alexametrics
26.5 C
Denpasar
Sunday, July 3, 2022

Main di Depan Rumah, Bocah 3 Tahun Dipatuk Ular

TABANAN, BALI EXPRESS – Putu Kimmy Kaia Punjikastala, balita berusia 3 tahun, naas saat asyik bermain di depan rumahnya di Banjar Ole, Desa Marga Dauh Puri, Kecamatan Marga, Tabanan, Senin (7/12). 

Bocah manis tersebut dipatuk ular jenis ular sendok tepat pada jari telunjuk tangan kirinya. Ia pun langsung dilarikan ke UGD BRSU Tabanan guna mendapatkan perawatan lebih lanjut.

Ayah Kimmy, Degus Tommy menuturkan bahwa peristiwa itu bermula ketika sekitar pukul 11.00 Wita, sang anak sedang bermain seorang diri di depan rumahnya. Namun, tiba-tiba Kimmy berteriak sembari menangis histeris.

Seketika itu juga dirinya langsung menghampiri sang anak yang jari telunjuk tangan kirinya sudah dalam kondisi berdarah yang ternyata disebabkan karena dipatuk ular. “Langsung telunjuknya saya ikat dengan tali rapia agar bisa dari ular tersebut tak menyebar,” ujarnya.

Kakek Kimmy langsung mencari ular,  yang akhirnya ditemukan ngumpet di bawah pot bonsai dan langsung dimusnahkan. “Kalau orang Bali menyebutnya ular sendok,” imbuhnya.

Kimmy langsung diajak ke UGD BRSU Tabanan, kemudian ditangani dokter dan diobservasi. Menurut dokter, secara umum kondisi Kimmy normal. Organ tubuh yang berkaitan dengan bisa ular seperti paru-paru juga masih normal. “Syukur anak saya tidak sampai pingsan ataupun lemas. Sekarang kondisinya sudah membaik dan sedang diobservasi di BRSU Tabanan selama 2 dan 3 hari kedepan,” paparnya.

Ia mengaku tidak menyangka jika peristiwa itu akan menimpa sang anak. Sebab Kimmy sudah sering bermain di depan rumahnya. “Mungkin sempat diambil dikira ular mainan karena anak saya masih kecil dan rasa ingin taunya sedang tinggi-tingginya. Biasanya kalau melihat apapun anak saya pasti cerita sama kakeknya, ini tumben sekali mungkin sudah nasib,” tutur Degus Tommy.

Menurut informasi dari keluarganya, ular juga ditemukan di utara dan selatan rumahnya. Jadi total ular yang ditemukan di Banjar Ole tiga ekor.

“Jenis ular yang ditemukan lagi saya belum tau karena masih di rumah sakit. Padahal rumah saya tidak dekat sawah, tapi memang dekat dengan tegalan yang banyak pohon bambunya,” tandasnya, sembari berharap hal serupa tidak terjadi lagi dan sang anak cepat sembuh. 


TABANAN, BALI EXPRESS – Putu Kimmy Kaia Punjikastala, balita berusia 3 tahun, naas saat asyik bermain di depan rumahnya di Banjar Ole, Desa Marga Dauh Puri, Kecamatan Marga, Tabanan, Senin (7/12). 

Bocah manis tersebut dipatuk ular jenis ular sendok tepat pada jari telunjuk tangan kirinya. Ia pun langsung dilarikan ke UGD BRSU Tabanan guna mendapatkan perawatan lebih lanjut.

Ayah Kimmy, Degus Tommy menuturkan bahwa peristiwa itu bermula ketika sekitar pukul 11.00 Wita, sang anak sedang bermain seorang diri di depan rumahnya. Namun, tiba-tiba Kimmy berteriak sembari menangis histeris.

Seketika itu juga dirinya langsung menghampiri sang anak yang jari telunjuk tangan kirinya sudah dalam kondisi berdarah yang ternyata disebabkan karena dipatuk ular. “Langsung telunjuknya saya ikat dengan tali rapia agar bisa dari ular tersebut tak menyebar,” ujarnya.

Kakek Kimmy langsung mencari ular,  yang akhirnya ditemukan ngumpet di bawah pot bonsai dan langsung dimusnahkan. “Kalau orang Bali menyebutnya ular sendok,” imbuhnya.

Kimmy langsung diajak ke UGD BRSU Tabanan, kemudian ditangani dokter dan diobservasi. Menurut dokter, secara umum kondisi Kimmy normal. Organ tubuh yang berkaitan dengan bisa ular seperti paru-paru juga masih normal. “Syukur anak saya tidak sampai pingsan ataupun lemas. Sekarang kondisinya sudah membaik dan sedang diobservasi di BRSU Tabanan selama 2 dan 3 hari kedepan,” paparnya.

Ia mengaku tidak menyangka jika peristiwa itu akan menimpa sang anak. Sebab Kimmy sudah sering bermain di depan rumahnya. “Mungkin sempat diambil dikira ular mainan karena anak saya masih kecil dan rasa ingin taunya sedang tinggi-tingginya. Biasanya kalau melihat apapun anak saya pasti cerita sama kakeknya, ini tumben sekali mungkin sudah nasib,” tutur Degus Tommy.

Menurut informasi dari keluarganya, ular juga ditemukan di utara dan selatan rumahnya. Jadi total ular yang ditemukan di Banjar Ole tiga ekor.

“Jenis ular yang ditemukan lagi saya belum tau karena masih di rumah sakit. Padahal rumah saya tidak dekat sawah, tapi memang dekat dengan tegalan yang banyak pohon bambunya,” tandasnya, sembari berharap hal serupa tidak terjadi lagi dan sang anak cepat sembuh. 


Most Read

Artikel Terbaru

/