alexametrics
26.5 C
Denpasar
Friday, May 20, 2022

Batal Pesta Narkoba saat Nyepi, Simbe Dibekuk Setelah Pesan Ganja dari Medan

BADUNG, BALI EXPRESS – Rencana Agus Mahendra alias Simbe, 28, untuk berpesta narkoba jenis ganja di Hari Raya Nyepi buyar. Pasalnya, dia lebih dulu diringkus Polsek Mengwi di rumahnya, kawasan Banjar Denkayu Delodan, Desa Werdi Bhuwana, Mengwi, Badung, ketika menerima barang haram yang dipesan itu.

Menurut sumber petugas, penangkapan atas Simbe bermula dari Tim Opsnal Reskrim Polsek Mengwi mendapatkan informasi akan ada pengiriman paket ganja kering dari Medan, Sumatra Utara, melalui salah satu jasa paket pengiriman barang. “Paket itu akan diterima diterima atas nama Agus Mahendra,” tandas sumber, Selasa (8/3).

Sehingga tim langsung melakukan penyelidikan. Kemudian pada Senin (28/2), petugas kembali memperoleh informasi bahwa paket ganja yang dikirim sudah tiba di Bali. Untuk itu tim segera membuntuti keberadaan Simbe hari itu, bahkan dari wilayah Karangasem yang sempat dikunjungi.

Akhirnya pukul 20.30, pelaku berhasil diamankan di rumahnya, Banjar Denkayu Delodan. Tim lalu menggeledah area rumah dan mendapati sebuah toples kecil berisi ganja kering serta kertas linting yang ditaruh pada saku baju dalam lemari kamar. “Penangkapan dan penggeledahan juga turut diikuti Kelian Dinas Banjar Denkayu Delodan,” tambahnya.

Selain ganja dalam toples, ditemukan sebuah paket kardus yang dilakban warna coklat pada box plastik tempat penyimpanan baju anak dalam kamarnya. Saat kardus tersebut dibuka, isinya adalah sebuah tas kantong belanja warna jingga yang didalamnya terdapat kresek membungkus biji kopi dan daun ganja kering.

“Penambahan biji kopi ini disinyalir dari penyedia ganja untuk mengelabuhi jasa kiriman,” ujarnya. Sementara total ganja kering yang diamankan dari tangannya seberat 229 gram. Saat diinterogasi, pria berbadan gempal ini mengaku memesan paket ganja dalam kardus lewat pesan WhatsApp dari seseorang dari orang bernama Rian di Medan seharga Rp 4 juta.

Kemudian barang pembuat sakau ini tiba di rumahnya pada Senin (28/2) siang, dan langsung disimpan. Rencananya pada malam hari, paket tersebut akan dibagi kepada teman-temannya untuk digunakan pada Hari Raya Nyepi. Adapun temannya disebut berinisial IWDY alias K asal Banjar Delod Tangluk, Sukawati, Gianyar. Lalu AS diakuinya asal Puri Sukawati dan ALK asal Puri Bona, Gianyar.

“Pelaku sudah dua kali pesan ganja dari Medan, dia pakai sejak 2019 untuk obat menenangkan pikiran dan sering pakai di rumah bareng teman-teman setiap ada konser musik regae,” ucap sumber yang enggan disebut namanya itu. Sedangkan ganja kering dalam toples kecil diberikan oleh teman berinisial MD dari Jakarta dan sebelumnya sempat ia konsumsi.

Ternyata sebelum memesan dari Medan, Simbe juga sering memgambil tempelan ganja kering di wilayah Nusa Dua. Dikonfirmasi terpisah mengenai penangkapan Simbe, Kapolsek Mengwi Kompol Nyoman Darsana membenarkan. “Saat ini kasusnya masih didalami,” jawabnya.

 






Reporter: I Gede Paramasutha

BADUNG, BALI EXPRESS – Rencana Agus Mahendra alias Simbe, 28, untuk berpesta narkoba jenis ganja di Hari Raya Nyepi buyar. Pasalnya, dia lebih dulu diringkus Polsek Mengwi di rumahnya, kawasan Banjar Denkayu Delodan, Desa Werdi Bhuwana, Mengwi, Badung, ketika menerima barang haram yang dipesan itu.

Menurut sumber petugas, penangkapan atas Simbe bermula dari Tim Opsnal Reskrim Polsek Mengwi mendapatkan informasi akan ada pengiriman paket ganja kering dari Medan, Sumatra Utara, melalui salah satu jasa paket pengiriman barang. “Paket itu akan diterima diterima atas nama Agus Mahendra,” tandas sumber, Selasa (8/3).

Sehingga tim langsung melakukan penyelidikan. Kemudian pada Senin (28/2), petugas kembali memperoleh informasi bahwa paket ganja yang dikirim sudah tiba di Bali. Untuk itu tim segera membuntuti keberadaan Simbe hari itu, bahkan dari wilayah Karangasem yang sempat dikunjungi.

Akhirnya pukul 20.30, pelaku berhasil diamankan di rumahnya, Banjar Denkayu Delodan. Tim lalu menggeledah area rumah dan mendapati sebuah toples kecil berisi ganja kering serta kertas linting yang ditaruh pada saku baju dalam lemari kamar. “Penangkapan dan penggeledahan juga turut diikuti Kelian Dinas Banjar Denkayu Delodan,” tambahnya.

Selain ganja dalam toples, ditemukan sebuah paket kardus yang dilakban warna coklat pada box plastik tempat penyimpanan baju anak dalam kamarnya. Saat kardus tersebut dibuka, isinya adalah sebuah tas kantong belanja warna jingga yang didalamnya terdapat kresek membungkus biji kopi dan daun ganja kering.

“Penambahan biji kopi ini disinyalir dari penyedia ganja untuk mengelabuhi jasa kiriman,” ujarnya. Sementara total ganja kering yang diamankan dari tangannya seberat 229 gram. Saat diinterogasi, pria berbadan gempal ini mengaku memesan paket ganja dalam kardus lewat pesan WhatsApp dari seseorang dari orang bernama Rian di Medan seharga Rp 4 juta.

Kemudian barang pembuat sakau ini tiba di rumahnya pada Senin (28/2) siang, dan langsung disimpan. Rencananya pada malam hari, paket tersebut akan dibagi kepada teman-temannya untuk digunakan pada Hari Raya Nyepi. Adapun temannya disebut berinisial IWDY alias K asal Banjar Delod Tangluk, Sukawati, Gianyar. Lalu AS diakuinya asal Puri Sukawati dan ALK asal Puri Bona, Gianyar.

“Pelaku sudah dua kali pesan ganja dari Medan, dia pakai sejak 2019 untuk obat menenangkan pikiran dan sering pakai di rumah bareng teman-teman setiap ada konser musik regae,” ucap sumber yang enggan disebut namanya itu. Sedangkan ganja kering dalam toples kecil diberikan oleh teman berinisial MD dari Jakarta dan sebelumnya sempat ia konsumsi.

Ternyata sebelum memesan dari Medan, Simbe juga sering memgambil tempelan ganja kering di wilayah Nusa Dua. Dikonfirmasi terpisah mengenai penangkapan Simbe, Kapolsek Mengwi Kompol Nyoman Darsana membenarkan. “Saat ini kasusnya masih didalami,” jawabnya.

 






Reporter: I Gede Paramasutha

Most Read

Artikel Terbaru

/