alexametrics
26.5 C
Denpasar
Tuesday, August 9, 2022

Kasatlantas Jamin Pengurusan SIM di Denpasar Bebas Calo

DENPASAR, BALI EXPRESS – Isu miring adanya calo dalam proses pengurusan Surat Izin Mengemudi (SIM) di Polresta Denpasar dibantah oleh Kasatlantas Polresta Denpasar AKP Adi Sulistyo Utomo. Pihaknya menjamin, proses pengurusan SIM di Polresta Denpasar sesuai dengan prosedur yang berlaku. “Tidak ada calo, karena semua proses dalam pengurusan SIM ini satu pintu. Semua orang yang mengurus SIM akan berhenti sampai di depan (front office), tidak bisa kemana-mana,” jelasnya kepada media saat ditemui di Polresta Denpasar, Jumat (7/8).

Pihak Satlantas juga menegaskan kepada masyarakat untuk tidak percaya kepada calo jika ditawari oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. “Kami imbau kepada masyarakat jika ingin mengurus SIM datang langsung dan jika ingin bertanya, bertanya kepada petugas. Jangan mau kalau ada yang calo yang menawarkan, karena percuma, tidak akan bisa,” tegasnya.

Baca Juga :  PHDI dan MDA Bali Batasi Aktivitas HK dan Sampradya Non-Dresta Bali

Walaupun sudah menjamim pelayanan SIM di satuan yang dipimpinnya bersih dari calo, pihak Satlantas Polresta Denpasar tidak menutup diri dengan masukan dan aduan jika ada masyarakat yang dirugikan karena calo. “Kami sudah komitmen dengan zona bebas korupsi,” tegasnya kembali.

Mengenai jumlah masyarakat yang mengurus SIM selama pandemi Covid-19 ini, sempat mengalami penurunan dibandingakan sebelum Pandemi. Dari data Satlantas Polresta Denpasar, selama pandemic, rata-rata per hari 300 orang yang mengurus SIM. Angka tersebut turun dibandingkan sebelum pandemi yang mencapai angka 400 orang per hari.

Menurut Kasatlantas AKP Sulistyo, pengurusan SIM di Polresta Denpasar sangat mudah. Jika proses normal dilalui, mulai dari pendaftaran, proses tes, tidak memakan waktu lebih dari satu hari. “Satu hari jadi kok,” jelasnya.
Sementara itu, sesuai dengan PP No.60 tentang biaya pengurusan SIM, untuk buat baru SIM A hanya Rp 120 ribu, SIM B I dan B II Rp 120 ribu. SIM C 1 dan SIM C II Rp 100 ribu, SIM D I dan II Rp 50 ribu dan SIM Internasional Rp 250 Ribu. 

Baca Juga :  Menteri Agama Buka Jambore Pasraman Nasional Kelima

Isu yang sempat berkembang, bahwa pengurusan SIM melalui calo di Polresta Denpasar bisa mencapai Rp 900 ribu. Ada juga harga di bawah itu seperti Rp 500 ribu dan Rp 350 ribu. Hal tersebut dibantah oleh Pihak Satlantas Polresta Denpasar.


DENPASAR, BALI EXPRESS – Isu miring adanya calo dalam proses pengurusan Surat Izin Mengemudi (SIM) di Polresta Denpasar dibantah oleh Kasatlantas Polresta Denpasar AKP Adi Sulistyo Utomo. Pihaknya menjamin, proses pengurusan SIM di Polresta Denpasar sesuai dengan prosedur yang berlaku. “Tidak ada calo, karena semua proses dalam pengurusan SIM ini satu pintu. Semua orang yang mengurus SIM akan berhenti sampai di depan (front office), tidak bisa kemana-mana,” jelasnya kepada media saat ditemui di Polresta Denpasar, Jumat (7/8).

Pihak Satlantas juga menegaskan kepada masyarakat untuk tidak percaya kepada calo jika ditawari oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. “Kami imbau kepada masyarakat jika ingin mengurus SIM datang langsung dan jika ingin bertanya, bertanya kepada petugas. Jangan mau kalau ada yang calo yang menawarkan, karena percuma, tidak akan bisa,” tegasnya.

Baca Juga :  Tak Puas dengan Maaf Jondra, Raka Sandi Minta Dewan Melapor ke DKPP

Walaupun sudah menjamim pelayanan SIM di satuan yang dipimpinnya bersih dari calo, pihak Satlantas Polresta Denpasar tidak menutup diri dengan masukan dan aduan jika ada masyarakat yang dirugikan karena calo. “Kami sudah komitmen dengan zona bebas korupsi,” tegasnya kembali.

Mengenai jumlah masyarakat yang mengurus SIM selama pandemi Covid-19 ini, sempat mengalami penurunan dibandingakan sebelum Pandemi. Dari data Satlantas Polresta Denpasar, selama pandemic, rata-rata per hari 300 orang yang mengurus SIM. Angka tersebut turun dibandingkan sebelum pandemi yang mencapai angka 400 orang per hari.

Menurut Kasatlantas AKP Sulistyo, pengurusan SIM di Polresta Denpasar sangat mudah. Jika proses normal dilalui, mulai dari pendaftaran, proses tes, tidak memakan waktu lebih dari satu hari. “Satu hari jadi kok,” jelasnya.
Sementara itu, sesuai dengan PP No.60 tentang biaya pengurusan SIM, untuk buat baru SIM A hanya Rp 120 ribu, SIM B I dan B II Rp 120 ribu. SIM C 1 dan SIM C II Rp 100 ribu, SIM D I dan II Rp 50 ribu dan SIM Internasional Rp 250 Ribu. 

Baca Juga :  Bangunan Dibongkar, Pedagang Kecewa Tak Dapat Tambahan Waktu

Isu yang sempat berkembang, bahwa pengurusan SIM melalui calo di Polresta Denpasar bisa mencapai Rp 900 ribu. Ada juga harga di bawah itu seperti Rp 500 ribu dan Rp 350 ribu. Hal tersebut dibantah oleh Pihak Satlantas Polresta Denpasar.


Most Read

Artikel Terbaru

/