alexametrics
25.4 C
Denpasar
Tuesday, May 24, 2022

Konferensi Wilayah II, AMSI Bali Diharapkan Dapat Tangkal Hoax 

DENPASAR, BALI EXPRESS – Konferensi Wilayah II, Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Bali digelar di ruang aula Diskominfos Provinsi Bali, Minggu (7/3). Konferensi digelar secara daring dan luring dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19. 

Kegiatan dihadiri secara daring oleh Ketua AMSI Pusat, Wenseslaus Manggut dan dihadiri  langsung Ketua AMSI Bali, I Nengah Muliarta, Kepala Diskominfos Bali yang diwakili  Kabid II Ida Bagus Ludra, Ketua DPRD Bali yang diwakili oleh anggota Komisi I, I Made Rai Warsa, dan Ketua PWI Bali IGMB Dwikora Putra.

Ketua panitia kegiatan, Putu Suyatra menjelaskan, bahwa acara itu dilakukan secara sederhana, menggunakan sistem kominasi luring dan daring. “Konferensi wilayah II  AMSI Provinsi Bali, menandakan sudah empat tahun terbentuk di Bali. Pertama di Gianyar, salah satu inisiator AMSI Bali  adalah almarhum Putu Artayasa,” jelasnya. 

Ia berharap konferensi selesai  dengan lancar, agar tidak terjadi kekisruhan dan semua keputusan nanti disepakati bersama -sama. “AMSI tergolong sedikit keanggotaannya. Anggotanya berasal dari perusahaan media. Terdapat 20 perusahaan media siber di Bali. Beberapa anggota juga akan disahkan dan ikut bergabung menciptakan iklim media yang bagus yang sehat di Bali maupun nasional,” sambungnya. 

Kepala Diskominfos Provinsi Bali yang diwakili oleh  Kabid II Diskominfos Bali, Ida Bagus Ludra menyampaikan,  kegiatan itu sebagai amanat dan kesempatan mengevaluasi kegiatan. Sekaligus konsolidasi dalam menetapkan program kerja tahun selanjutnya. “Dengan konferensi ini agar mendapat persetujuan yang mana disetujukan oleh AMSI Bali,” tegasnya. 

Disampaikan bukan  saja kepentingan organisasi, tapi memaknai meningkatkan kepentingan untuk masyarakat luas, sehingga terjalin komunikasi dengan Pemprov Bali.  “Sebab, digitalisasi juga sangat strategis dalam sosialisasi program dengan kegiatan pembangunan hingga ke pelosok pedesaan. Media online sangat membantu visi misi pemerintah Bali,” sambung Ida Bagus Ludra. 

Khususnya program pemprov dalam mensejahterakan masyarakat Bali. Serta dalam menjaga kesucian dan isi alam Bali mewujudkan hidup yang bahagia sekala dan niskala. 

“Kami harapkan AMSI memiliki sebuah komitmen dan responsip menjawab tantangan yang ada.  Khususnya di Pemprov Bali yang berkaitan pembangunan, dan mencegah hoax,” tandasnya. 


DENPASAR, BALI EXPRESS – Konferensi Wilayah II, Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Bali digelar di ruang aula Diskominfos Provinsi Bali, Minggu (7/3). Konferensi digelar secara daring dan luring dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19. 

Kegiatan dihadiri secara daring oleh Ketua AMSI Pusat, Wenseslaus Manggut dan dihadiri  langsung Ketua AMSI Bali, I Nengah Muliarta, Kepala Diskominfos Bali yang diwakili  Kabid II Ida Bagus Ludra, Ketua DPRD Bali yang diwakili oleh anggota Komisi I, I Made Rai Warsa, dan Ketua PWI Bali IGMB Dwikora Putra.

Ketua panitia kegiatan, Putu Suyatra menjelaskan, bahwa acara itu dilakukan secara sederhana, menggunakan sistem kominasi luring dan daring. “Konferensi wilayah II  AMSI Provinsi Bali, menandakan sudah empat tahun terbentuk di Bali. Pertama di Gianyar, salah satu inisiator AMSI Bali  adalah almarhum Putu Artayasa,” jelasnya. 

Ia berharap konferensi selesai  dengan lancar, agar tidak terjadi kekisruhan dan semua keputusan nanti disepakati bersama -sama. “AMSI tergolong sedikit keanggotaannya. Anggotanya berasal dari perusahaan media. Terdapat 20 perusahaan media siber di Bali. Beberapa anggota juga akan disahkan dan ikut bergabung menciptakan iklim media yang bagus yang sehat di Bali maupun nasional,” sambungnya. 

Kepala Diskominfos Provinsi Bali yang diwakili oleh  Kabid II Diskominfos Bali, Ida Bagus Ludra menyampaikan,  kegiatan itu sebagai amanat dan kesempatan mengevaluasi kegiatan. Sekaligus konsolidasi dalam menetapkan program kerja tahun selanjutnya. “Dengan konferensi ini agar mendapat persetujuan yang mana disetujukan oleh AMSI Bali,” tegasnya. 

Disampaikan bukan  saja kepentingan organisasi, tapi memaknai meningkatkan kepentingan untuk masyarakat luas, sehingga terjalin komunikasi dengan Pemprov Bali.  “Sebab, digitalisasi juga sangat strategis dalam sosialisasi program dengan kegiatan pembangunan hingga ke pelosok pedesaan. Media online sangat membantu visi misi pemerintah Bali,” sambung Ida Bagus Ludra. 

Khususnya program pemprov dalam mensejahterakan masyarakat Bali. Serta dalam menjaga kesucian dan isi alam Bali mewujudkan hidup yang bahagia sekala dan niskala. 

“Kami harapkan AMSI memiliki sebuah komitmen dan responsip menjawab tantangan yang ada.  Khususnya di Pemprov Bali yang berkaitan pembangunan, dan mencegah hoax,” tandasnya. 


Most Read

Artikel Terbaru

/