alexametrics
29.8 C
Denpasar
Tuesday, May 24, 2022

Undiksha Salurkan Ratusan APD ke RSUD Buleleng

SINGARAJA, BALI EXPRESS – Kebutuhan Alat Pelindung Diri (APD) bagi tenaga medis merupakan salah satu prioritas pada situasi pandemi ini. APD ini digunakan oleh tenaga medis saat melakukan perawatan dan memberikan pelayanan bagi pasien. Untuk mendukung kebutuhan APD bagi tenaga medis, Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) Singaraja menyalurkan ratusan APD ke RSUD Buleleng, Seni (8/3). APD yang diberikan berupa 400 baju hazmat, 10 kotak masker bedah, 5 kotak alat tes swab dan 100 buah kacamata google. Ratusan APD itu berasal dari Kemendikbud Republik Indonesia.

Direktur RSUD Buleleng, Dokter Putu Arya Nugraha menyampaikan, kebutuhan akan APD di RSUD Buleleng saat ini sudah bisa ditanggulangi. Hal itu kemungkinan dampak dari vaksin yang diberikan kepada tenaga medis. Dokter Arya menyebut saat panemi Covid-19 tengah berada pada masa puncak, RSUD Buleleng dalam sehari menghabiskan 100 set APD yang digunakan tenaga medis. “Kalau dulu saat bulan Agustus, September, Oktober itu kan lagi banyak-banyaknya yang terpapar. Sehari bisa 100 set. Kalau sekarang paling banyak 50 set saja. Karena penularannya sudah tidak seperti dulu. Ini dampak vaksin juga. Efektif memang, tersbukti hingga kini tidak ada nakes yang terkonfirmasi. Semoga terus seperti ini. Dan kami bersyukur ada bantuan APD yang disalurkan Undiksha dari Kemendikbud RI. Dan selama ini APD kami dapatkan dari sumbangan,” jelas Dokter Arya.

Sementara itu, Rektor Undiksha I Nyoman Jampel mengatakan, bantuan yang disalurkan tidak saja ke RSUD Bueleng. Namun sudah dilakukan sejak awal pandemi. “Selain APD juga ada sembako. Hal ini sejalan dengan konsep Tri Hita Karana yang diusung dalam visi Undiksha. Selain di RSUD Buleleng, bantuan serupa termasuk wastafel juga di salurkan ke Rumas Sakit di luar Kabupaten Buleleng. “Sesuai dengan misi Undiksha untuk menjadi universitas unggul berlandaskan Tri Hita Karana, kami menerapkan bagian ketiga, yakni pawongan-hubungan anatar manusia. Dalam hal ini kami membantu meringankan kebutuha APD yang diperlukan oleh para nakes di RSUD. Selama ini kan APD itu merupakan hal yang paling penting dan urgen dalam situasi seperti saat ini,” jelas Jampel.

Selain menyalurkan APD ke RSUD Buleleng, Undiksha juga telah menyalurkan bantuan ke RS Wangaya Denpasar serta instansi lainnya.


SINGARAJA, BALI EXPRESS – Kebutuhan Alat Pelindung Diri (APD) bagi tenaga medis merupakan salah satu prioritas pada situasi pandemi ini. APD ini digunakan oleh tenaga medis saat melakukan perawatan dan memberikan pelayanan bagi pasien. Untuk mendukung kebutuhan APD bagi tenaga medis, Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) Singaraja menyalurkan ratusan APD ke RSUD Buleleng, Seni (8/3). APD yang diberikan berupa 400 baju hazmat, 10 kotak masker bedah, 5 kotak alat tes swab dan 100 buah kacamata google. Ratusan APD itu berasal dari Kemendikbud Republik Indonesia.

Direktur RSUD Buleleng, Dokter Putu Arya Nugraha menyampaikan, kebutuhan akan APD di RSUD Buleleng saat ini sudah bisa ditanggulangi. Hal itu kemungkinan dampak dari vaksin yang diberikan kepada tenaga medis. Dokter Arya menyebut saat panemi Covid-19 tengah berada pada masa puncak, RSUD Buleleng dalam sehari menghabiskan 100 set APD yang digunakan tenaga medis. “Kalau dulu saat bulan Agustus, September, Oktober itu kan lagi banyak-banyaknya yang terpapar. Sehari bisa 100 set. Kalau sekarang paling banyak 50 set saja. Karena penularannya sudah tidak seperti dulu. Ini dampak vaksin juga. Efektif memang, tersbukti hingga kini tidak ada nakes yang terkonfirmasi. Semoga terus seperti ini. Dan kami bersyukur ada bantuan APD yang disalurkan Undiksha dari Kemendikbud RI. Dan selama ini APD kami dapatkan dari sumbangan,” jelas Dokter Arya.

Sementara itu, Rektor Undiksha I Nyoman Jampel mengatakan, bantuan yang disalurkan tidak saja ke RSUD Bueleng. Namun sudah dilakukan sejak awal pandemi. “Selain APD juga ada sembako. Hal ini sejalan dengan konsep Tri Hita Karana yang diusung dalam visi Undiksha. Selain di RSUD Buleleng, bantuan serupa termasuk wastafel juga di salurkan ke Rumas Sakit di luar Kabupaten Buleleng. “Sesuai dengan misi Undiksha untuk menjadi universitas unggul berlandaskan Tri Hita Karana, kami menerapkan bagian ketiga, yakni pawongan-hubungan anatar manusia. Dalam hal ini kami membantu meringankan kebutuha APD yang diperlukan oleh para nakes di RSUD. Selama ini kan APD itu merupakan hal yang paling penting dan urgen dalam situasi seperti saat ini,” jelas Jampel.

Selain menyalurkan APD ke RSUD Buleleng, Undiksha juga telah menyalurkan bantuan ke RS Wangaya Denpasar serta instansi lainnya.


Most Read

Artikel Terbaru

/