alexametrics
26.8 C
Denpasar
Thursday, May 26, 2022

Pencemaran Nama Baik, Ketua KNPI Tabanan Serahkan Polisi Tangani  

TABANAN, BALI EXPRESS – Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Tabanan Ni Made Dewi Trisnayanti mengaku menyerahkan sepenuhnya kepada polisi terkait proses hukum atas laporan pencemaran nama baik yang dia buat di Polres Tabanan.

Jumat (5/3) malam lalu, Dewi Trisnayanti yang juga anggota Komisi I DPRD Tabanan ini melaporkan akun Facebook, Iwan Guntur, dengan sangkaan pencemaran nama baik.

Pemilik akun itu menyebarkan karikatur yang berisi gambar Dewi Trisnayanti dan Bendahara KNPI Tabanan I Made Pasek dengan tulisan : Mereka Korupsi. Diduga menyalahgunakan anggaran KNPI Tabanan 2020 untuk kepentingan pribadi. Dan, di bawahnya terdapat nominal angka Rp 50 juta.

“Saya serahkan ke Kepolisian. Itu kan pakai akun palsu. Agak susah. Biar Polisi melalui Cybercrime melacaknya,” kata Dewi Trisnayanti, Sabtu (6/3).

Dia mengaku dibuat tidak nyaman dengan postingan akun tersebut. Baginya apa yang dimuat dalam materi karikatur yang dimuat akun tersebut juga tidak benar. Sekalipun dia memang merupakan Ketua KNPI 2017-2020. Made Pasek merupakan bendaharanya. “Karena dana KNPI 2020 tidak ada. Karena ada refocusing anggaran,” sebutnya.

Sementara, Minggu (7/3), Kepala Satuan Reserse dan Kriminal (Reskrim) Polres Tabanan AKP Aji Yoga Sekar tidak banyak memberikan keterangan perihal kasus tersebut. Dia hanya menyebutkan pihaknya masih melakukan penyelidikan. “Kami panggil para saksi untuk dimintai keterangan terkait peristiwa tersebut,” ujarnya.


TABANAN, BALI EXPRESS – Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Tabanan Ni Made Dewi Trisnayanti mengaku menyerahkan sepenuhnya kepada polisi terkait proses hukum atas laporan pencemaran nama baik yang dia buat di Polres Tabanan.

Jumat (5/3) malam lalu, Dewi Trisnayanti yang juga anggota Komisi I DPRD Tabanan ini melaporkan akun Facebook, Iwan Guntur, dengan sangkaan pencemaran nama baik.

Pemilik akun itu menyebarkan karikatur yang berisi gambar Dewi Trisnayanti dan Bendahara KNPI Tabanan I Made Pasek dengan tulisan : Mereka Korupsi. Diduga menyalahgunakan anggaran KNPI Tabanan 2020 untuk kepentingan pribadi. Dan, di bawahnya terdapat nominal angka Rp 50 juta.

“Saya serahkan ke Kepolisian. Itu kan pakai akun palsu. Agak susah. Biar Polisi melalui Cybercrime melacaknya,” kata Dewi Trisnayanti, Sabtu (6/3).

Dia mengaku dibuat tidak nyaman dengan postingan akun tersebut. Baginya apa yang dimuat dalam materi karikatur yang dimuat akun tersebut juga tidak benar. Sekalipun dia memang merupakan Ketua KNPI 2017-2020. Made Pasek merupakan bendaharanya. “Karena dana KNPI 2020 tidak ada. Karena ada refocusing anggaran,” sebutnya.

Sementara, Minggu (7/3), Kepala Satuan Reserse dan Kriminal (Reskrim) Polres Tabanan AKP Aji Yoga Sekar tidak banyak memberikan keterangan perihal kasus tersebut. Dia hanya menyebutkan pihaknya masih melakukan penyelidikan. “Kami panggil para saksi untuk dimintai keterangan terkait peristiwa tersebut,” ujarnya.


Most Read

Artikel Terbaru

/