alexametrics
30.4 C
Denpasar
Saturday, May 21, 2022

Bandara Ngurah Rai Bentuk Satgas Penertiban Layangan

BADUNG, BALI EXPRESS – Polsek Kawasan Bandara Ngurah Rai bersama pemangku kepentingan di bandara internasional tersebut menyoroti musim layangan yang masih berlangsung di Bali. Potensi layangan akan mengganggu arus transportasi udara mulai dipetakan.

Kapolsek Bandara Kompol Agung Budiarto yang ditunjuk sebagai Kepala Satuan Tugas (Kasatgas) cepat tanggap penertiban layangan di sekitar Bandara mengungkapkan bahwa penertiban layang-layang sudah bersifat mendesak. “Penertiban ini sudah sangat penting dan mendesak, mengingat sudah mengkhawatirkan karena mengancam keselamatan penerbangan,” jelas Kompol Agung, Rabu (8/7).

Untuk mengatasi hal tersebut, dalam rapat yang digelar bersama Otoritas Bandara Wilayah IV, POM TNI AU I Gusti Ngurah Rai, PT Angkasa Pura, Airnav Indonesia, Avsec Angkasa Pura serta komponen lainnya, diputuskan untuk menindak masyarakat yang tidak mengindahkan imbauan petugas. “Kami akan menindak masyarakat yang tidak mengindahkan imbauan untuk tidak menaikkan layang-layang di jalur penerbangan dan sekitarnya yang dapat mengganggu penerbangan,” bebernya.

Walaupun akan mengambil tindakan tegas, Kompol Agung Budiarto menekankan akan melakukan sosialisasi terlebih dahulu kepada masyarakat untuk memberi pemahaman kepada masyarakat. “Kami akan melakukan pendekatan kearifan lokal melalui tokoh masyarakat ataupun tokoh adat, pecalang untuk melakukan imbauan kepada warga,” tambahnya lagi.

Sebelumnya pihak Polda Bali juga meminta desa adat turun tangan menertibkan masyarakat yang masih membandel bermain layangan di sembarang tempat. Kasubdit IV Keamanan dan Keselamatan Polda Bali AKBP I Nyoman Sukasena menerangkan, pihaknya meminta kepada masyarakat untuk tidak sembarang bermain layangan. “Kami juga meminta desa adat untuk turun tangan menertibkan warganya agar tidak bermain layangan sembarangan,” jelasnya.

Layangan memang masih menjadi momok bagi pengguna jalan, bahkan pernah memakan korban jiwa di Jalan Raya Sesetan, Denpasar. Kejadian terdekat pada Senin (6/7) terjadi dua kecelakaan akibat benang layang-layang yang membentang di Jalan. Kecelakaan pertama terjadi di Jalan Raya Sunset Road, dan di Jalan Raya Kapal Mengwi.


BADUNG, BALI EXPRESS – Polsek Kawasan Bandara Ngurah Rai bersama pemangku kepentingan di bandara internasional tersebut menyoroti musim layangan yang masih berlangsung di Bali. Potensi layangan akan mengganggu arus transportasi udara mulai dipetakan.

Kapolsek Bandara Kompol Agung Budiarto yang ditunjuk sebagai Kepala Satuan Tugas (Kasatgas) cepat tanggap penertiban layangan di sekitar Bandara mengungkapkan bahwa penertiban layang-layang sudah bersifat mendesak. “Penertiban ini sudah sangat penting dan mendesak, mengingat sudah mengkhawatirkan karena mengancam keselamatan penerbangan,” jelas Kompol Agung, Rabu (8/7).

Untuk mengatasi hal tersebut, dalam rapat yang digelar bersama Otoritas Bandara Wilayah IV, POM TNI AU I Gusti Ngurah Rai, PT Angkasa Pura, Airnav Indonesia, Avsec Angkasa Pura serta komponen lainnya, diputuskan untuk menindak masyarakat yang tidak mengindahkan imbauan petugas. “Kami akan menindak masyarakat yang tidak mengindahkan imbauan untuk tidak menaikkan layang-layang di jalur penerbangan dan sekitarnya yang dapat mengganggu penerbangan,” bebernya.

Walaupun akan mengambil tindakan tegas, Kompol Agung Budiarto menekankan akan melakukan sosialisasi terlebih dahulu kepada masyarakat untuk memberi pemahaman kepada masyarakat. “Kami akan melakukan pendekatan kearifan lokal melalui tokoh masyarakat ataupun tokoh adat, pecalang untuk melakukan imbauan kepada warga,” tambahnya lagi.

Sebelumnya pihak Polda Bali juga meminta desa adat turun tangan menertibkan masyarakat yang masih membandel bermain layangan di sembarang tempat. Kasubdit IV Keamanan dan Keselamatan Polda Bali AKBP I Nyoman Sukasena menerangkan, pihaknya meminta kepada masyarakat untuk tidak sembarang bermain layangan. “Kami juga meminta desa adat untuk turun tangan menertibkan warganya agar tidak bermain layangan sembarangan,” jelasnya.

Layangan memang masih menjadi momok bagi pengguna jalan, bahkan pernah memakan korban jiwa di Jalan Raya Sesetan, Denpasar. Kejadian terdekat pada Senin (6/7) terjadi dua kecelakaan akibat benang layang-layang yang membentang di Jalan. Kecelakaan pertama terjadi di Jalan Raya Sunset Road, dan di Jalan Raya Kapal Mengwi.


Most Read

Artikel Terbaru

/