alexametrics
27.8 C
Denpasar
Saturday, June 25, 2022

Ketua DPRD Jembrana Sri Sutharmi Ajak Perteguh Swadharma Umat

JEMBRANA, BALI EXPRESS – Hari Suci Galungan & Kuningan  diperingati Umat Hindu yang jatuh pada tanggal 10 November 2021 dan 20 November 2021. Hari Raya Galungan yang datang setiap enam bulan sekali ini, tepatnya dirayakan setiap Budha Kliwon Wuku Dungulan.

Berkaitan dengan hari yang diyakini sebagi hari kemenangan Dharma atas Adharma, dalam momentum hari suci itu, Ketua DPRD Jembrana Ni Made Sri Sutharmi, S.M bersama dengan Wakil Ketua I Wayan Suardika, SP., M.Si dan I Made Putu Yudha Baskara, mengucapkan selamat hari raya sekaligus mengajak umat memaknai Galungan dan Kuningan melalui pelaksanaan dharma setiap harinya.

Lebih jauh ditambahkannya, suasana Galungan & Kuningan sebagai  kemenangan Dharma melawan Adharma mampu menjadi pembimbing seluruh masyarakat, khususnya di Jembrana, dalam melaksanakan swadharma masing-masing.

Sri Sutharmi mengatakan, Hari Raya Galungan dan Kuningan  ini merupakan momentum yang baik dalam mendekatkan diri kepada Ida Hyang Widhi Wasa dan memohon agar umat manusia dihindarkan dari bencana alam, dan segala mara bahaya serta penyakit atau wabah. 

Apalagi hingga saat ini, lanjut Sri Sutharmi, pandemi Covid-19 masih terjadi di dunia, termasuk Jembrana (Bali). 

“Meskipun pandemi belum pergi dari dunia ini, namun kita patut berterima kasih dengan ketulusan atas anugerah Hyang Widhi yang diberikan kepada kita, sehingga mampu merayakan Galungan dan Kuningan dengan baik serta mendoakan agar senantiasa diberikan keselamatan, kedirgayusan, perlindungan dan tuntunan lahir bathin, “ kata Sri Sutharmi. 

Dikatakannya, pandemi Covid-19 telah mengubah segala sektor tatanan kehidupan, termasuk dalam pelaksanaan upacara di Bali. Demikian juga dalam pelaksanaan upacara diwajibkan disiplin protokol kesehatan, baik memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak. 

Namun, diharapkan semua itu tidak kehilangan makna dalam pelaksanaan upacara. Bahkan itu dapat menghindari penyebaran virus Covid-19 agar tidak semakin meluas. 

Pandemi mengajarkan umat untuk lebih mendekatkan diri pada Ida Hyang Widhi Wasa, hidup lebih hemat dan cermat serta meningkatkan kualitas dan penguatan dalam beryadnya. 

“Semoga Hari Suci Galungan dan Kuningan di masa pandemi menuntun kita menjadi lebih baik, mampu lebih introspeksi diri, membangun pondasi diri, penguatan pikiran dan berbuat lebih positif,” harapnya.

Srikandi DPRD Jembrana ini juga mengingatkan, pengabdian dan pekerjaan yang dilakukan hendaknya tetap berlandaskan pada ajaran Dharma, kebenaran dan keikhlasan, terlebih saat merayakan hari Suci seperti Galungan dan Kuningan.

“Lebih jauh dari itu, sejatinya peringatan Galungan & Kuningan ini proses pendewasaan diri semakin baik, secara mental maupun spiritual. Semangat juang untuk tidak lelah mengabdikan diri demi kesejahteraan masyarakat Jembrana, “ tandas Sri Sutharmi.


JEMBRANA, BALI EXPRESS – Hari Suci Galungan & Kuningan  diperingati Umat Hindu yang jatuh pada tanggal 10 November 2021 dan 20 November 2021. Hari Raya Galungan yang datang setiap enam bulan sekali ini, tepatnya dirayakan setiap Budha Kliwon Wuku Dungulan.

Berkaitan dengan hari yang diyakini sebagi hari kemenangan Dharma atas Adharma, dalam momentum hari suci itu, Ketua DPRD Jembrana Ni Made Sri Sutharmi, S.M bersama dengan Wakil Ketua I Wayan Suardika, SP., M.Si dan I Made Putu Yudha Baskara, mengucapkan selamat hari raya sekaligus mengajak umat memaknai Galungan dan Kuningan melalui pelaksanaan dharma setiap harinya.

Lebih jauh ditambahkannya, suasana Galungan & Kuningan sebagai  kemenangan Dharma melawan Adharma mampu menjadi pembimbing seluruh masyarakat, khususnya di Jembrana, dalam melaksanakan swadharma masing-masing.

Sri Sutharmi mengatakan, Hari Raya Galungan dan Kuningan  ini merupakan momentum yang baik dalam mendekatkan diri kepada Ida Hyang Widhi Wasa dan memohon agar umat manusia dihindarkan dari bencana alam, dan segala mara bahaya serta penyakit atau wabah. 

Apalagi hingga saat ini, lanjut Sri Sutharmi, pandemi Covid-19 masih terjadi di dunia, termasuk Jembrana (Bali). 

“Meskipun pandemi belum pergi dari dunia ini, namun kita patut berterima kasih dengan ketulusan atas anugerah Hyang Widhi yang diberikan kepada kita, sehingga mampu merayakan Galungan dan Kuningan dengan baik serta mendoakan agar senantiasa diberikan keselamatan, kedirgayusan, perlindungan dan tuntunan lahir bathin, “ kata Sri Sutharmi. 

Dikatakannya, pandemi Covid-19 telah mengubah segala sektor tatanan kehidupan, termasuk dalam pelaksanaan upacara di Bali. Demikian juga dalam pelaksanaan upacara diwajibkan disiplin protokol kesehatan, baik memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak. 

Namun, diharapkan semua itu tidak kehilangan makna dalam pelaksanaan upacara. Bahkan itu dapat menghindari penyebaran virus Covid-19 agar tidak semakin meluas. 

Pandemi mengajarkan umat untuk lebih mendekatkan diri pada Ida Hyang Widhi Wasa, hidup lebih hemat dan cermat serta meningkatkan kualitas dan penguatan dalam beryadnya. 

“Semoga Hari Suci Galungan dan Kuningan di masa pandemi menuntun kita menjadi lebih baik, mampu lebih introspeksi diri, membangun pondasi diri, penguatan pikiran dan berbuat lebih positif,” harapnya.

Srikandi DPRD Jembrana ini juga mengingatkan, pengabdian dan pekerjaan yang dilakukan hendaknya tetap berlandaskan pada ajaran Dharma, kebenaran dan keikhlasan, terlebih saat merayakan hari Suci seperti Galungan dan Kuningan.

“Lebih jauh dari itu, sejatinya peringatan Galungan & Kuningan ini proses pendewasaan diri semakin baik, secara mental maupun spiritual. Semangat juang untuk tidak lelah mengabdikan diri demi kesejahteraan masyarakat Jembrana, “ tandas Sri Sutharmi.


Most Read

Artikel Terbaru

/