alexametrics
27.6 C
Denpasar
Thursday, August 11, 2022

Bebas Kasus Penganiayaan, Warga Sawan Ditangkap Edarkan SS

SEMARAPURA, BALI EXPRESS – Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Klungkung meringkus pelaku dugaan penyalahgunaan narkotika jenis sabu-sabu (SS), I Nyoman Somadana, 33, asal Desa Bebetin, Kecamatan Sawan, Buleleng dan rekannya Ni Nyoman P Dewi Widyaharix,40, asal Desa Jumpai, Klungkung. Keduanya ditangkap di Jalan Flamboyan, Kelurahan Semarapura Kauh, Klungkung, Kamis (24/10) pukul 22.55.  Mereka resmi tersangka dan ditahan di Rutan Kelas IIB Klungkung.

Saat rilis dipimpin Kepala BNNK Klungkung AKBP Dewa Made Alit Artha, Kamis (7/11) terungkap bahwa Somadana sempat terlibat kasus penganiayaan. Dia baru bebas dari Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Karangasem sekitar dua pekan sebelum ditangkap BNNK.  Kini, Somadana terancam pidana kasus SS. “NS (Nyoman Somadana) didampingi DW (Dewi Widyaharix),” ungkap Alit Artha didampingi Kasi Brantas BNNK Klungkung AKP Wiastu Andri Prajitno dan Kasi Rehabilitasi AKP I Wayan Mertha.

Baca Juga :  Ngamuk Bawa Sajam, ODGJ Lukai Kakak Kandung

Alit Artha mengatakan, pengungkapkan berawal dari informasi dugaan penyalagunaan narkotika yang dilakukan kedua tersangka di wilayah Klungkung. Hasil penyelidikan didapat informasi akan ada transaksi di Jalan Flamboyan. Ternyata benar, saat tim dari BNNK nyanggong di sana, terlihat dua orang laki dan perempuan yang belakangan diketahui Somadana dan Dewi gelagatnya mencurigakan. Hasil penggeledahan ditemukan tiga paket SS dalam tas Somadana dengan berat total 0,44 gram. Sedangkan dalam jok sepeda motor Vario DK 7870 IX yang dikendarainya ditemukan beberapa barang-barang terkait SS. “Ada BB (barang bukti) lain yang ditemukan berdasarkan pengakuan tersangka. Barang tidak ditempatkan di badannya, tetapi di pot bunga ditutup batu,” imbuh Wiastu Andri. Pot bunga yang dimaksud berada di areal penangkapan. Tersangka menyimpan 0.92 gram SS di sana.

Baca Juga :  UNDP Gelar Latihan Kesiapsiagaan Tsunami dalam WRC5 di SDN 2 Tanjung Benoa

Kedua tersangka yang juga positif konsumsi SS itu dijerat Pasal 114 Ayat (1) atau Pasal 112 Ayat (1) jo Pasal 132 Ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika. “Peran wanita ini ikut mengedarkan. Sebelum melakukan, sudah perencanaa bersama-sama,” jelas Wiastu Andri

Sementara tersangka Dewi membantah ikut mengedarkan SS. Ia sebatas mengakui sebagai pemakai karena depresi suaminya meninggal dunia. Tak berselang lama menyusul anaknya meninggal. Dewi kenal Somadana lewat facebook.


SEMARAPURA, BALI EXPRESS – Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Klungkung meringkus pelaku dugaan penyalahgunaan narkotika jenis sabu-sabu (SS), I Nyoman Somadana, 33, asal Desa Bebetin, Kecamatan Sawan, Buleleng dan rekannya Ni Nyoman P Dewi Widyaharix,40, asal Desa Jumpai, Klungkung. Keduanya ditangkap di Jalan Flamboyan, Kelurahan Semarapura Kauh, Klungkung, Kamis (24/10) pukul 22.55.  Mereka resmi tersangka dan ditahan di Rutan Kelas IIB Klungkung.

Saat rilis dipimpin Kepala BNNK Klungkung AKBP Dewa Made Alit Artha, Kamis (7/11) terungkap bahwa Somadana sempat terlibat kasus penganiayaan. Dia baru bebas dari Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Karangasem sekitar dua pekan sebelum ditangkap BNNK.  Kini, Somadana terancam pidana kasus SS. “NS (Nyoman Somadana) didampingi DW (Dewi Widyaharix),” ungkap Alit Artha didampingi Kasi Brantas BNNK Klungkung AKP Wiastu Andri Prajitno dan Kasi Rehabilitasi AKP I Wayan Mertha.

Baca Juga :  Indahnya Air Terjun Langgahan di Kintamani

Alit Artha mengatakan, pengungkapkan berawal dari informasi dugaan penyalagunaan narkotika yang dilakukan kedua tersangka di wilayah Klungkung. Hasil penyelidikan didapat informasi akan ada transaksi di Jalan Flamboyan. Ternyata benar, saat tim dari BNNK nyanggong di sana, terlihat dua orang laki dan perempuan yang belakangan diketahui Somadana dan Dewi gelagatnya mencurigakan. Hasil penggeledahan ditemukan tiga paket SS dalam tas Somadana dengan berat total 0,44 gram. Sedangkan dalam jok sepeda motor Vario DK 7870 IX yang dikendarainya ditemukan beberapa barang-barang terkait SS. “Ada BB (barang bukti) lain yang ditemukan berdasarkan pengakuan tersangka. Barang tidak ditempatkan di badannya, tetapi di pot bunga ditutup batu,” imbuh Wiastu Andri. Pot bunga yang dimaksud berada di areal penangkapan. Tersangka menyimpan 0.92 gram SS di sana.

Baca Juga :  Berkas Perkara Sudikerta Cs Diserahkan Ke Kejati

Kedua tersangka yang juga positif konsumsi SS itu dijerat Pasal 114 Ayat (1) atau Pasal 112 Ayat (1) jo Pasal 132 Ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika. “Peran wanita ini ikut mengedarkan. Sebelum melakukan, sudah perencanaa bersama-sama,” jelas Wiastu Andri

Sementara tersangka Dewi membantah ikut mengedarkan SS. Ia sebatas mengakui sebagai pemakai karena depresi suaminya meninggal dunia. Tak berselang lama menyusul anaknya meninggal. Dewi kenal Somadana lewat facebook.


Most Read

Artikel Terbaru

/