alexametrics
26.5 C
Denpasar
Thursday, May 19, 2022

Kepulan Asap Tinggi Gegerkan Warga, Gudang Sablon Terbakar

DENPASAR, BALI EXPRESS – Si jago merah kembali mengamuk di Desa Dauh Puri Kauh, Denpasar Barat. Setelah sebelumnya Babi Guling Candra, Jalan Teuku Umar, pada Minggu (21/11), kali ini yang terbakar adalah Gudang Sablon dan dapur sebuah warung tepatnya di Jalan Nusakambangan, Gang Bara Nomor 4, Selasa (7/12).

Menurut Koordinator Pemadam Kebakaran Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Denpasar, Anak Agung Putu Sujendra, peristiwa awalnya disadari sekitar pukul 17.30, karena ada kepulan asap. Namun warga sekitar lebih dulu berinisiatif memadamkan dengan alat seadanya.

Berselang beberapa saat kemudian, api disebut kian membesar hingga kepulan asap hitam membumbung tinggi. Alhasil warga langsung melapor ke Pos induk BPBD Denpasar. “Info awalnya kebakaran gudang dan dapur warung Bakso Nuklir, kan padat di sana ada toko-toko berjejer, sehingga kami cepat respon dengan mengerahkan Branwir dari semua pos,” bebernya.

Total pihaknya mengerahkan lima Branwir dari seluruh pos ke lokasi. Upaya yang dilakukan petugas tidak menemui kendala lantaran warga mengerti untuk mengutamakan pemadam. Lebih lanjut disebutkan, api tidak sampai merembet lebih jauh karena petugas langsung memotong rembetannya.

“Kami cepat menggelar dua selang, satu untuk penyerangan sumber api, dua untuk pendinginan di sisi selatan, artinya api yang dari selatan itu sudah kami cegah dan lakukan pemotongan biar  tidak menjalar,” tambahnya. Kebakaran akhirnya bisa dipadamkan setelah sekitar satu jam berjibaku.

Adapun menurut kesaksian pemilik bernama Sugi, 60, tidak ada aktivitas di lokasi dari paginya. Sehingga penyebab kebakaran diduga konsleting listrik. Disinyalir konslet terjadi di ruang print sablon karena kabel semrawut dan tidak memenuhi standar nasional dari PLN. Kerugian untuk sementara ditafsir mencapai Rp 50 juta.


DENPASAR, BALI EXPRESS – Si jago merah kembali mengamuk di Desa Dauh Puri Kauh, Denpasar Barat. Setelah sebelumnya Babi Guling Candra, Jalan Teuku Umar, pada Minggu (21/11), kali ini yang terbakar adalah Gudang Sablon dan dapur sebuah warung tepatnya di Jalan Nusakambangan, Gang Bara Nomor 4, Selasa (7/12).

Menurut Koordinator Pemadam Kebakaran Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Denpasar, Anak Agung Putu Sujendra, peristiwa awalnya disadari sekitar pukul 17.30, karena ada kepulan asap. Namun warga sekitar lebih dulu berinisiatif memadamkan dengan alat seadanya.

Berselang beberapa saat kemudian, api disebut kian membesar hingga kepulan asap hitam membumbung tinggi. Alhasil warga langsung melapor ke Pos induk BPBD Denpasar. “Info awalnya kebakaran gudang dan dapur warung Bakso Nuklir, kan padat di sana ada toko-toko berjejer, sehingga kami cepat respon dengan mengerahkan Branwir dari semua pos,” bebernya.

Total pihaknya mengerahkan lima Branwir dari seluruh pos ke lokasi. Upaya yang dilakukan petugas tidak menemui kendala lantaran warga mengerti untuk mengutamakan pemadam. Lebih lanjut disebutkan, api tidak sampai merembet lebih jauh karena petugas langsung memotong rembetannya.

“Kami cepat menggelar dua selang, satu untuk penyerangan sumber api, dua untuk pendinginan di sisi selatan, artinya api yang dari selatan itu sudah kami cegah dan lakukan pemotongan biar  tidak menjalar,” tambahnya. Kebakaran akhirnya bisa dipadamkan setelah sekitar satu jam berjibaku.

Adapun menurut kesaksian pemilik bernama Sugi, 60, tidak ada aktivitas di lokasi dari paginya. Sehingga penyebab kebakaran diduga konsleting listrik. Disinyalir konslet terjadi di ruang print sablon karena kabel semrawut dan tidak memenuhi standar nasional dari PLN. Kerugian untuk sementara ditafsir mencapai Rp 50 juta.


Most Read

Artikel Terbaru

/