alexametrics
29.8 C
Denpasar
Wednesday, May 18, 2022

Enam Orang Pendaki Tersesat di Bukit Adeng Tabanan

TABANAN, BALI EXPRESS – Tim Search and Rescue (SAR) Bali mengevakuasi enam orang yang tersesat di Puncak Adeng, Tabanan, Senin (7/9). Keenam pendaki ditemukan dalam kondisi selamat.

Berdasarkan informasi di lapangan, para pendaki ditemukan sekitar pukul 07.30 Wita pada posisi 90 meter arah timur koordinat awal dilaporkan.

“Proses pencarian dipermudah karena target masih bisa untuk share lokasi dan dengan adanya teknologi Ripiter Digilog yang dimiliki Basarnas, maka dapat memantau pergerakan Search and Rescue Unit (SRU) untuk diarahkan menuju titik target berada,” ungkap Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar (Basarnas Bali), I Gede Darmada.

Ditambahkannya, hal itu sangat mendukung, karena biasanya tim SAR yang ada di lokasi sering menemui kendala sinyal telepon  yang tidak stabil.

Sebelumnya, para pendaki tersesat ketika turun dan menemukan persimpangan, akhirnya mereka terpisah dari rombongan. Awalnya target bergabung dengan rombongan berjumlah 25 orang dan memulai pendakian sejak hari Minggu (6/9), kemudian turun kembali sekitar pukul 23.28 Wita.

Posisi ketika mereka melaporkan kejadian yakni berada di ketinggian ± 900 MDPL. “Basarnas Bali menerima laporan dini hari pada pukul 01.50 Wita,” imbuhnya.

Adapun identitas enam orang pendaki atas nama Fauzi, 19, Anjas, 21, De Ardi, 20, Dewa, 20, Novita, 20, dan Adi, 20. Seluruhnya dalam kondisi baik dan tidak ada yang alami cidera. 

Dalam operasi tersebut, personel dari Basarnas Bali yang terlibat sebanyak 8 orang beserta Kepala Seksi Kesiapsiagaan dan Operasi SAR, Anak Agung Alit Supartana. Saat di evakuasi  seorang sempat mengalami keram, tapi masih bisa jalan perlahan.

“Estimasi Tim SAR gabungan beserta target menuruni jalur pendakian dan tiba di Posko Desa Angseri sekitar dua jam lamanya. Sehingga pada pukul 09.40 Wita mereka sudah berada di titik kumpul dalam keadaan selamat,” tandasnya.

Selama proses operasi SAR berlangsung turut melibatkan unsur SAR lain, diantaranya dari BPBD Tabanan, Polsek Baturiti, Pemandu lokal, masyarakat setempat dan pihak kerabat dari para pendaki. 


TABANAN, BALI EXPRESS – Tim Search and Rescue (SAR) Bali mengevakuasi enam orang yang tersesat di Puncak Adeng, Tabanan, Senin (7/9). Keenam pendaki ditemukan dalam kondisi selamat.

Berdasarkan informasi di lapangan, para pendaki ditemukan sekitar pukul 07.30 Wita pada posisi 90 meter arah timur koordinat awal dilaporkan.

“Proses pencarian dipermudah karena target masih bisa untuk share lokasi dan dengan adanya teknologi Ripiter Digilog yang dimiliki Basarnas, maka dapat memantau pergerakan Search and Rescue Unit (SRU) untuk diarahkan menuju titik target berada,” ungkap Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar (Basarnas Bali), I Gede Darmada.

Ditambahkannya, hal itu sangat mendukung, karena biasanya tim SAR yang ada di lokasi sering menemui kendala sinyal telepon  yang tidak stabil.

Sebelumnya, para pendaki tersesat ketika turun dan menemukan persimpangan, akhirnya mereka terpisah dari rombongan. Awalnya target bergabung dengan rombongan berjumlah 25 orang dan memulai pendakian sejak hari Minggu (6/9), kemudian turun kembali sekitar pukul 23.28 Wita.

Posisi ketika mereka melaporkan kejadian yakni berada di ketinggian ± 900 MDPL. “Basarnas Bali menerima laporan dini hari pada pukul 01.50 Wita,” imbuhnya.

Adapun identitas enam orang pendaki atas nama Fauzi, 19, Anjas, 21, De Ardi, 20, Dewa, 20, Novita, 20, dan Adi, 20. Seluruhnya dalam kondisi baik dan tidak ada yang alami cidera. 

Dalam operasi tersebut, personel dari Basarnas Bali yang terlibat sebanyak 8 orang beserta Kepala Seksi Kesiapsiagaan dan Operasi SAR, Anak Agung Alit Supartana. Saat di evakuasi  seorang sempat mengalami keram, tapi masih bisa jalan perlahan.

“Estimasi Tim SAR gabungan beserta target menuruni jalur pendakian dan tiba di Posko Desa Angseri sekitar dua jam lamanya. Sehingga pada pukul 09.40 Wita mereka sudah berada di titik kumpul dalam keadaan selamat,” tandasnya.

Selama proses operasi SAR berlangsung turut melibatkan unsur SAR lain, diantaranya dari BPBD Tabanan, Polsek Baturiti, Pemandu lokal, masyarakat setempat dan pihak kerabat dari para pendaki. 


Most Read

Artikel Terbaru

/