah ini difungsikan sebagai kandang untuk anjing dewasa. Masing-masing bilik dilengkapi dengan sanitasi sehingga proses pembersihan kandang dikatakan koster bisa dilakukan dengan maksimal dan kondisi kandang tetap bersih. Taman Penangkaran ini memiliki sebanyak 22 tenaga kerja yang bekerja sesuai dengan shiff, sehingga ada yang berjaga di taman ini selama 24 jam.

 

Gubernur Bali, Wayan Koster menyebutkan lokasi di Baturiti dipilih sebagai lokasi penangkaran anjing Kintamani, karena suhu di kawasan Baturiti hampir mirip dengan suhu di kawasan Kintaman. “Suhu di Baturiti suhunya 27 derajat, sedangkan di Kintamani antara 25-28 derajat celcius, jadi hampir mendekati,” ungkapnya.

 

Selain sebagai lokasi penngkaran, nantinya juga akan difungsikan sebagai destinasi wisata bagi masyarakat ataupun wisatawan yang ingin mengenal anjing Kintamani. “Nanti masyarakat atau wisatawan bisa berwisata kesini, masuknya mereka tidak bayar, tapi mereka harus beli souvenir yang sudah disiapkan,” lanjutnya.

 

Untuk penghuni Penangkaran Rasa Villa ini, Koster menyebutkan selain anjing miliki Megawati Soekarno Putri yang berjumlah 46 ekor, nantinya penangkaran ini juga akan mendatangkan anjing dari Kintamani. Dan jika anjing di penangkaran ini sudah banyak, Koster mengatakan masyarakat bisa mengadopsi anak anjing tersebut.

 

“Kami disini menerapkan sistem adopsi, bukan menjual anak anjing. Tapi masyarakat yang mengadopsi harus bertanggung jawab, benar-benar memelihara anak anjing  dari taman penangkaran tidak digunakan sebagai hal yang tidak-tidak,” tambahnya.

Sementara itu, Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya, menyambut baik adanya Taman Penangkaran ini. “Kami menyambut baik adanya taman penangkaran ini apalagi nantinya di lokasi ini juga akan dilengkapi dengan lokasi kontes anjing bertaraf internasional, sehingga nantinya bisa memajukan perekonomian masyarakat,” jelasnya.






Reporter: IGA Kusuma Yoni

Most Read

Artikel Terbaru

/