alexametrics
27.8 C
Denpasar
Friday, May 27, 2022

Terbengkalai dan Kumuh, Dewan Minta Pemkab Gianyar Segera Tata Pasar Umum Blahbatuh

GIANYAR, BALI EXPRESS – Hampir setahun Pasar Umum Blahbatuh terbakar. Namun nasibnya seperti terkatung- katung, karena belum ada kejelasan apakah pasar itu akan dibangun kembali atau justru dibiarkan. Maka dari itu, kondisinya kini memprihatinkan, bahkan terkesan seperti bangunan berhantu.

 

Dari pantauan di lapangan Senin (7/2), puing-puing bekas kebakaran dapat terlihat dari luar bangunan. Material yang hangus terbakar membuat bangunan berubah menjadi warna hitam sehingga menambah horor suasana pasar tersebut.

 

Terkait hal tersebut, anggota DPRD Gianyar Fraksi Indonesia Raya I Gusti Ngurah Kapidada menjelaskan bahwa saat rapat kerja bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan Gianyar dirinya baru mengetahui jika ternyata hasil lab forensik dari pihak kepolisian mengenai penyebab kebakaran belum keluar. Hal itu lah yang ternyata membuat pemerintah daerah belum bisa mengambil langkah terkait perbaikan pasar tersebut dan sebagainya. “Karena hasil lab forensik belum keluar maka pemerintah tidak bisa melakukan kegiatan apapun di lokasi itu,” ujarnya Senin (7/2).

 

Padahal menurutnya, saat ini berdasarkan pantauannya, kondisi Pasar Umum Blahbatuh terkesan kumuh. Sehingga pihaknya berharap agar kepolisian bisa segera mengeluarkan hasil lab forensik dari kebakaran Pasar Umum Blahbatuh tersebut. “Karena kita ingin jangka pendeknya ditata dulu, agar tidak kumuh. Apalagi kan ada proyek pedestrian, kita tidak mau jadinya timpang. Setelah itu baru lah pemerintah menentukan langkah apa yang harus dilakukan untuk menanggulangi kebakaran tersebut,” sambungnya.

 

Sebab pihaknya ingin agar masyarakat utamanya para pedagang bisa segera berjualan lagi di pasar tersebut, dengan demikian ekonomi kerakyatan di Gianyar pun dapat terus berputar. “Selain ditata juga mungkin bisa diisi lampu dulu, itu disana kita lihat ‘memeteng’, dan kumuh,” tandasnya.

 

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Gianyar, Ni Luh Gede Eka Suary menjelaskan bahwa Pasar Umum Blahbatuh leading sektornya memang di Disperindag, hanya saja untuk pembongkarannya diserahkan ke Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Gianyar. “Dan saat ini masih berproses. Leading sektor memang pada kita, tapi untuk pembongkaran kita serahka kepada BPKAD Gianyar, ” ujarnya saat dihubungi via telepon.


GIANYAR, BALI EXPRESS – Hampir setahun Pasar Umum Blahbatuh terbakar. Namun nasibnya seperti terkatung- katung, karena belum ada kejelasan apakah pasar itu akan dibangun kembali atau justru dibiarkan. Maka dari itu, kondisinya kini memprihatinkan, bahkan terkesan seperti bangunan berhantu.

 

Dari pantauan di lapangan Senin (7/2), puing-puing bekas kebakaran dapat terlihat dari luar bangunan. Material yang hangus terbakar membuat bangunan berubah menjadi warna hitam sehingga menambah horor suasana pasar tersebut.

 

Terkait hal tersebut, anggota DPRD Gianyar Fraksi Indonesia Raya I Gusti Ngurah Kapidada menjelaskan bahwa saat rapat kerja bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan Gianyar dirinya baru mengetahui jika ternyata hasil lab forensik dari pihak kepolisian mengenai penyebab kebakaran belum keluar. Hal itu lah yang ternyata membuat pemerintah daerah belum bisa mengambil langkah terkait perbaikan pasar tersebut dan sebagainya. “Karena hasil lab forensik belum keluar maka pemerintah tidak bisa melakukan kegiatan apapun di lokasi itu,” ujarnya Senin (7/2).

 

Padahal menurutnya, saat ini berdasarkan pantauannya, kondisi Pasar Umum Blahbatuh terkesan kumuh. Sehingga pihaknya berharap agar kepolisian bisa segera mengeluarkan hasil lab forensik dari kebakaran Pasar Umum Blahbatuh tersebut. “Karena kita ingin jangka pendeknya ditata dulu, agar tidak kumuh. Apalagi kan ada proyek pedestrian, kita tidak mau jadinya timpang. Setelah itu baru lah pemerintah menentukan langkah apa yang harus dilakukan untuk menanggulangi kebakaran tersebut,” sambungnya.

 

Sebab pihaknya ingin agar masyarakat utamanya para pedagang bisa segera berjualan lagi di pasar tersebut, dengan demikian ekonomi kerakyatan di Gianyar pun dapat terus berputar. “Selain ditata juga mungkin bisa diisi lampu dulu, itu disana kita lihat ‘memeteng’, dan kumuh,” tandasnya.

 

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Gianyar, Ni Luh Gede Eka Suary menjelaskan bahwa Pasar Umum Blahbatuh leading sektornya memang di Disperindag, hanya saja untuk pembongkarannya diserahkan ke Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Gianyar. “Dan saat ini masih berproses. Leading sektor memang pada kita, tapi untuk pembongkaran kita serahka kepada BPKAD Gianyar, ” ujarnya saat dihubungi via telepon.


Most Read

Artikel Terbaru

/