alexametrics
26.8 C
Denpasar
Thursday, May 26, 2022

Putri Koster Ungkap Cara Pertahankan Pasar Lokal

DENPASAR, BALI EXPRESS – Ketua Dekranasda Provinsi Bali Ny. Putri Suastini Koster menyambut kedatangan Wakil Ketua Dekranasda Kalimantan Timur dan rombongan, Jumat (3/12).

Pada kesempatan ini, Ny. Putri Koster menyampaikan bahwa pandemi Covid-19 menjadikan masyarakat Bali benar-benar merasakan kesulitan dalam memutar perekonomian.

Namun kerja sama, gotong royong dan kepedulian antara satu dan yang lainnya memberikan kekuatan bagi semua pihak untuk dapat bertahan sampai detik ini.

Memutar haluan mata pencaharian untuk perekonomian keluarga juga mulai dilakukan banyak pihak, terutama mereka yang awalnya menekuni dunia pariwisata dan terdampak oleh pandemi ini Covid-19 ini.

Saat ini tidak sedikit mereka yang terdampak akibat jatuhnya sektor pariwisata menjadi penggiat dan penyedia makanan siap santap atau kuliner. Sebagian kembali menekuni pertanian dan pengolahan ladang.  Sementara bagi mereka yang memang berada di industri IKM dan UMKM juga mendapat peluang untuk terus berkarya.

“Pelaku IKM/ UMKM diajak untuk terus menekuni karya kerajinan tangannya, mulai dari mempertahankan, meningkatkan sumber daya manusia, meningkatkan cara mengemas produk sehingga bisa dijual dengan harga yang lebih mahal,” ungkapnya.

Selain itu, dijelaskan juga bahwa kehadiran Cristian Dior memantik semangat Dekranasda Bali untuk berkarya dan melindungi karya lokal.

Sementara itu, Wakil Ketua Dekranasda Kalimantan Timur Ny. Hj Erni Makmur Hadi Mulyadi mengatakan, kunjungan mereka ke Bali serangkaian mengikuti Pameran Bali Expo Tahun 2021 yang dilaksanakan di Level 21 Denpasar, sekaligus melaksanakan silaturahmi dengan pengurus Dekranasda Provinsi Bali.

Menurutnya, Bali merupakan gudangnya seniman sehingga kunjungan kali ini digunakan untuk belajar mendesain motif tenun untuk diadopsi dan diterapkan di daerahnya.

Kalimantan Timur memiliki sumber daya alam yang begitu banyak mulai dari rotan, kerajinan manik, budidaya tanaman daun doyo yang dijadikan kain tenun, dan saat ini menjadi ciri khas Kalimantan Timur. “Tentunya akan banyak manfaat yang bisa didapat dari kunjungan ini. Terlebih Kalimantan Timur akan menjadi ibukota negara,” tandasnya. (win)


DENPASAR, BALI EXPRESS – Ketua Dekranasda Provinsi Bali Ny. Putri Suastini Koster menyambut kedatangan Wakil Ketua Dekranasda Kalimantan Timur dan rombongan, Jumat (3/12).

Pada kesempatan ini, Ny. Putri Koster menyampaikan bahwa pandemi Covid-19 menjadikan masyarakat Bali benar-benar merasakan kesulitan dalam memutar perekonomian.

Namun kerja sama, gotong royong dan kepedulian antara satu dan yang lainnya memberikan kekuatan bagi semua pihak untuk dapat bertahan sampai detik ini.

Memutar haluan mata pencaharian untuk perekonomian keluarga juga mulai dilakukan banyak pihak, terutama mereka yang awalnya menekuni dunia pariwisata dan terdampak oleh pandemi ini Covid-19 ini.

Saat ini tidak sedikit mereka yang terdampak akibat jatuhnya sektor pariwisata menjadi penggiat dan penyedia makanan siap santap atau kuliner. Sebagian kembali menekuni pertanian dan pengolahan ladang.  Sementara bagi mereka yang memang berada di industri IKM dan UMKM juga mendapat peluang untuk terus berkarya.

“Pelaku IKM/ UMKM diajak untuk terus menekuni karya kerajinan tangannya, mulai dari mempertahankan, meningkatkan sumber daya manusia, meningkatkan cara mengemas produk sehingga bisa dijual dengan harga yang lebih mahal,” ungkapnya.

Selain itu, dijelaskan juga bahwa kehadiran Cristian Dior memantik semangat Dekranasda Bali untuk berkarya dan melindungi karya lokal.

Sementara itu, Wakil Ketua Dekranasda Kalimantan Timur Ny. Hj Erni Makmur Hadi Mulyadi mengatakan, kunjungan mereka ke Bali serangkaian mengikuti Pameran Bali Expo Tahun 2021 yang dilaksanakan di Level 21 Denpasar, sekaligus melaksanakan silaturahmi dengan pengurus Dekranasda Provinsi Bali.

Menurutnya, Bali merupakan gudangnya seniman sehingga kunjungan kali ini digunakan untuk belajar mendesain motif tenun untuk diadopsi dan diterapkan di daerahnya.

Kalimantan Timur memiliki sumber daya alam yang begitu banyak mulai dari rotan, kerajinan manik, budidaya tanaman daun doyo yang dijadikan kain tenun, dan saat ini menjadi ciri khas Kalimantan Timur. “Tentunya akan banyak manfaat yang bisa didapat dari kunjungan ini. Terlebih Kalimantan Timur akan menjadi ibukota negara,” tandasnya. (win)


Most Read

Artikel Terbaru

/