alexametrics
28.8 C
Denpasar
Sunday, July 3, 2022

Nekat! Napi Kasus Pencurian Kabur dari Lapas Kerobokan

BADUNG, BALI EXPRESS – Seorang Narapidana bernama I Gede Loka Wijaya, 46, membuat geger di Lapas Kelas II A Kerobokan, Kuta Utara, Badung. Pasalnya belum setengah jalan melalui masa tahanan, pria itu berhasil kabur.

Kalapas Kerobokan, Fikri Jaya Soebing melalui Kasi Binadik dan Humas, Wayan Arya membenarkan adanya peristiwa itu. Arya menjelaskan bahwa tahanan kasus pencurian 363 itu diketahui kabur pada Senin (4/10). “Ketahuan saat apel serah terima regu penjagaan, atau pergantian tugas jaga,” kata dia.

Kala itu, jumlah penghuni lapas dihitung, namun ternyata satu orang hilang. Ada dugaan napi yang dihukum karena kasus pencurian itu kabur dengan cara lompat tembok di sebelah timur pura. Namun Arya menyebut berbagai kemungkinan lain bisa juga terjadi. “Kabur lompat tembok atau bahkan lewat gorong-gorong memang bisa saja, namun pastinya napi itu kabur lewat mana belum diketahui dan tengah mendalami rekaman CCTV,” bebernya.

Selain itu, tembok sekeliling lapas juga diperiksa guna mengetahui jejak kaki atau tangan dari tahanan asal Jembrana itu. Untuk diketahui, Loka divonis menjalani masa tahanan selama tiga setengah tahun dan seharusnya sudah bebas pada September 2023.  

“Dia menjalani hukuman sudah satu setengah tahun. Orangnya memiliki ciri-ciri berambut keriting dan warna kulit sawo matang dengan tinggi kurang lebih 170 cm,” tambahnya. Jika ada warga yang melihat napi dengan ciri-ciri dimaksud, agar segera melapor ke kantor Polisi terdekat. Selain itu pihak Lapas Kerobokan pun kini  sudah berkoordinasi dengan Polres Badung untuk melakukan pengejaran. (ges)


BADUNG, BALI EXPRESS – Seorang Narapidana bernama I Gede Loka Wijaya, 46, membuat geger di Lapas Kelas II A Kerobokan, Kuta Utara, Badung. Pasalnya belum setengah jalan melalui masa tahanan, pria itu berhasil kabur.

Kalapas Kerobokan, Fikri Jaya Soebing melalui Kasi Binadik dan Humas, Wayan Arya membenarkan adanya peristiwa itu. Arya menjelaskan bahwa tahanan kasus pencurian 363 itu diketahui kabur pada Senin (4/10). “Ketahuan saat apel serah terima regu penjagaan, atau pergantian tugas jaga,” kata dia.

Kala itu, jumlah penghuni lapas dihitung, namun ternyata satu orang hilang. Ada dugaan napi yang dihukum karena kasus pencurian itu kabur dengan cara lompat tembok di sebelah timur pura. Namun Arya menyebut berbagai kemungkinan lain bisa juga terjadi. “Kabur lompat tembok atau bahkan lewat gorong-gorong memang bisa saja, namun pastinya napi itu kabur lewat mana belum diketahui dan tengah mendalami rekaman CCTV,” bebernya.

Selain itu, tembok sekeliling lapas juga diperiksa guna mengetahui jejak kaki atau tangan dari tahanan asal Jembrana itu. Untuk diketahui, Loka divonis menjalani masa tahanan selama tiga setengah tahun dan seharusnya sudah bebas pada September 2023.  

“Dia menjalani hukuman sudah satu setengah tahun. Orangnya memiliki ciri-ciri berambut keriting dan warna kulit sawo matang dengan tinggi kurang lebih 170 cm,” tambahnya. Jika ada warga yang melihat napi dengan ciri-ciri dimaksud, agar segera melapor ke kantor Polisi terdekat. Selain itu pihak Lapas Kerobokan pun kini  sudah berkoordinasi dengan Polres Badung untuk melakukan pengejaran. (ges)


Most Read

Artikel Terbaru

/