alexametrics
25.8 C
Denpasar
Friday, May 27, 2022

RSUP Sanglah Periksa 450 hingga 1.000 Spesimen Setiap Hari

DENPASAR, BALI EXPRESS – Polymerase Chain Reaction atau PCR merupakan pemeriksaan laboratorium yang digunakan untuk mendeteksi keberadaan material genetik dari sel, bakteri, atau virus. Tes PCR ini dapat digunakan untuk mendiagnosis keberadaan virus korona, dengan mendeteksi material genetik dari virus korona.

Di tengah wabah pandemik saat ini, lab PCR di laboratorium mikrobiologi RSUP Sanglah, telah melakukan tes sebanyak 450 hingga 1.000 spesimen per hari. “Per hari rata-rata antara 450-1.000 spesimen,” ujar Kabag Humas RSUP Sanglah Denpasar, Dewa Kresna.

Sedangkan Koordinator Laboratorium Mikrobiologi RSUP Sanglah, dr. I Nengah Tony Rustawan, Sp.MK menyatakan, Laboratorium Mikrobiologi Klinik RSUP Sanglah Denpasar, saat ini sudah melakukan pemeriksaan Lab PCR Covid-19, dan hasil yang dilkeluarkan biasanya satu hari.

“Namun apabila ada kondisi-kondisi tertentu, misalnya terjadinya

pemeriksaan yang hasilnya inkunklusif maupun indeterminate, diperlukan pemeriksaan lebih lama. Di samping memang jumlah sampel yang banyak, juga karena situasi wabah saat ini,” katanya.

Karena itu, pihak RSUP Sanglah mengimbau agar masyarakat melakukan pemeriksaan lebih awal. “Untuk itu, kami mengimbau masyarakat yang ingin mendapatkan pelayanan PCR untuk mengantisipasi hal ini, agar melakukan pemeriksaan lebih awal,” tandas dr. Tony.

Sementara itu, hingga Senin (6/7) lalu tercatat ada 67 pasien Covid-19 yang masih dirawat pihak RSUP Sanglah. Pasien tersebut masing-masing 18 orang dirawat di ruang isolasi Nusa Indah, 16 pasien di ruang Mawar, sembilan pasien di ruang Kamboja, dan 24 pasien di ruang Lely. Selanjutnya, jumlah pasien yang telah sembuh dari Covid-19 di RSUP Sanglah sebanyak 101 orang.


DENPASAR, BALI EXPRESS – Polymerase Chain Reaction atau PCR merupakan pemeriksaan laboratorium yang digunakan untuk mendeteksi keberadaan material genetik dari sel, bakteri, atau virus. Tes PCR ini dapat digunakan untuk mendiagnosis keberadaan virus korona, dengan mendeteksi material genetik dari virus korona.

Di tengah wabah pandemik saat ini, lab PCR di laboratorium mikrobiologi RSUP Sanglah, telah melakukan tes sebanyak 450 hingga 1.000 spesimen per hari. “Per hari rata-rata antara 450-1.000 spesimen,” ujar Kabag Humas RSUP Sanglah Denpasar, Dewa Kresna.

Sedangkan Koordinator Laboratorium Mikrobiologi RSUP Sanglah, dr. I Nengah Tony Rustawan, Sp.MK menyatakan, Laboratorium Mikrobiologi Klinik RSUP Sanglah Denpasar, saat ini sudah melakukan pemeriksaan Lab PCR Covid-19, dan hasil yang dilkeluarkan biasanya satu hari.

“Namun apabila ada kondisi-kondisi tertentu, misalnya terjadinya

pemeriksaan yang hasilnya inkunklusif maupun indeterminate, diperlukan pemeriksaan lebih lama. Di samping memang jumlah sampel yang banyak, juga karena situasi wabah saat ini,” katanya.

Karena itu, pihak RSUP Sanglah mengimbau agar masyarakat melakukan pemeriksaan lebih awal. “Untuk itu, kami mengimbau masyarakat yang ingin mendapatkan pelayanan PCR untuk mengantisipasi hal ini, agar melakukan pemeriksaan lebih awal,” tandas dr. Tony.

Sementara itu, hingga Senin (6/7) lalu tercatat ada 67 pasien Covid-19 yang masih dirawat pihak RSUP Sanglah. Pasien tersebut masing-masing 18 orang dirawat di ruang isolasi Nusa Indah, 16 pasien di ruang Mawar, sembilan pasien di ruang Kamboja, dan 24 pasien di ruang Lely. Selanjutnya, jumlah pasien yang telah sembuh dari Covid-19 di RSUP Sanglah sebanyak 101 orang.


Most Read

Artikel Terbaru

/