alexametrics
27.6 C
Denpasar
Tuesday, May 17, 2022

Oka Winaya Berpeluang Gantikan Edi Wirawan, Sanjaya Cuti 

TABANAN, BALI EXPRESS – Wakil Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya yang pada Pilkada Tabanan 2020 mencalonkan diri sebagai calon Bupati Tabanan dari PDIP, telah mengajukan cuti selama proses pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Tabanan 2020. 

Sementara pasangannya, I Made Edi Wirawan yang kini duduk di kursi DPRD Tabanan wajib mengundurkan diri karena maju sebagai calon Wakil Bupati Tabanan.

Sesuai dengan aturan yang berlaku, yakni Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 Tentang Pemilihan serta PKPU Nomor 1 Tahun 2020 Tentang Pencalonan, anggota DPRD yang maju dalam Pilkada harus mengundurkan diri. Begitu pun dengan legislator, I Made Edi Wirawan yang mendapatkan rekomendasi sebagai calon Wakil Bupati Tabanan oleh PDIP. 

Ketua KPU Tabanan, I Gede Putu Weda Subawa, mengungkapkan, bahwa Edi Wirawan sudah mengundurkan diri saat mendaftar ke KPU Tabanan,Jumat (4/9) dan kini pengunduran dirinya masih dalam proses.

Nantinya posisi Edi Wirawan yang kosong akan diisi melalui mekanisme penggantian antarwaktu (PAW). Dan, apabila anggota DPRD tersebut nantinya kalah dalam pesta demokrasi tersebut, maka yang bersangkutan tidak bisa lagi kembali menjadi legislator karena telah mengundurkan diri.

Adapun mekanisme PAW ini didahului dengan adanya surat dari parpol ke DPRD Tabanan, kemudian DPRD Tabanan akan bersurat ke KPU Tabanan untuk menyampaikan bahwa ada anggota dewan yang mengundurkan diri.

“KPU juga akan melakukan verifikasi factual ke partai politik, apakah benar yang bersangkutan mengundurkan diri. Setelah itu, baru nanti kita mengeluarkan surat keputusan (SK) tentang nama yang memeroleh suara berikutnya di interal PDIP untuk dilantik menggantikan Pak Edi dari PDIP Dapil IV,” jelasnya.

Ditambahkannya, jika nama yang akan menggantikan  Edi Wirawan adalah kandidat yang meraih suara ranking 9 di internal PDIP. Dimana dari Dapil IV Kediri-Marga PDIP mengusung calon 11 orang, dan yang lolos adalah 8 orang. “Untuk menentukan namanya kita akan bersurat secara formal ke dewan untuk kemudian dilantik,” sambungnya.

Sedangkan untuk calon Bupati I Komang Gede Sanjaya wajib untuk mengajukan cuti karena duduk sebagai Wakil Bupati Tabanan saat ini. “Cuti dianjukan ke Mendagri melalui Gubernur, nanti surat tembusannya juga disampaikan ke KPU Tabanan,” tandasnya.

Sementara itu, berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, kursi I Made Edi Wirawan di DPRD Tabanan itu pun dipastikan akan diisi oleh I Gede Oka Winaya. I Gede Oka Winaya  merupakan kader PDIP asal Banjar Cau, Desa Tua, Kecamatan Marga, yang juga merupakan keponakan politisi senior PDIP, I Made Urip. Saat ini Oka Winaya menjabat sebagai Sekretaris PAC Kecamatan Marga.

Pada Pileg 2019 lalu, Oka Winaya dan Edi Wirawan mengadu peruntungan Dapil IV pemilihan Kediri-Marga dengan jumlah 11 kursi sebagai calon legislator. Waktu itu dari partai banteng moncong putih itu sendiri mengusung 11 calon. Dan, 11 calon yang diusung, ada 8 orang calon yang lolos, sedangkan sisanya direbut oleh Golkar 1 kursi, Gerindra 1 kursi, dan Nasdem 1 kursi.

Oka Winaya berada di ranking 9, sehingga gagal lolos ke Dewan Sanggulan dengan perolehan 2.093 suara, sehingg posisinya berada di bawah srikandi PDIP asal Desa Bengkel, Kediri, Ni Luh Wayan Dewi Marheni yang memeroleh ranking 8 dengan perolehan 2.347 suara.

Dengan demikian Oka Winaya memiliki kemungkinan paling besar untuk menggantikan posisi Edi Wirawan di DPRD Tabanan dengan status PAW.

Oka Winaya sendiri bukan orang baru di PDIP Tabanan. Ia mengawali karier berpolitiknya sebagai Bendahara DPD Taruna Merah Putih Provinsi Bali, sewaktu Made Mangku Pastika-Puspayoga menjadi Cabup-Cawabup.

Setelah menjabat satu periode, ia menjabat kemudian menjadi Ketua Ranting Desa Tua selama dua periode. Selanjutnya hingga saat ini, ia dipercaya menjadi Sekretaris PAC Kecamatan Marga bersama Ketua PAC Marga, I Putu Eka Putra Nurcahyadi. 

Sekretaris DPRD Tabanan, I Made Sugiarta, yang dikonfirmasi terpisah, mengatakan, I Made Edi Wirawan telah menyampaikan pengunduran dirinya secara personal ke DPRD Tabanan. Dan, saat ini surat pengunduran diri secara resmi dari parpol ke DPRD Tabanan tengah berproses. 

Saat ditanya kapan PAW akan diilakukan, Sugiarta mengatakan prosesnya masih jauh. “Prosesnya masih jauh, kita ikuti mekanismenya,” tegasnya.

Sedangkan Sekretaris PAC Marga, I Gede Oka Winaya saat dikonfirmasi, mengatakan, jika dirinya memang sudah sempat dikumpulkan di DPD PDIP Bali bersama dengan kandidat yang akan menjadi pengganti legislator yang mengikuti Pilkada di enam kabupaten/kota di Bali, kecuali Badung.

Selanjutnya ia pun diminta mengumpulkan sejumlah berkas segera agar pada bulan September ini bisa dilantik untuk melanjutkan tugas-tugas legislator sebelumnya.

“Jadi, setelah hari Rabu saya menyetorkan berkas yang diminta ke DPD baru saya bisa bicara,” ujarnya.

Ia sendiri mengaku tidak mengetahui berapa lama prosesnya akan berjalan, hanya saja jika memang ditugaskan oleh partai dirinya siap menjadi legislator menggantikan Edi Wirawan. “Yang namanya tugas partai harus siap dan tunduk,” tegasnya.

Adapun perolehan suara 11 calon yang diusung PDIP pada Pileg 2019, yakni I Putu Eka Putra Nurcahyadi 15.172 (incumbent). Kemudian I Made Edi Wirawan 9.696 (incumbent). I Wayan Sudiana 7.096 (incumbent). I Made Suarta 5.706 (incumbent). Anak Agung Sagung Ani Ariani 4.063 (new comer). I Gusti Ngurah Mayun 3.856 (incumbent). Putu Yuni Widyadnyani 3.711 (new comer).

Selanjutnya Ni Luh Wayan Dewi Marheni 2.347 (new comer) I Gede Oka Winaya 2.093 (new comer-gagal).Dewa Ayu Putu Pudak Nuyeni 1.970 (new comer-gagal). I Made Budiana 1.671 (new comer-gagal). 


TABANAN, BALI EXPRESS – Wakil Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya yang pada Pilkada Tabanan 2020 mencalonkan diri sebagai calon Bupati Tabanan dari PDIP, telah mengajukan cuti selama proses pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Tabanan 2020. 

Sementara pasangannya, I Made Edi Wirawan yang kini duduk di kursi DPRD Tabanan wajib mengundurkan diri karena maju sebagai calon Wakil Bupati Tabanan.

Sesuai dengan aturan yang berlaku, yakni Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 Tentang Pemilihan serta PKPU Nomor 1 Tahun 2020 Tentang Pencalonan, anggota DPRD yang maju dalam Pilkada harus mengundurkan diri. Begitu pun dengan legislator, I Made Edi Wirawan yang mendapatkan rekomendasi sebagai calon Wakil Bupati Tabanan oleh PDIP. 

Ketua KPU Tabanan, I Gede Putu Weda Subawa, mengungkapkan, bahwa Edi Wirawan sudah mengundurkan diri saat mendaftar ke KPU Tabanan,Jumat (4/9) dan kini pengunduran dirinya masih dalam proses.

Nantinya posisi Edi Wirawan yang kosong akan diisi melalui mekanisme penggantian antarwaktu (PAW). Dan, apabila anggota DPRD tersebut nantinya kalah dalam pesta demokrasi tersebut, maka yang bersangkutan tidak bisa lagi kembali menjadi legislator karena telah mengundurkan diri.

Adapun mekanisme PAW ini didahului dengan adanya surat dari parpol ke DPRD Tabanan, kemudian DPRD Tabanan akan bersurat ke KPU Tabanan untuk menyampaikan bahwa ada anggota dewan yang mengundurkan diri.

“KPU juga akan melakukan verifikasi factual ke partai politik, apakah benar yang bersangkutan mengundurkan diri. Setelah itu, baru nanti kita mengeluarkan surat keputusan (SK) tentang nama yang memeroleh suara berikutnya di interal PDIP untuk dilantik menggantikan Pak Edi dari PDIP Dapil IV,” jelasnya.

Ditambahkannya, jika nama yang akan menggantikan  Edi Wirawan adalah kandidat yang meraih suara ranking 9 di internal PDIP. Dimana dari Dapil IV Kediri-Marga PDIP mengusung calon 11 orang, dan yang lolos adalah 8 orang. “Untuk menentukan namanya kita akan bersurat secara formal ke dewan untuk kemudian dilantik,” sambungnya.

Sedangkan untuk calon Bupati I Komang Gede Sanjaya wajib untuk mengajukan cuti karena duduk sebagai Wakil Bupati Tabanan saat ini. “Cuti dianjukan ke Mendagri melalui Gubernur, nanti surat tembusannya juga disampaikan ke KPU Tabanan,” tandasnya.

Sementara itu, berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, kursi I Made Edi Wirawan di DPRD Tabanan itu pun dipastikan akan diisi oleh I Gede Oka Winaya. I Gede Oka Winaya  merupakan kader PDIP asal Banjar Cau, Desa Tua, Kecamatan Marga, yang juga merupakan keponakan politisi senior PDIP, I Made Urip. Saat ini Oka Winaya menjabat sebagai Sekretaris PAC Kecamatan Marga.

Pada Pileg 2019 lalu, Oka Winaya dan Edi Wirawan mengadu peruntungan Dapil IV pemilihan Kediri-Marga dengan jumlah 11 kursi sebagai calon legislator. Waktu itu dari partai banteng moncong putih itu sendiri mengusung 11 calon. Dan, 11 calon yang diusung, ada 8 orang calon yang lolos, sedangkan sisanya direbut oleh Golkar 1 kursi, Gerindra 1 kursi, dan Nasdem 1 kursi.

Oka Winaya berada di ranking 9, sehingga gagal lolos ke Dewan Sanggulan dengan perolehan 2.093 suara, sehingg posisinya berada di bawah srikandi PDIP asal Desa Bengkel, Kediri, Ni Luh Wayan Dewi Marheni yang memeroleh ranking 8 dengan perolehan 2.347 suara.

Dengan demikian Oka Winaya memiliki kemungkinan paling besar untuk menggantikan posisi Edi Wirawan di DPRD Tabanan dengan status PAW.

Oka Winaya sendiri bukan orang baru di PDIP Tabanan. Ia mengawali karier berpolitiknya sebagai Bendahara DPD Taruna Merah Putih Provinsi Bali, sewaktu Made Mangku Pastika-Puspayoga menjadi Cabup-Cawabup.

Setelah menjabat satu periode, ia menjabat kemudian menjadi Ketua Ranting Desa Tua selama dua periode. Selanjutnya hingga saat ini, ia dipercaya menjadi Sekretaris PAC Kecamatan Marga bersama Ketua PAC Marga, I Putu Eka Putra Nurcahyadi. 

Sekretaris DPRD Tabanan, I Made Sugiarta, yang dikonfirmasi terpisah, mengatakan, I Made Edi Wirawan telah menyampaikan pengunduran dirinya secara personal ke DPRD Tabanan. Dan, saat ini surat pengunduran diri secara resmi dari parpol ke DPRD Tabanan tengah berproses. 

Saat ditanya kapan PAW akan diilakukan, Sugiarta mengatakan prosesnya masih jauh. “Prosesnya masih jauh, kita ikuti mekanismenya,” tegasnya.

Sedangkan Sekretaris PAC Marga, I Gede Oka Winaya saat dikonfirmasi, mengatakan, jika dirinya memang sudah sempat dikumpulkan di DPD PDIP Bali bersama dengan kandidat yang akan menjadi pengganti legislator yang mengikuti Pilkada di enam kabupaten/kota di Bali, kecuali Badung.

Selanjutnya ia pun diminta mengumpulkan sejumlah berkas segera agar pada bulan September ini bisa dilantik untuk melanjutkan tugas-tugas legislator sebelumnya.

“Jadi, setelah hari Rabu saya menyetorkan berkas yang diminta ke DPD baru saya bisa bicara,” ujarnya.

Ia sendiri mengaku tidak mengetahui berapa lama prosesnya akan berjalan, hanya saja jika memang ditugaskan oleh partai dirinya siap menjadi legislator menggantikan Edi Wirawan. “Yang namanya tugas partai harus siap dan tunduk,” tegasnya.

Adapun perolehan suara 11 calon yang diusung PDIP pada Pileg 2019, yakni I Putu Eka Putra Nurcahyadi 15.172 (incumbent). Kemudian I Made Edi Wirawan 9.696 (incumbent). I Wayan Sudiana 7.096 (incumbent). I Made Suarta 5.706 (incumbent). Anak Agung Sagung Ani Ariani 4.063 (new comer). I Gusti Ngurah Mayun 3.856 (incumbent). Putu Yuni Widyadnyani 3.711 (new comer).

Selanjutnya Ni Luh Wayan Dewi Marheni 2.347 (new comer) I Gede Oka Winaya 2.093 (new comer-gagal).Dewa Ayu Putu Pudak Nuyeni 1.970 (new comer-gagal). I Made Budiana 1.671 (new comer-gagal). 


Most Read

Artikel Terbaru

/