alexametrics
29.8 C
Denpasar
Thursday, May 19, 2022

Perjalanan Domestik Bebas Antigen dan PCR, Bandara Ngurah Rai Tunggu Regulasi

BADUNG, BALI EXPRESS – Terbaru, pemerintah melalui Koordinator PPKM Jawa-Bali, Luhut Binsar Pandjaitan menghapus pemberlakuan tes antigen dan PCR sebagai syarat perjalanan transportasi darat, laut, dan udara bagi pelaku perjalanan domestik. Hal ini disampaikannya dalam konferensi pers PPKM secara virtual, Senin (7/3). Menurutnya, kebijakan ini dibuat dalam rangka transisi menuju aktivitas normal.

 

Menanggapi hal ini, Stakeholder Relation Manager Angkasa Pura I Bandar Udara (Bandara) Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, Taufan Yudhistira mengatakan, pihaknya sangat mendukung rencana pemberlakuan persyaratan tersebut. Ini karena tentunya dapat meningkatkan trafik baik penumpang maupun pesawat. Kendati demikian, untuk penerapannya di lapangan, pihaknya masih menunggu Surat Edaran (SE) yang mengesahkan aturan tersebut. “Dalam pelaksanaannya tentu kami masih menunggu regulasi yang akan dikeluarkan oleh instansi terkait,” katanya saat dikonfirmasi Selasa (8/3).

 

Sementara dari keterangan Kementerian Perhubungan yang diterima Bali Express (Jawa Pos Group), seperti yang telah disebutkan, hal tersebut akan dituangkan terlebih dulu dalam Surat Edaran Kementerian dan Lembaga terkait, sebelum diterapkan di lapangan.

 

Hingga saat ini, terkait syarat perjalanan dalam negeri dan internasional, Kementerian Perhubungan selalu merujuk pada Surat Edaran Satgas Penanganan Covid 19. Adapun aturan yang berlaku sampai saat ini masih merujuk pada SE Satgas Nomor 22 tahun 2021.

 

Kementerian Perhubungan akan melakukan penyesuaian segera setelah Satgas Covid 19 melakukan revisi terhadap ketentuan yang ada. Serta kemudian segera mengumumkan kepada masyarakat luas.

 

Untuk syarat yang berlaku pada penerbangan saat ini, Taufan mengungkapkan, masih menggunakan aturan sebelumnya. Yakni penggunaan hasil negatif Covid-19 tes antigen dan PCR. “Ya (masih berlaku SE sebelumnya). Masih diwajibkan menggunakan Hasil Negatif Covid-19 baik itu Antigen maupun RT-PCR tergantung dengan dosis vaksin yang telah diterima,” jelasnya.(ika)






Reporter: Rika Riyanti

BADUNG, BALI EXPRESS – Terbaru, pemerintah melalui Koordinator PPKM Jawa-Bali, Luhut Binsar Pandjaitan menghapus pemberlakuan tes antigen dan PCR sebagai syarat perjalanan transportasi darat, laut, dan udara bagi pelaku perjalanan domestik. Hal ini disampaikannya dalam konferensi pers PPKM secara virtual, Senin (7/3). Menurutnya, kebijakan ini dibuat dalam rangka transisi menuju aktivitas normal.

 

Menanggapi hal ini, Stakeholder Relation Manager Angkasa Pura I Bandar Udara (Bandara) Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, Taufan Yudhistira mengatakan, pihaknya sangat mendukung rencana pemberlakuan persyaratan tersebut. Ini karena tentunya dapat meningkatkan trafik baik penumpang maupun pesawat. Kendati demikian, untuk penerapannya di lapangan, pihaknya masih menunggu Surat Edaran (SE) yang mengesahkan aturan tersebut. “Dalam pelaksanaannya tentu kami masih menunggu regulasi yang akan dikeluarkan oleh instansi terkait,” katanya saat dikonfirmasi Selasa (8/3).

 

Sementara dari keterangan Kementerian Perhubungan yang diterima Bali Express (Jawa Pos Group), seperti yang telah disebutkan, hal tersebut akan dituangkan terlebih dulu dalam Surat Edaran Kementerian dan Lembaga terkait, sebelum diterapkan di lapangan.

 

Hingga saat ini, terkait syarat perjalanan dalam negeri dan internasional, Kementerian Perhubungan selalu merujuk pada Surat Edaran Satgas Penanganan Covid 19. Adapun aturan yang berlaku sampai saat ini masih merujuk pada SE Satgas Nomor 22 tahun 2021.

 

Kementerian Perhubungan akan melakukan penyesuaian segera setelah Satgas Covid 19 melakukan revisi terhadap ketentuan yang ada. Serta kemudian segera mengumumkan kepada masyarakat luas.

 

Untuk syarat yang berlaku pada penerbangan saat ini, Taufan mengungkapkan, masih menggunakan aturan sebelumnya. Yakni penggunaan hasil negatif Covid-19 tes antigen dan PCR. “Ya (masih berlaku SE sebelumnya). Masih diwajibkan menggunakan Hasil Negatif Covid-19 baik itu Antigen maupun RT-PCR tergantung dengan dosis vaksin yang telah diterima,” jelasnya.(ika)






Reporter: Rika Riyanti

Most Read

Artikel Terbaru

/