alexametrics
26.8 C
Denpasar
Thursday, May 26, 2022

Kasus Covid-19 di Badung Terus Meningkat, Sudah Divaksin Ikut Terpapar

MANGUPURA, BALI EXPRESS – Kasus Covid-19 di Kabupaten Badung kian meningkat. Berdasarkan data pada Selasa (6/7), sebanyak 91 kasus baru di kabupaten berlambang keris ini. Jumlah ini terus mengalami peningkatan sejak akhir Juni 2021.

Sejalan dengan peningkatan kasus positif Covid-19, tingkat capaian vaksinasi juga ikut meningkat. Bahkan Badung menjadi kabupaten dengan tingkat capaian vaksinasi tertinggi di Bali. Hal itu ternyata belum mampu menjadikan Badung sebagai daerah yang bebas dari kasus Covid-19.

Koordinator Juru Bicara Satgas Covid-19 Badung I Gusti Ngurah Gede Jaya Saputra membenarkan bahwa saat ini kasus Covid-19 cenderung mengalami peningkatan. “Padahal sebelumnya tanggal 5 Juli 2021 jumlah kasus baru sebanyak 64 orang, kemudian meningkat menjadi 91 kasus baru pada 6 Juli 2021,” ujarnya saat dikonfirmasi Rabu (7/7).

Hingga kini jumlah pasien Covid-19 yang masih dalam perawatan mencapai 504 orang. Menurut Jaya Saputra, mereka yang masih dalam perawatan sebagian besar sudah mendapatkan vaksinasi. Bahkan beberapa dari mereka sudah mendapatkan vaksinasi lengkap hingga dosis kedua. “Kalau dihitung dari persentase mereka yang dalam perawatan dari dosis pertama sebanyak 98 persen, kemudian vaksinasi dosis kedua sampai 60 persen. Sebenarnya vaksin ini penting untuk membentuk imunitas tubuh sehingga mengurangi resiko kematian,” ungkapnya.

Lebih lanjut, mantan Camat Mengwi ini menjelaskan, setelah mendapatkan vaksinasi bukan berarti akan terhindari dari Covid-19. Sehingga diperlukan penerapan protokol kesehatan (prokes) secara ketat dalam kehidupan sehari-hari. “Penyebab Covid ini karena kurangnya penerapan 6M (mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, membatasi mobilitas, menjauhi kerumunan, dan mendapatkan vaksinasi),” jelasnya.

Untuk diketahui, berdasarkan data pada tanggal 6 Juli 2021 terdapat 91 kasus baru. Sebaran kasus baru tertinggi ada di Kecamatan Kuta Utara yakni sebanyak 39 kasus, kemudian di Kecamatan Mengwi sebanyak 21 kasus, Kecamatan Kuta 16 kasus, Kecamatan Kuta Selatan 9 kasus, dan Kecamatan Abiansemal 6 kasus. Sementara itu untuk Kecamatan Petang kembali tercatat tidak ada kasus baru.

Total kasus tertinggi tercatat di Kecamatan Mengwi sebanyak 2.364 kaus, disusul Kecamatan Kuta Selatan 2.159 kaus, Kecamatan Kuta Utara 2.025 kasus. Kecamatan Abiansemal 1.584 kasus, Kecamatan Kuta 1.369 kasus dan terakhir dari Kecamatan Petang 330 kasus. (esa)

 


MANGUPURA, BALI EXPRESS – Kasus Covid-19 di Kabupaten Badung kian meningkat. Berdasarkan data pada Selasa (6/7), sebanyak 91 kasus baru di kabupaten berlambang keris ini. Jumlah ini terus mengalami peningkatan sejak akhir Juni 2021.

Sejalan dengan peningkatan kasus positif Covid-19, tingkat capaian vaksinasi juga ikut meningkat. Bahkan Badung menjadi kabupaten dengan tingkat capaian vaksinasi tertinggi di Bali. Hal itu ternyata belum mampu menjadikan Badung sebagai daerah yang bebas dari kasus Covid-19.

Koordinator Juru Bicara Satgas Covid-19 Badung I Gusti Ngurah Gede Jaya Saputra membenarkan bahwa saat ini kasus Covid-19 cenderung mengalami peningkatan. “Padahal sebelumnya tanggal 5 Juli 2021 jumlah kasus baru sebanyak 64 orang, kemudian meningkat menjadi 91 kasus baru pada 6 Juli 2021,” ujarnya saat dikonfirmasi Rabu (7/7).

Hingga kini jumlah pasien Covid-19 yang masih dalam perawatan mencapai 504 orang. Menurut Jaya Saputra, mereka yang masih dalam perawatan sebagian besar sudah mendapatkan vaksinasi. Bahkan beberapa dari mereka sudah mendapatkan vaksinasi lengkap hingga dosis kedua. “Kalau dihitung dari persentase mereka yang dalam perawatan dari dosis pertama sebanyak 98 persen, kemudian vaksinasi dosis kedua sampai 60 persen. Sebenarnya vaksin ini penting untuk membentuk imunitas tubuh sehingga mengurangi resiko kematian,” ungkapnya.

Lebih lanjut, mantan Camat Mengwi ini menjelaskan, setelah mendapatkan vaksinasi bukan berarti akan terhindari dari Covid-19. Sehingga diperlukan penerapan protokol kesehatan (prokes) secara ketat dalam kehidupan sehari-hari. “Penyebab Covid ini karena kurangnya penerapan 6M (mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, membatasi mobilitas, menjauhi kerumunan, dan mendapatkan vaksinasi),” jelasnya.

Untuk diketahui, berdasarkan data pada tanggal 6 Juli 2021 terdapat 91 kasus baru. Sebaran kasus baru tertinggi ada di Kecamatan Kuta Utara yakni sebanyak 39 kasus, kemudian di Kecamatan Mengwi sebanyak 21 kasus, Kecamatan Kuta 16 kasus, Kecamatan Kuta Selatan 9 kasus, dan Kecamatan Abiansemal 6 kasus. Sementara itu untuk Kecamatan Petang kembali tercatat tidak ada kasus baru.

Total kasus tertinggi tercatat di Kecamatan Mengwi sebanyak 2.364 kaus, disusul Kecamatan Kuta Selatan 2.159 kaus, Kecamatan Kuta Utara 2.025 kasus. Kecamatan Abiansemal 1.584 kasus, Kecamatan Kuta 1.369 kasus dan terakhir dari Kecamatan Petang 330 kasus. (esa)

 


Most Read

Artikel Terbaru

/