alexametrics
30.4 C
Denpasar
Thursday, May 19, 2022

600 Penumpang Masuk Pelabuhan Benoa Diperiksa Ketat

DENPASAR, BALI EXPRESS – Menjelang akhir tahun aktifitas di Pelabuhan Benoa, Denpasar Selatan, tampak menggeliat. Ini tentunya menjadi menjadi atensi Petugas Karantina dan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Benoa dan personil Polsek Benoa.

 

Seperti kedatangan sekitar 600 penumpang Kapal Motor AWU dari Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) di Terminal Domestik pada Senin (6/12) pagi. Seluruh penumpang menjalani pemeriksaan secara ketat. Perwira Pengawas Polsek Benoa Iptu Nyoman Edy Suharya menerangkan para penumpang diperiksa mulai dari administrasinya.

 

Kemudian masalah persyaratan melakukan perjalanan dan protokol kesehatan (Prokes) Covid-19. “Ya jelang akhir tahun jumlah penumpang meningkat meningkat, sehingga administrasinya perlu diperhatikan, terutama berkaitan dengan protokol kesehatan (Prokes) untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19,” bebernya.

 

Setiap penumpang melakukan perjalanan wajib membawa persyaratan yang ditetapkan oleh pemerintah. Seperti keterangan rapid tes, sudah vaksin dan persyaratan lainnya. Pemeriksaan ketat itu tak lepas dari munculnya varian baru Covid-19 yang bernama Omicron di berbagai negara, salah satunya Singapura. 

 

Sebab varian ini digadang-gadang lima kali lebih cepat dan kuat penularannya. Sehingga perlu kewaspadaan tinggi agar virus tersebut tak sampai masuk ke Indonesia dan memicu gelombang ke 3 Covid-19. Begitupun Kapolsek Benoa Kompol I Nyoman Wiranata, mengaku pihaknya bersinergi dengan instansi terkait mengawasi ketat pelayanan di Pelabuhan Benoa terkait penerapan prokes. 

 

“Saya mengimbau masyarakat terutama yang melakukan perjalanan darat, laut atau udara agar mempersiapkan semua persyaratan yang telah ditetapkan pemerintah khususnya terkait Prokes, mengingat saat ini kita masih menghadapi Pandemi Covid-19,” ujarnya.


DENPASAR, BALI EXPRESS – Menjelang akhir tahun aktifitas di Pelabuhan Benoa, Denpasar Selatan, tampak menggeliat. Ini tentunya menjadi menjadi atensi Petugas Karantina dan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Benoa dan personil Polsek Benoa.

 

Seperti kedatangan sekitar 600 penumpang Kapal Motor AWU dari Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) di Terminal Domestik pada Senin (6/12) pagi. Seluruh penumpang menjalani pemeriksaan secara ketat. Perwira Pengawas Polsek Benoa Iptu Nyoman Edy Suharya menerangkan para penumpang diperiksa mulai dari administrasinya.

 

Kemudian masalah persyaratan melakukan perjalanan dan protokol kesehatan (Prokes) Covid-19. “Ya jelang akhir tahun jumlah penumpang meningkat meningkat, sehingga administrasinya perlu diperhatikan, terutama berkaitan dengan protokol kesehatan (Prokes) untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19,” bebernya.

 

Setiap penumpang melakukan perjalanan wajib membawa persyaratan yang ditetapkan oleh pemerintah. Seperti keterangan rapid tes, sudah vaksin dan persyaratan lainnya. Pemeriksaan ketat itu tak lepas dari munculnya varian baru Covid-19 yang bernama Omicron di berbagai negara, salah satunya Singapura. 

 

Sebab varian ini digadang-gadang lima kali lebih cepat dan kuat penularannya. Sehingga perlu kewaspadaan tinggi agar virus tersebut tak sampai masuk ke Indonesia dan memicu gelombang ke 3 Covid-19. Begitupun Kapolsek Benoa Kompol I Nyoman Wiranata, mengaku pihaknya bersinergi dengan instansi terkait mengawasi ketat pelayanan di Pelabuhan Benoa terkait penerapan prokes. 

 

“Saya mengimbau masyarakat terutama yang melakukan perjalanan darat, laut atau udara agar mempersiapkan semua persyaratan yang telah ditetapkan pemerintah khususnya terkait Prokes, mengingat saat ini kita masih menghadapi Pandemi Covid-19,” ujarnya.


Most Read

Artikel Terbaru

/