alexametrics
26.8 C
Denpasar
Thursday, May 26, 2022

Dalam Lima Hari, Positif Covid-19 di Karangasem Capai 157 Kasus

AMLAPURA, BALI EXPRESS – Penambahan kasus Covid-19 di Karangasem meningkat tajam. Selama empat hari terakhir, data perkembangan kasus oleh Gugus Tugas Covid-19 Karangasem menunjukkan penambahan mencapai puluhan kasus konfirmasi positif. Puluhan kasus itu dihitung sejak 2 September. Namun data terakhir, Minggu (6/9) malam, hanya ada penambahan 22 kasus positif Covid-19.

Jika diakumulasi, total kasus selama lima hari sejak tanggal tersebut, berjumlah 157 kasus. Ini tentu jadi pekerjaan rumah pemerintah setempat bersama masyarakat agar angka kasus bisa ditekan. Sebab selama ini status Gumi Lahar sebagai daerah yang memiliki tingkat risiko penyebaran korona, selalu naik turun bahkan sempat dinyatakan zona merah.

Pemerintah sudah mengeluarkan peraturan bupati yang diturunkan dari Pergub dan Instruksi Presiden yang fokus mengatur kepatuhan masyarakat tentang protokol kesehatan. Ini untuk memutus penyebaran virus sehingga tak ada lagi penambahan kasus per harinya.

Koordinator Bidang Kesehatan Gugus Tugas Covid-19 dr. I Gusti Bagus Putra Pertama, dalam rilis, menyatakan, penambahan kasus mencapai angka puluhan terhitung sejak 2 September. Saat itu, penambahan pasien terkonfirmasi berjumlah 32 kasus. 

Sehari kemudian bertambah, 35 kasus. Pada 4 September kembali bertambah 32 kasus, disusul lagi 36 kasus pada 5 September. Terakhir sebanyak 22 kasus, sehingga lima hari terakhir sudah mencapai 100 lebih.

Gugus Tugas menegaskan, kumulatif jumlah pasien terkonfirmasi positif Covid-19 sejak awal pandemi ini berjumlah 555 kasus. Sebanyak 532 di antaranya merupakan transmisi lokal, dan 23 merupakan kasus Pelaku Perjalanan Luar Negeri (PPLN). Kabar baiknya, sebanyak 392 orang dinyatakan sembuh. 

“Terakhir ada penambahan pasien sembuh 13 orang. Jadi 70,63 persennya sembuh, sedangkan yang masih dirawat saat ini berjumlah 155 orang atau 27,93 persen dari total kasus,” begitu Putra Pertama dalam rilis.

 Secara keseluruhan, penyebaran Covid-19 sudah terjadi di 78 desa di Karangasem. Melihat kenyataan itu, pihaknya meminta masyarakat tetap tertib protokol kesehatan. Terlebih sanksi denda dan penundaan pelayanan administrasi kepada masyarakat bakal diberlakukan bagi pelanggar protokol kesehatan, Senin (7/9).


AMLAPURA, BALI EXPRESS – Penambahan kasus Covid-19 di Karangasem meningkat tajam. Selama empat hari terakhir, data perkembangan kasus oleh Gugus Tugas Covid-19 Karangasem menunjukkan penambahan mencapai puluhan kasus konfirmasi positif. Puluhan kasus itu dihitung sejak 2 September. Namun data terakhir, Minggu (6/9) malam, hanya ada penambahan 22 kasus positif Covid-19.

Jika diakumulasi, total kasus selama lima hari sejak tanggal tersebut, berjumlah 157 kasus. Ini tentu jadi pekerjaan rumah pemerintah setempat bersama masyarakat agar angka kasus bisa ditekan. Sebab selama ini status Gumi Lahar sebagai daerah yang memiliki tingkat risiko penyebaran korona, selalu naik turun bahkan sempat dinyatakan zona merah.

Pemerintah sudah mengeluarkan peraturan bupati yang diturunkan dari Pergub dan Instruksi Presiden yang fokus mengatur kepatuhan masyarakat tentang protokol kesehatan. Ini untuk memutus penyebaran virus sehingga tak ada lagi penambahan kasus per harinya.

Koordinator Bidang Kesehatan Gugus Tugas Covid-19 dr. I Gusti Bagus Putra Pertama, dalam rilis, menyatakan, penambahan kasus mencapai angka puluhan terhitung sejak 2 September. Saat itu, penambahan pasien terkonfirmasi berjumlah 32 kasus. 

Sehari kemudian bertambah, 35 kasus. Pada 4 September kembali bertambah 32 kasus, disusul lagi 36 kasus pada 5 September. Terakhir sebanyak 22 kasus, sehingga lima hari terakhir sudah mencapai 100 lebih.

Gugus Tugas menegaskan, kumulatif jumlah pasien terkonfirmasi positif Covid-19 sejak awal pandemi ini berjumlah 555 kasus. Sebanyak 532 di antaranya merupakan transmisi lokal, dan 23 merupakan kasus Pelaku Perjalanan Luar Negeri (PPLN). Kabar baiknya, sebanyak 392 orang dinyatakan sembuh. 

“Terakhir ada penambahan pasien sembuh 13 orang. Jadi 70,63 persennya sembuh, sedangkan yang masih dirawat saat ini berjumlah 155 orang atau 27,93 persen dari total kasus,” begitu Putra Pertama dalam rilis.

 Secara keseluruhan, penyebaran Covid-19 sudah terjadi di 78 desa di Karangasem. Melihat kenyataan itu, pihaknya meminta masyarakat tetap tertib protokol kesehatan. Terlebih sanksi denda dan penundaan pelayanan administrasi kepada masyarakat bakal diberlakukan bagi pelanggar protokol kesehatan, Senin (7/9).


Most Read

Artikel Terbaru

/