alexametrics
26.5 C
Denpasar
Sunday, August 14, 2022

Aman, Stok Babi Menjelang Galungan di Gianyar

GIANYAR, BALI EXPRESS – Kendatipun populasi babi di Gianyar mengalami penurunan akibat ancaman virus African Swine Fever (ASF) yang menyerang ternak babi beberapa waktu lalu, namun kebutuhan pasokan babi di Gianyar untuk dipotong dalam perayaan Hari Raya Galungan diprediksi masih aman.

 

Seperti halnya yang disampaikan oleh Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Gianyar, Made Raka Rabu (7/4) menjelaskan bahwa untuk saat ini mebutuhan pasokan babi di Gianyar untuk dipotong selama perayaan Galungan masih bisa terpenuhi. “Saat ini pasokan untuk Galungan aman,” tegasnya.

 

Ditambahkannya jika persediaan pasokan babi siap potong tersebar di  7 Kecamatan di Kabupaten Gianyar. Dengan rincian masing-masing di Kecamatan Sukawati tersedia 2.528 ekor babi, di Kecamatan Blahbatuh tersedia 385 ekor babi, Kecamatan Gianyar tersedia 1.661 ekor babi, Kecamatan Tampaksiring tersedia 1.348 ekor babi, Kecamatan Ubud tersedia 331 ekor babi, Kecamatan Tegalalang tersedia 5.597 ekor babi dan Kecamatan Payangan tersedia 8.616 ekor babi. “Dan kebutuhan babi untuk di potong menyesuaikan permintaan di masing-masing kecamatan,” imbuhnya. 

Baca Juga :  Disdik Berharap Bangunan SMPN 1 Baturiti Segera Diperbaiki

 

Adapun kebutuhan babi untuk dipotong tercatat oleh pihaknya yakni untuk Kecamatan Sukawati membutuhkan  2.541 ekor babi, di Kecamatan Blahbatuh membutuhkan 1.454 ekor babi, Kecamatan Gianyar membutuhkan  1.906 ekor babi, Kecamatan Tampaksiring membutuhkan  981 ekor babi, Kecamatan Ubud membutuhkan 1.495 ekor babi, Kecamatan Tegalalang membutuhkan 1.081 ekor babi dan Kecamatan Payangan membutuhkan 868 ekor babi. 

 

“Sehingga total ketersediaan babi siap di potong di Kabupaten Gianyar 20.466 ekor, sedangkan kebutuhan babi untuk dipotong 10.326 ekor,” sebutnya sembari mengatakan jika berat babi yang siap potong ini rata-rata 100 kg/ekor.

 

Saat ini harga babi di pasaran kata dia Rp 45.000/kg berat hidup. Sementara harga daging babi di pasaran Rp 90.000 per kg. Menurutnya analisa kebutuhan daging babi mengacu pada jumlah penduduk Kabupaten Gianyar 516.300 orang. Yakni rata -rata 1 KK berjumlah 5 orang dengan jumlah KK di Kabupaten Gianyar sebanyak 103.260 KK.

Baca Juga :  Sukseskan Vaksinasi, Polsek Bangli Jemput Lansia

 

Diasumsi untuk 10 KK membutuhkan 1 ekor babi sehingga untuk 103.260 KK membutuhkan babi sebanyak 103.260 di bagi 10 KK menjadi sebanyak 10.326 Ekor. Dari babi sebanyak 10.326 ekor menghasilkan 6,196 ton daging babi.

 

“Dengan perhitungan tersebut maka kita prediksi kebutuhan daging babi selama perayaan Galungan di Gianyar masih aman,” tandasnya.


GIANYAR, BALI EXPRESS – Kendatipun populasi babi di Gianyar mengalami penurunan akibat ancaman virus African Swine Fever (ASF) yang menyerang ternak babi beberapa waktu lalu, namun kebutuhan pasokan babi di Gianyar untuk dipotong dalam perayaan Hari Raya Galungan diprediksi masih aman.

 

Seperti halnya yang disampaikan oleh Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Gianyar, Made Raka Rabu (7/4) menjelaskan bahwa untuk saat ini mebutuhan pasokan babi di Gianyar untuk dipotong selama perayaan Galungan masih bisa terpenuhi. “Saat ini pasokan untuk Galungan aman,” tegasnya.

 

Ditambahkannya jika persediaan pasokan babi siap potong tersebar di  7 Kecamatan di Kabupaten Gianyar. Dengan rincian masing-masing di Kecamatan Sukawati tersedia 2.528 ekor babi, di Kecamatan Blahbatuh tersedia 385 ekor babi, Kecamatan Gianyar tersedia 1.661 ekor babi, Kecamatan Tampaksiring tersedia 1.348 ekor babi, Kecamatan Ubud tersedia 331 ekor babi, Kecamatan Tegalalang tersedia 5.597 ekor babi dan Kecamatan Payangan tersedia 8.616 ekor babi. “Dan kebutuhan babi untuk di potong menyesuaikan permintaan di masing-masing kecamatan,” imbuhnya. 

Baca Juga :  Perbekel Desa Sanur Kaja Ajak Masyarakat Disiplin Prokes

 

Adapun kebutuhan babi untuk dipotong tercatat oleh pihaknya yakni untuk Kecamatan Sukawati membutuhkan  2.541 ekor babi, di Kecamatan Blahbatuh membutuhkan 1.454 ekor babi, Kecamatan Gianyar membutuhkan  1.906 ekor babi, Kecamatan Tampaksiring membutuhkan  981 ekor babi, Kecamatan Ubud membutuhkan 1.495 ekor babi, Kecamatan Tegalalang membutuhkan 1.081 ekor babi dan Kecamatan Payangan membutuhkan 868 ekor babi. 

 

“Sehingga total ketersediaan babi siap di potong di Kabupaten Gianyar 20.466 ekor, sedangkan kebutuhan babi untuk dipotong 10.326 ekor,” sebutnya sembari mengatakan jika berat babi yang siap potong ini rata-rata 100 kg/ekor.

 

Saat ini harga babi di pasaran kata dia Rp 45.000/kg berat hidup. Sementara harga daging babi di pasaran Rp 90.000 per kg. Menurutnya analisa kebutuhan daging babi mengacu pada jumlah penduduk Kabupaten Gianyar 516.300 orang. Yakni rata -rata 1 KK berjumlah 5 orang dengan jumlah KK di Kabupaten Gianyar sebanyak 103.260 KK.

Baca Juga :  Dari Tingkat Banjar Tak Ada Perayaan Tahun Baru di Gianyar

 

Diasumsi untuk 10 KK membutuhkan 1 ekor babi sehingga untuk 103.260 KK membutuhkan babi sebanyak 103.260 di bagi 10 KK menjadi sebanyak 10.326 Ekor. Dari babi sebanyak 10.326 ekor menghasilkan 6,196 ton daging babi.

 

“Dengan perhitungan tersebut maka kita prediksi kebutuhan daging babi selama perayaan Galungan di Gianyar masih aman,” tandasnya.


Most Read

Artikel Terbaru

/