alexametrics
27.8 C
Denpasar
Saturday, June 25, 2022

Rahina Galungan Supit Bangkitkan Spirit Kebaikan

SINGARAJA, BALI EXPRESS – Untuk mewujudkan kebersamaan dan kesejahteraan bersama hendaknya dalam perayaan Galungan yang jatuh Rabu (8/6) atau Buda Kliwon Dungulan, masyarakat Buleleng mampu membangkitkan spirit kebaikan.

Biasanya kegiatan silaturahmi dilakukan sehari setelah hari suci Galungan. Namun, tak dipungkiri pula, masyarakat Buleleng ada yang meluangkan waktunya hingga weekend, untuk bisa berkumpul bersama keluarga lebih lama sebelum kembali beraktivitas.

Dengan memaknai kemenangan dharma melawan adharma ini harus dijadikan momentum baik dalam meningkatkan kehidupan, sosial dan kemasyarakatan untuk mencapai kebahagiaan dengan berpijak pada ajaran dharma. “Semoga dalam hari raya ini dapat dijadikan momentum untuk mebangkitkan nilai-nilai kebaikan,” ungkap Ketua DPRD Buleleng, Gede Supriatna, Senin (6/6) pagi.

Galungan yang dirayakan umat Hindu setiap 6 bulan atau 210 hari, dengan menggunakan perhitungan kalender Bali, yaitu pada hari Buddha Kliwon Dungulan (Rabu Kliwon Wuku Dungulan) sebagai Hari Kemenangan Dharma (kebenaran) melawan Adharma (kejahatan).

Hari Galungan adalah momen untuk memeringati terciptanya alam semesta. Sebagai ucapan syukur, umat Hindu memberi dan melakukan persembahan pada Sang Hyang Widhi dan Dewa Bhatara.

Pria yang akrab disapa Supit ini pun meminta agar masyarakat dapat melakukan perayaan hari suci dengan khusyuk. “Kami mengucapkan selamat Hari Raya Galungan dan Kuningan untuk seluruh masyarakat Kabupaten Buleleng dan umat hindu semua,” tegasnya.

 






Reporter: Dian Suryantini

SINGARAJA, BALI EXPRESS – Untuk mewujudkan kebersamaan dan kesejahteraan bersama hendaknya dalam perayaan Galungan yang jatuh Rabu (8/6) atau Buda Kliwon Dungulan, masyarakat Buleleng mampu membangkitkan spirit kebaikan.

Biasanya kegiatan silaturahmi dilakukan sehari setelah hari suci Galungan. Namun, tak dipungkiri pula, masyarakat Buleleng ada yang meluangkan waktunya hingga weekend, untuk bisa berkumpul bersama keluarga lebih lama sebelum kembali beraktivitas.

Dengan memaknai kemenangan dharma melawan adharma ini harus dijadikan momentum baik dalam meningkatkan kehidupan, sosial dan kemasyarakatan untuk mencapai kebahagiaan dengan berpijak pada ajaran dharma. “Semoga dalam hari raya ini dapat dijadikan momentum untuk mebangkitkan nilai-nilai kebaikan,” ungkap Ketua DPRD Buleleng, Gede Supriatna, Senin (6/6) pagi.

Galungan yang dirayakan umat Hindu setiap 6 bulan atau 210 hari, dengan menggunakan perhitungan kalender Bali, yaitu pada hari Buddha Kliwon Dungulan (Rabu Kliwon Wuku Dungulan) sebagai Hari Kemenangan Dharma (kebenaran) melawan Adharma (kejahatan).

Hari Galungan adalah momen untuk memeringati terciptanya alam semesta. Sebagai ucapan syukur, umat Hindu memberi dan melakukan persembahan pada Sang Hyang Widhi dan Dewa Bhatara.

Pria yang akrab disapa Supit ini pun meminta agar masyarakat dapat melakukan perayaan hari suci dengan khusyuk. “Kami mengucapkan selamat Hari Raya Galungan dan Kuningan untuk seluruh masyarakat Kabupaten Buleleng dan umat hindu semua,” tegasnya.

 






Reporter: Dian Suryantini

Most Read

Artikel Terbaru

/