alexametrics
26.8 C
Denpasar
Sunday, June 26, 2022

Buang Sampah Sembarangan Dua Warga Terjaring OTT 

SINGARAJA, BALI EXPRESS –Perilaku buang sampah sembarangan masih saja terjadi di Buleleng. Dinas Lingkungan Hidup Buleleng kembali melaukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap dua warga yang membuang sampah sembarangan di areal Jalan Diponegoro, Kecamatan Buleleng,  atau lebih tepatnya di kawasan Pasar Anyar, Senin (7/12). Mereka pun dijerat sanksi tindak pidana ringan (Tipiring). 

Kedua pelaku yang terjaring OTT ini adalah Musriah, 56, warga asal Kelurahan Kampung Kajanan, Kecamatan Buleleng, serta Putu Sudarta, 50, warga asal Desa Sarimekar, Kecamatan Buleleng. 

Mereka tepergok oleh petugas saat tengah membuang sampah sisa dagangan di pinggir jalan, sehingga melanggar Peraturan Daerah Buleleng Nomor 6 Tahun 2018, tentang Perubahan atas Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2013, tentang Pengelolaan Sampah. 

Kasi Penegakan Hukum Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Buleleng Ketut Yudistira, saat dikonfirmasi Senin (7/12), mengatakan, setelah tertangkap tangan, petugas selanjutnya akan melakukan proses pemberkasan untuk selanjutnya diserahkan ke pengadilan, sehingga kedua pelaku bisa menjalani sidang Tipiring. Sesuai Perda pasal 23 ayat (1), keduanya terancam dikenakan denda paling banyak Rp 25 juta.

Berdasarkan data yang dihimpun dari DLH Buleleng, jumlah pelaku membuang sampah sembarangan yang terjaring OTT sejak Januari hingga saat ini sudah tercatat 36 orang. 34 diantaranya sudah menjalani sidang Tipiring, dengan pidana denda rata-rata sebesar Rp 200 ribu. 

Diakui Yudistira, pihaknya sejatinya sudah rutin melakukan sosialisasi kepada masyarakat, agar membuang sampah pada tempatnya. Tong sampah juga sudah banyak disediakan di beberapa titik Kota Singaraja. 

Sayangnya, kesadaran masyarakat nampaknya masih kurang untuk membuang sampah pada tempatnya. Untuk itu, patroli dan pengawasan akan terus digencarkan. 

“Memang kesadaran masih kurang. Dengan dikenakan sanksi Tipiring ini, kami berharap ada efek jera untuk masyarakat agar tidak buang sampah sembarangan,” tutupnya. 


SINGARAJA, BALI EXPRESS –Perilaku buang sampah sembarangan masih saja terjadi di Buleleng. Dinas Lingkungan Hidup Buleleng kembali melaukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap dua warga yang membuang sampah sembarangan di areal Jalan Diponegoro, Kecamatan Buleleng,  atau lebih tepatnya di kawasan Pasar Anyar, Senin (7/12). Mereka pun dijerat sanksi tindak pidana ringan (Tipiring). 

Kedua pelaku yang terjaring OTT ini adalah Musriah, 56, warga asal Kelurahan Kampung Kajanan, Kecamatan Buleleng, serta Putu Sudarta, 50, warga asal Desa Sarimekar, Kecamatan Buleleng. 

Mereka tepergok oleh petugas saat tengah membuang sampah sisa dagangan di pinggir jalan, sehingga melanggar Peraturan Daerah Buleleng Nomor 6 Tahun 2018, tentang Perubahan atas Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2013, tentang Pengelolaan Sampah. 

Kasi Penegakan Hukum Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Buleleng Ketut Yudistira, saat dikonfirmasi Senin (7/12), mengatakan, setelah tertangkap tangan, petugas selanjutnya akan melakukan proses pemberkasan untuk selanjutnya diserahkan ke pengadilan, sehingga kedua pelaku bisa menjalani sidang Tipiring. Sesuai Perda pasal 23 ayat (1), keduanya terancam dikenakan denda paling banyak Rp 25 juta.

Berdasarkan data yang dihimpun dari DLH Buleleng, jumlah pelaku membuang sampah sembarangan yang terjaring OTT sejak Januari hingga saat ini sudah tercatat 36 orang. 34 diantaranya sudah menjalani sidang Tipiring, dengan pidana denda rata-rata sebesar Rp 200 ribu. 

Diakui Yudistira, pihaknya sejatinya sudah rutin melakukan sosialisasi kepada masyarakat, agar membuang sampah pada tempatnya. Tong sampah juga sudah banyak disediakan di beberapa titik Kota Singaraja. 

Sayangnya, kesadaran masyarakat nampaknya masih kurang untuk membuang sampah pada tempatnya. Untuk itu, patroli dan pengawasan akan terus digencarkan. 

“Memang kesadaran masih kurang. Dengan dikenakan sanksi Tipiring ini, kami berharap ada efek jera untuk masyarakat agar tidak buang sampah sembarangan,” tutupnya. 


Most Read

Artikel Terbaru

/