alexametrics
25.8 C
Denpasar
Saturday, May 28, 2022

Pemkab Klungkung Ganti Nama Lapangan Puputan

SEMARAPURA, BALI EXPRESS- Pemkab Klungkung mengubah nama Lapangan Puputan Klungkung menjadi Alun-Alun Ida Dewa Agung Jambe. Hal itu dilakukan dalam rangka mengusulkan raja Klungkung tersebut menjadi pahlawan nasional.

Kepala Dinas Kebudayaan Kepemudaan dan Olahraga (Disbudpora) Kabupaten Klungkung Ida Bagus Jumpung Oka Wedhana mengungkapkan, pergantian nama lapangan tersebut sudah berdasarkan kajian, telah melalui pertemuan antara dinas terkait di Pemkab Klungkung dengan pihak Puri Agung Klungkung dan lainnya. “Setelah semua sepakat, tidak ada masalah, langsung kami ganti papan namanya menjadi Ida Dewa Agung Jambe,” kata Oka Wedhana, Senin (8/3).

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Klungkung I Gusti Agung Gede Putra Mahajaya membenarkan penggantian nama lapangan tersebut terkait usulan Ida Dewa Agung Jambe sebagai pahlawan nasional. Pemerintah memutuskan mengabadikan sebagai nama lapangan agar lebih monumental. Selain dijadikan nama lapangan, Monumen Puputan Klungkung diganti dengan Ida Dewa Agung Jambe.

Sementara disinggung terkait perkembangan usulan menjadikan Ida Dewa Agung Jambe sebagai pahlawan nasional, mantan Camat Nusa Penida itu menegaskan semua syarat sudah terpenuhi.  Seperti riwayat hidup, kisah semasa perang puputan dan lainnya sudah lengkap. Tinggal seminar nasional yang diselenggarakan dalam jaringan (daring) Selasa (9/3). “Seminar menjadi syarat terakhir yang belum dipenuhi,” jelas pejabat asal Badung tersebut.


SEMARAPURA, BALI EXPRESS- Pemkab Klungkung mengubah nama Lapangan Puputan Klungkung menjadi Alun-Alun Ida Dewa Agung Jambe. Hal itu dilakukan dalam rangka mengusulkan raja Klungkung tersebut menjadi pahlawan nasional.

Kepala Dinas Kebudayaan Kepemudaan dan Olahraga (Disbudpora) Kabupaten Klungkung Ida Bagus Jumpung Oka Wedhana mengungkapkan, pergantian nama lapangan tersebut sudah berdasarkan kajian, telah melalui pertemuan antara dinas terkait di Pemkab Klungkung dengan pihak Puri Agung Klungkung dan lainnya. “Setelah semua sepakat, tidak ada masalah, langsung kami ganti papan namanya menjadi Ida Dewa Agung Jambe,” kata Oka Wedhana, Senin (8/3).

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Klungkung I Gusti Agung Gede Putra Mahajaya membenarkan penggantian nama lapangan tersebut terkait usulan Ida Dewa Agung Jambe sebagai pahlawan nasional. Pemerintah memutuskan mengabadikan sebagai nama lapangan agar lebih monumental. Selain dijadikan nama lapangan, Monumen Puputan Klungkung diganti dengan Ida Dewa Agung Jambe.

Sementara disinggung terkait perkembangan usulan menjadikan Ida Dewa Agung Jambe sebagai pahlawan nasional, mantan Camat Nusa Penida itu menegaskan semua syarat sudah terpenuhi.  Seperti riwayat hidup, kisah semasa perang puputan dan lainnya sudah lengkap. Tinggal seminar nasional yang diselenggarakan dalam jaringan (daring) Selasa (9/3). “Seminar menjadi syarat terakhir yang belum dipenuhi,” jelas pejabat asal Badung tersebut.


Most Read

Artikel Terbaru

/