alexametrics
25.4 C
Denpasar
Monday, May 16, 2022

Sambil Menunggu Hasil Test Kejiwaannya, DAT Dititipkan di Dinsos Tabanan

DENPASAR, BALI EXPRESS- DAT, Wanita 19 tahun asal Tabanan yang sempat menghebohkan jagad sosial media karena aksi bohonganya yang mengaku sebagai korban penculikan dan percobaan pemerkosaan hingga Minggu (8/5) belum di tahan.

Kapolres Tabanan AKBP Ranefli Dian Candra, S.I.K., M.H, ketika dikonfirmasi Minggu (8/5) menyebutkan untuk sementara DAT ditempatkan di Shelter rumah Aman Milik Dinsos Kabupaten Tabanan. “DAT tidak ditahan, dia ditempatkan di Shelter rumah Aman Milik Dinsos Kabupaten Tabanan sambil menunggu hasil test psikologinya keluar,” jelasnya.

Ketika ditanya mengenai apakah ada kemungkinan DAT akan dijadikan tersangka atas kasus tersangka dan dijerat pasal 242 KUHP (Kitab Undang-Undang Hukum Pidana) pada saksi yang memberikan keterangan palsu, Kapolres Ranefli menyatakan belum bisa memberikan kepastian.

“Untuk hal itu, kami akan melakukan gelar pekara terlebih dahulu, jadi kalau hasil test kejiwaannya sudah keluar, maka kami akan langsung gelarkan pekaranya, untuk saat ini kami masih menunggu,” tegasnya.

Lantas bagaimana dengan teman kencan DAT yang dikenalnya di akun media sosial, facebook? Ranefli menjelaskan teman kencannya ini juga sudah diperiksa sebagai saksi. “Iya sudah diperiksa sebagai saksi, teman kencannya ini juga mengakui jika DAT pergi bersamanya, dan dia juga tidak ditahan,” lanjutnya.

Terkait keikutsertaan mertua DAT yang menyarankan untuk mengarang cerita penculikan dan membantu mengikat DAT, dari hasil pemeriksaan Renefli menyebutkan jika mertuanya mengakui perbuatannya tersebut dan saran tersebut diberikan secara spontan.

“Dari pengakuan mertuanya, katanya dia spontan menyarankn untuk mengarang cerita itu dan membantu mengikat DAT, tali sapinya tidak dipersiapkan, karena memang sudah ada. Ini karena mertua DAT memang memelihara sapi dan kejadiannya juga tidak jauh dari kandang sapi milik mertua DAT,” tambahnya.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, DAT, wanita 19 tahun asal Tabanan ini ditemukan di area tegalan Beji Puseh, Desa Nyitdah Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan pada Senin (2/5), dalam keadaan tangan dan kakinya terikat serta mulut disumpal kain putih, ini ternyata mengarang cerita jika dirinya adalah korban penculikan dan percobaan pemerkosaan. Cerita yang sebenarnya adalah, DAT takut pulang dan dimarahi suaminya karena pergi sampai dini hari bersama dengan lelaki yang dikenalnya di facebook.






Reporter: IGA Kusuma Yoni

DENPASAR, BALI EXPRESS- DAT, Wanita 19 tahun asal Tabanan yang sempat menghebohkan jagad sosial media karena aksi bohonganya yang mengaku sebagai korban penculikan dan percobaan pemerkosaan hingga Minggu (8/5) belum di tahan.

Kapolres Tabanan AKBP Ranefli Dian Candra, S.I.K., M.H, ketika dikonfirmasi Minggu (8/5) menyebutkan untuk sementara DAT ditempatkan di Shelter rumah Aman Milik Dinsos Kabupaten Tabanan. “DAT tidak ditahan, dia ditempatkan di Shelter rumah Aman Milik Dinsos Kabupaten Tabanan sambil menunggu hasil test psikologinya keluar,” jelasnya.

Ketika ditanya mengenai apakah ada kemungkinan DAT akan dijadikan tersangka atas kasus tersangka dan dijerat pasal 242 KUHP (Kitab Undang-Undang Hukum Pidana) pada saksi yang memberikan keterangan palsu, Kapolres Ranefli menyatakan belum bisa memberikan kepastian.

“Untuk hal itu, kami akan melakukan gelar pekara terlebih dahulu, jadi kalau hasil test kejiwaannya sudah keluar, maka kami akan langsung gelarkan pekaranya, untuk saat ini kami masih menunggu,” tegasnya.

Lantas bagaimana dengan teman kencan DAT yang dikenalnya di akun media sosial, facebook? Ranefli menjelaskan teman kencannya ini juga sudah diperiksa sebagai saksi. “Iya sudah diperiksa sebagai saksi, teman kencannya ini juga mengakui jika DAT pergi bersamanya, dan dia juga tidak ditahan,” lanjutnya.

Terkait keikutsertaan mertua DAT yang menyarankan untuk mengarang cerita penculikan dan membantu mengikat DAT, dari hasil pemeriksaan Renefli menyebutkan jika mertuanya mengakui perbuatannya tersebut dan saran tersebut diberikan secara spontan.

“Dari pengakuan mertuanya, katanya dia spontan menyarankn untuk mengarang cerita itu dan membantu mengikat DAT, tali sapinya tidak dipersiapkan, karena memang sudah ada. Ini karena mertua DAT memang memelihara sapi dan kejadiannya juga tidak jauh dari kandang sapi milik mertua DAT,” tambahnya.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, DAT, wanita 19 tahun asal Tabanan ini ditemukan di area tegalan Beji Puseh, Desa Nyitdah Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan pada Senin (2/5), dalam keadaan tangan dan kakinya terikat serta mulut disumpal kain putih, ini ternyata mengarang cerita jika dirinya adalah korban penculikan dan percobaan pemerkosaan. Cerita yang sebenarnya adalah, DAT takut pulang dan dimarahi suaminya karena pergi sampai dini hari bersama dengan lelaki yang dikenalnya di facebook.






Reporter: IGA Kusuma Yoni

Most Read

Artikel Terbaru

/