29.8 C
Denpasar
Friday, March 24, 2023

Sejumlah Tokoh Puri di Bali Hadiri Ngalelet Raja Denpasar IX

DENPASAR, BALI EXPRESS – Prosesi Ngalelet Raja Denpasar IX Ida Cokorda Ngurah Jambe Pemecutan berlangsung Senin (6/3) siang di Puri Agung Denpasar. Dalam prosesi ini tampak hadir kerabat serta panglingsir tokoh puri di Bali, dan dipuput Ida Sulinggih dari Griya Sari, Griya Satria, dan Griya Boda Sukawati. Beberapa pangelingsir puri yang hadir seperti Puri Kesiman, Puri Agung Mengwi, Puri Pemecutan, serta Puri Kukuh Tabanan.

Prosesi diawali dengan menurunkan jenazah dari bale dan diusung oleh kerabat raja ke tempat pemandian. Dilanjutkan dengan pangelingsir puri memberikan penghormatan dengan menggunakan kwangen.

Barulah prosesi membungkus layon raja dengan menggunakan tikar, kain kasa 11 lapis, dan bambu yang dibelah dan diikat tali bambu. Setelah prosesi pembungkusan selesai, jenazah kemudian dibawa ke tumpang salu. Setelah itu dilakukan prosesi ngajum Merajan Puri Agung Denpasar.

Baca Juga :  Pohon Tumbang Timpa Kabel, Listrik Sempat Padam

Putra pertama Raja Denpasar IX Anak Agung Ngurah Agung Wira Bima Wikrama saat ditemui di Puri Agung Denpasar mengatakan, Ngalelet merupakan rangkaian dari prosesi palebon yang akan digelar 21 Juni 2023 mendatang. “Sudah disepakati sebelumnya untuk Ngalelet atau Malelet dilakukan 6 Maret,” ujar Turah Bima.

Sementara itu, untuk pelaksanaan palebon Raja Denpasar IX ini akan mengambil tingkat utama dengan nama upacara Sawa Ngasti Wedana. Sementara itu, hingga 21 Juni, setiap Purnama dan Tilem digelar persembahan tarpana saji. Untuk tingkatan upacara adalah utama. Untuk pamereman (bade) menggunakan tumpang 11 dengan dasar putih dan ornamen kuning. Begitu juga untuk lembu menggunakan lembu putih.

Saat palebon untuk jenazah Ida Cokorda akan munggah atau dinaikkan ke bade di Catur Muka atau di depan Puri Denpasar dulu yang kini menjadi Jayasabha. Selain itu, 5 hari sebelum pelaksanaan palebon akan terus dilakukan tarpana saji setiap hari yang dipimpin oleh Ida Sulinggih. Setelah pembakaran jenazah di Setra Badung kemudian akan dilanjutkan dengan nganyud atau melarung abu ke pantai.

Baca Juga :  Pemkab Tabanan Perluas Kantor Kejari, Anggarannya Rp 1,6 Miliar

Raja Denpasar IX Ida Tjokorda Ngurah Jambe Pemecutan meninggal dunia di RSUP Prof Ngoerah, Sabtu (18/2) pukul 00.00 Wita, karena riwayat penyakit liver di usia 80 tahun.

Almarhum meninggalkan lima anak, 11 cucu, dan dua orang cicit. Sebelum ditunjuk sebagai Raja Denpasar IX, almarhum pernah berprofesi sebagai pegawai negeri sipil di Pemerintah Provinsi Bali pada era kepemimpinan Ida Bagus Mantra. Selain itu, juga pernah menjabat sebagai Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Bali dan anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia.

 






Reporter: I Dewa Made Krisna Pradipta

DENPASAR, BALI EXPRESS – Prosesi Ngalelet Raja Denpasar IX Ida Cokorda Ngurah Jambe Pemecutan berlangsung Senin (6/3) siang di Puri Agung Denpasar. Dalam prosesi ini tampak hadir kerabat serta panglingsir tokoh puri di Bali, dan dipuput Ida Sulinggih dari Griya Sari, Griya Satria, dan Griya Boda Sukawati. Beberapa pangelingsir puri yang hadir seperti Puri Kesiman, Puri Agung Mengwi, Puri Pemecutan, serta Puri Kukuh Tabanan.

Prosesi diawali dengan menurunkan jenazah dari bale dan diusung oleh kerabat raja ke tempat pemandian. Dilanjutkan dengan pangelingsir puri memberikan penghormatan dengan menggunakan kwangen.

Barulah prosesi membungkus layon raja dengan menggunakan tikar, kain kasa 11 lapis, dan bambu yang dibelah dan diikat tali bambu. Setelah prosesi pembungkusan selesai, jenazah kemudian dibawa ke tumpang salu. Setelah itu dilakukan prosesi ngajum Merajan Puri Agung Denpasar.

Baca Juga :  Tukang Parkir Gasak Handphone Pengunjung Tiara Dewata

Putra pertama Raja Denpasar IX Anak Agung Ngurah Agung Wira Bima Wikrama saat ditemui di Puri Agung Denpasar mengatakan, Ngalelet merupakan rangkaian dari prosesi palebon yang akan digelar 21 Juni 2023 mendatang. “Sudah disepakati sebelumnya untuk Ngalelet atau Malelet dilakukan 6 Maret,” ujar Turah Bima.

Sementara itu, untuk pelaksanaan palebon Raja Denpasar IX ini akan mengambil tingkat utama dengan nama upacara Sawa Ngasti Wedana. Sementara itu, hingga 21 Juni, setiap Purnama dan Tilem digelar persembahan tarpana saji. Untuk tingkatan upacara adalah utama. Untuk pamereman (bade) menggunakan tumpang 11 dengan dasar putih dan ornamen kuning. Begitu juga untuk lembu menggunakan lembu putih.

Saat palebon untuk jenazah Ida Cokorda akan munggah atau dinaikkan ke bade di Catur Muka atau di depan Puri Denpasar dulu yang kini menjadi Jayasabha. Selain itu, 5 hari sebelum pelaksanaan palebon akan terus dilakukan tarpana saji setiap hari yang dipimpin oleh Ida Sulinggih. Setelah pembakaran jenazah di Setra Badung kemudian akan dilanjutkan dengan nganyud atau melarung abu ke pantai.

Baca Juga :  Gede Dana Terpilih Jadi Ketua Alumni STKIP Agama Hindu Amlapura

Raja Denpasar IX Ida Tjokorda Ngurah Jambe Pemecutan meninggal dunia di RSUP Prof Ngoerah, Sabtu (18/2) pukul 00.00 Wita, karena riwayat penyakit liver di usia 80 tahun.

Almarhum meninggalkan lima anak, 11 cucu, dan dua orang cicit. Sebelum ditunjuk sebagai Raja Denpasar IX, almarhum pernah berprofesi sebagai pegawai negeri sipil di Pemerintah Provinsi Bali pada era kepemimpinan Ida Bagus Mantra. Selain itu, juga pernah menjabat sebagai Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Bali dan anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia.

 






Reporter: I Dewa Made Krisna Pradipta

Most Read

Artikel Terbaru