alexametrics
29.8 C
Denpasar
Wednesday, May 25, 2022

Bali PPKM Level 3, Festival Petanesia Tetap Jalan dengan Prokes Ketat

GIANYAR, BALI EXPRESS – Ditengah PPKM level 3 di Jawa dan Bali, Festival Pencinta Tanah Air Indonesia (Petanesia), tetap berjalan sesuai jadwal namun tentunya dengan menerapkan protokol kesehatan (prokes) ketat.
Panglingsir Puri Ageng Blahbatuh Anak Agung Alit Kakarsana menjelaskan bahwa untuk pasar rakyat UMKM tetap berjalan, hanya saja dengan menerapkan prokes ketat. Sehingga wajib menggunakan masker, hand sanitiser, dan pihaknya juga menyiapkan termometer untuk mengecek suhu masyarakat.
Sedangkan untuk undangan harus menggunakan aplikasi Peduli Lindungi. Namun karena saat ini Bali masuk PPKM level 3 maka undangan yang di dalam kurang lebih sekitar 80 orang. “Acara tetap memargi (berjalan) cuma memakai prokes ketat, undangan khusus di dalam kurang lebih 80 orang dan harus memakai peduli lindungi, ” ujar pria yang juga Dewan Penasehat Kadin Bali tersebut, Selasa (8/2).
Ditambahkannya untuk pementasan Ida Gajah Mada bukan topengnya yang ditarikan tapi pergelaran tari yang bertajuk Amukti Palapa yang mengambil spirit dari pada Ida Gajah Mada. “Dan ini sangat ditunggu-tunggu, jadi mudah-mudahan semuanya bisa dilancarkan, kami mohon doa restunya,” imbuhnya.
Kendatipun undangan dibatasi namun pihaknya memastikan jika Wantimpres RI, Maulana Habid Lutfhi tetap hadir sesuai jadwal.

GIANYAR, BALI EXPRESS – Ditengah PPKM level 3 di Jawa dan Bali, Festival Pencinta Tanah Air Indonesia (Petanesia), tetap berjalan sesuai jadwal namun tentunya dengan menerapkan protokol kesehatan (prokes) ketat.
Panglingsir Puri Ageng Blahbatuh Anak Agung Alit Kakarsana menjelaskan bahwa untuk pasar rakyat UMKM tetap berjalan, hanya saja dengan menerapkan prokes ketat. Sehingga wajib menggunakan masker, hand sanitiser, dan pihaknya juga menyiapkan termometer untuk mengecek suhu masyarakat.
Sedangkan untuk undangan harus menggunakan aplikasi Peduli Lindungi. Namun karena saat ini Bali masuk PPKM level 3 maka undangan yang di dalam kurang lebih sekitar 80 orang. “Acara tetap memargi (berjalan) cuma memakai prokes ketat, undangan khusus di dalam kurang lebih 80 orang dan harus memakai peduli lindungi, ” ujar pria yang juga Dewan Penasehat Kadin Bali tersebut, Selasa (8/2).
Ditambahkannya untuk pementasan Ida Gajah Mada bukan topengnya yang ditarikan tapi pergelaran tari yang bertajuk Amukti Palapa yang mengambil spirit dari pada Ida Gajah Mada. “Dan ini sangat ditunggu-tunggu, jadi mudah-mudahan semuanya bisa dilancarkan, kami mohon doa restunya,” imbuhnya.
Kendatipun undangan dibatasi namun pihaknya memastikan jika Wantimpres RI, Maulana Habid Lutfhi tetap hadir sesuai jadwal.

Most Read

Artikel Terbaru

/