alexametrics
26.8 C
Denpasar
Thursday, May 26, 2022

ODGJ Tusuk Ayah di Blahkiuh, Tewas Usai Diizinkan Pulang dari Puskesmas

BADUNG, BALI EXPRESS – Nasib nahas menimpa I Made Nata, 58, di rumahnya Banjar Beneh Kawan, Desa Blahkiuh, Abiansemal, Badung. Pria itu tewas usai ditusuk anaknya sendiri I Made Suardana, 30. Dari penelusuran Polisi, ternyata sang anak merupakan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ).

Kasi Humas Polres Badung, Iptu Ketut Sudana bersama Kapolsek Abiansemal, Kompol Ruli Agus Susanto yang dikonfirmasi menerangkan peristiwa itu terjadi pada Senin (7/2) sekitar pukul 23.30. Berdasar pengakuan istri korban I Gusti Ayu Ariati, 54, kepada pihaknya, sebelum kejadian Suardana sempat meminta uang, lalu keluar rumah.

“Pelaku meminta uang kepada ibunya untuk membeli rokok,” beber Sudana. Sekembalinya dari luar, pria itu sempat duduk dan bahkan dibuatkan kopi oleh ibunya. Akan tetapi, Suardana tiba-tiba pergi ke dapur dan mengambil pisau jenis temutik. Pelaku lantas masuk ke kamar sang ayah dan terdengar suara ribut-ribut di dalam.

Kemudian Suardana keluar dan Ariati bergegas masuk ke kamar pasangan hidupnya. Alangkah terkejutnya ketika sang suami didapati dalam keadaan tidur dengan luka pada punggung. Sehingga wanita itu langsung meminta pertolongan ke tetangga sambil memberitahu Bhabinkamtibmas setempat, Aipda Kadek Septiawan.

Selanjutnya informasi diteruskan ke petugas ambulans KBS Desa Blahkiuh untuk mengantar korban mendapat perawatan ke Puskesmas Abiansemal 1. Anehnya, Made Nata malah diizinkan pulang. Disinggung terkait hal itu, Kompol Ruli menambahkan bahwa pihak Puskesmas telah melakukan perawatan yang sesuai. Seperti menjahit luka dan lainnya. Selain itu, korban merasa tidak ada keluhan lagi.

“Lukanya di punggung sebelah kanan dan setelah dijahit korban infonya tidak kenapa-kenapa, masih baik-baik saja,” tandas Ruli. Sekembalinya dari Puskesmas, korban dititipkan di rumah kerabat bernama I Made Dana. Namun, pada Selasa (8/2), sekitar pukul 01.00, dia mengeluh sakit di seluruh tubuh, bahkan sampai kejang-kejang.

Sehingga, Bhabinkamtibmas kembali memanggil petugas KBS untuk mengantar ke Puskesmas Abiansemal 1. Sayangnya dalam perjalanan nyawa Nata tak tertolong lagi. Dari musyawarah antara Dokter dengan pihak keluarga dan Bendesa Adat Desa Blahkiuh, diputuskan jenazah pria malang ini dititip di Rumah Sakit Mangusada, Kapal.

Sementara Suardana yang mengalami gangguan jiwa diantar ke Rumah Sakit Jiwa Bangli. “Informasi dari pihak keluarga, pelaku ini sudah lama mengalami gangguan jiwa dan sering berobat ke RSJ Bangli,” tandas Perwira Melati Satu di Pundak ini.

Lebih lanjut, pihaknya akan tetap melaksanakan proses penyidikan sesuai ketentuan, serta menunggu pemeriksaan saksi ahli dari RSJ Bangli dan otopsi, guna menentukan langkah berikutnya.






Reporter: I Gede Paramasutha

BADUNG, BALI EXPRESS – Nasib nahas menimpa I Made Nata, 58, di rumahnya Banjar Beneh Kawan, Desa Blahkiuh, Abiansemal, Badung. Pria itu tewas usai ditusuk anaknya sendiri I Made Suardana, 30. Dari penelusuran Polisi, ternyata sang anak merupakan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ).

Kasi Humas Polres Badung, Iptu Ketut Sudana bersama Kapolsek Abiansemal, Kompol Ruli Agus Susanto yang dikonfirmasi menerangkan peristiwa itu terjadi pada Senin (7/2) sekitar pukul 23.30. Berdasar pengakuan istri korban I Gusti Ayu Ariati, 54, kepada pihaknya, sebelum kejadian Suardana sempat meminta uang, lalu keluar rumah.

“Pelaku meminta uang kepada ibunya untuk membeli rokok,” beber Sudana. Sekembalinya dari luar, pria itu sempat duduk dan bahkan dibuatkan kopi oleh ibunya. Akan tetapi, Suardana tiba-tiba pergi ke dapur dan mengambil pisau jenis temutik. Pelaku lantas masuk ke kamar sang ayah dan terdengar suara ribut-ribut di dalam.

Kemudian Suardana keluar dan Ariati bergegas masuk ke kamar pasangan hidupnya. Alangkah terkejutnya ketika sang suami didapati dalam keadaan tidur dengan luka pada punggung. Sehingga wanita itu langsung meminta pertolongan ke tetangga sambil memberitahu Bhabinkamtibmas setempat, Aipda Kadek Septiawan.

Selanjutnya informasi diteruskan ke petugas ambulans KBS Desa Blahkiuh untuk mengantar korban mendapat perawatan ke Puskesmas Abiansemal 1. Anehnya, Made Nata malah diizinkan pulang. Disinggung terkait hal itu, Kompol Ruli menambahkan bahwa pihak Puskesmas telah melakukan perawatan yang sesuai. Seperti menjahit luka dan lainnya. Selain itu, korban merasa tidak ada keluhan lagi.

“Lukanya di punggung sebelah kanan dan setelah dijahit korban infonya tidak kenapa-kenapa, masih baik-baik saja,” tandas Ruli. Sekembalinya dari Puskesmas, korban dititipkan di rumah kerabat bernama I Made Dana. Namun, pada Selasa (8/2), sekitar pukul 01.00, dia mengeluh sakit di seluruh tubuh, bahkan sampai kejang-kejang.

Sehingga, Bhabinkamtibmas kembali memanggil petugas KBS untuk mengantar ke Puskesmas Abiansemal 1. Sayangnya dalam perjalanan nyawa Nata tak tertolong lagi. Dari musyawarah antara Dokter dengan pihak keluarga dan Bendesa Adat Desa Blahkiuh, diputuskan jenazah pria malang ini dititip di Rumah Sakit Mangusada, Kapal.

Sementara Suardana yang mengalami gangguan jiwa diantar ke Rumah Sakit Jiwa Bangli. “Informasi dari pihak keluarga, pelaku ini sudah lama mengalami gangguan jiwa dan sering berobat ke RSJ Bangli,” tandas Perwira Melati Satu di Pundak ini.

Lebih lanjut, pihaknya akan tetap melaksanakan proses penyidikan sesuai ketentuan, serta menunggu pemeriksaan saksi ahli dari RSJ Bangli dan otopsi, guna menentukan langkah berikutnya.






Reporter: I Gede Paramasutha

Most Read

Artikel Terbaru

/