alexametrics
29.8 C
Denpasar
Wednesday, May 25, 2022

WNA Asal Rusia dan Ukraina Diamankan, Diduga Palsukan Suket PCR

SINGARAJA, BALI EXPRESS-Dua orang Warga Negara Asing (WNA), Dimitri Anokh, 42, asal Rusia dan Olena Mukh, 25, dari Ukraina diamankan Kantor Imigrasi Kelas II TPI Singaraja. Keduanya diduga memalsukan surat keterangan (Suket) hasil polymerase chain reaction (PCR) bebas Covid-19.

WNA yang diduga telah memalsukan surat keterangan hasil PCR ini, kini masih berproses di Polres Karangasem. Keduanya berhasil diamankan polisi saat baru turun dari kapal feri di Pelabuhan Padangbai Karangasem, Selasa (2/3) lalu. Mereka masuk Bali setelah datang dari Lombok, NTB.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Singaraja, Nanang Mustofa membenarkan jika pihaknya telah mengamankan paspor milik kedua WNA yang bermasalah tersebut. Kini pihak Imigrasi Singaraja yang membawahi wilayah Buleleng, Jembrana, dan Karangasem tengah menunggu hasil pemeriksaan Polres Karangasem.

“Ya, memang benar paspor kedua WNA tersebut ada di kami dan telah kami amankan. Saat ini kedua WNA tersebut masih diperiksa di Polres Karangasem, diduga memalsukan surat keterangan hasil PCR,” ujar Nanang Mustofa, Minggu (7/3) siang.

Nanang menambahkan, tidak menutup kemungkinan pihak Imigrasi Singaraja nantinya akan mendeportasi kedua WNA tersebut jika terbukti telah memalsukan surat keterangan bebas Covid-19, berdasarkan hasil pemeriksaan polisi.

 “Kami masih menunggu hasil pemeriksaan kedua WNA tersebut dari Polres Karangasem. Jika memang nanti terbukti terdapat pelanggaran, maka kami kenakan sanksi berupa pendeportasian,” pungkas Nanang Mustofa. 


SINGARAJA, BALI EXPRESS-Dua orang Warga Negara Asing (WNA), Dimitri Anokh, 42, asal Rusia dan Olena Mukh, 25, dari Ukraina diamankan Kantor Imigrasi Kelas II TPI Singaraja. Keduanya diduga memalsukan surat keterangan (Suket) hasil polymerase chain reaction (PCR) bebas Covid-19.

WNA yang diduga telah memalsukan surat keterangan hasil PCR ini, kini masih berproses di Polres Karangasem. Keduanya berhasil diamankan polisi saat baru turun dari kapal feri di Pelabuhan Padangbai Karangasem, Selasa (2/3) lalu. Mereka masuk Bali setelah datang dari Lombok, NTB.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Singaraja, Nanang Mustofa membenarkan jika pihaknya telah mengamankan paspor milik kedua WNA yang bermasalah tersebut. Kini pihak Imigrasi Singaraja yang membawahi wilayah Buleleng, Jembrana, dan Karangasem tengah menunggu hasil pemeriksaan Polres Karangasem.

“Ya, memang benar paspor kedua WNA tersebut ada di kami dan telah kami amankan. Saat ini kedua WNA tersebut masih diperiksa di Polres Karangasem, diduga memalsukan surat keterangan hasil PCR,” ujar Nanang Mustofa, Minggu (7/3) siang.

Nanang menambahkan, tidak menutup kemungkinan pihak Imigrasi Singaraja nantinya akan mendeportasi kedua WNA tersebut jika terbukti telah memalsukan surat keterangan bebas Covid-19, berdasarkan hasil pemeriksaan polisi.

 “Kami masih menunggu hasil pemeriksaan kedua WNA tersebut dari Polres Karangasem. Jika memang nanti terbukti terdapat pelanggaran, maka kami kenakan sanksi berupa pendeportasian,” pungkas Nanang Mustofa. 


Most Read

Artikel Terbaru

/