alexametrics
24.8 C
Denpasar
Friday, May 27, 2022

Percepat Cakupan Vaksinasi Anak, Pemkot Gandeng Kejari Denpasar

DENPASAR, BALI EXPRESS – Dalam rangka memperingati Hari Bhakti Adhyaksa ke-61 Kejaksaan Negeri (Kejari) Denpasar bersama Pemerintah Kota Denpasar melaksanakan Vaksinasi Covid-19 bagi siswa umur 12 – 17 tahun. 

Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara dan Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Denpasar, bersama meninjau pelaksanaan vaksinasi, Selasa (7/7) di SMPN 2 Denpasar.

Hadir pula saat peninjauan vaksinasi, Kepala Kejaksaan Negeri Denpasar Yuliana Sagala, Ketua Pengadilan Negeri Denpasar Dr. H. Sobandi, Komandan Kodim 1611/Badung, Kolonel Inf I Made Alit Yudana, dan Kapolresta Denpasar Kombes Pol Jansen Avitus Panjaitan. 

Tampak pula mendampingi, Pj. Sekda Kota Denpasar, I Made Toya, Plt Kadisdikpora Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya, Kadiskes Kota Denpasar, Luh Putu Sri Armini, Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan, Dewa Gede Rai, Camat Denpasar Utara, I Nyoman Lodra, serta Kepala Sekolah SMPN 2 Denpasar, Gusti Agung Ayu Made Seniwati.

Kepala Kejaksaan Negeri Denpasar, Yuliana Sagala mengatakan kegiatan ini dilaksanakan dalam memperingati Hari Bhakti Adhyaksa ke-61 serta mendukung percepatan vaksinasi bagi anak usia 12-17 tahun, khususnya yang ada di SMPN 2 Denpasar.

“Terimakasih kepada Pemerintah Kota Denpasar karena telah memfasilitasi kegiatan vaksinasi bagi anak usia 12 – 17 tahun, kedepan bersama Forkopimda Denpasar dapat mendukung percepatan cakupan vaksinasi di Kota Denpasar, dalam upaya menekan penularan Covid-19 di Kota Denpasar khususnya,” ujar Yuliana Sagala.

Walikota Jaya Negara menyampaikan pelaksanaan vaksinasi ini merupakan sinergi dengan Kajari Denpasar serta sebagai tindak lanjut dari arahan pemerintah pusat terkait dengan tingginya penularan Covid-19 pada anak-anak. 

Hal ini bertujuan untuk mencegah terkena atau mengalami gejala Covid-19 berat, menghentikan penyebaran Covid-19, menghindari penyakit saat dewasa, membantu melindungi generasi selanjutnya, serta melindungi orang lain dan mempercepat herd immunity. Di samping itu pula, melihat pentingnya manfaat, vaksinasi pada anak usia 12-17 tahun.

Jaya Negara mengatakan, sebanyak 67 ribu lebih anak di Denpasar menjadi target sasaran pelaksanaan vaksinasi ini, menggunakan jenis vaksin Sinovac sebanyak 0,5 ml dengan jarak atau interval minimal 28 hari. Pelaksanaanya pun akan digelar dengan berbasis sekolah.

“Untuk mencapai target sasaran tersebut, Pemerintah Kota Denpasar akan melaksanakan jemput bola di setiap sekolah di Kota Denpasar,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut Jaya Negara bersama Forkopimda Denpasar secara simbolis juga menyerahkan kartu vaksinasi kepada siswa SMPN 2 Denpasar yang telah divaksinasi.

Sementara Kepala Sekolah SMPN 2 Denpasar, Gusti Agung Ayu Made Seniwati menyampaikan untuk pelaksanaan vaksinasi ditargetkan 1.390 orang siswa. “Hari ini melibatkan siswa dari kelas 8 dengan jumlah siawa 521 orang yang dilaksanakan 4 sesi untuk meminimalisasi agar tidak terjadi kerumunan. Hari berikutnya menghadirkan 465 orang siswa kelas 9 untuk vaksinasi, sedangkang kelas 7 sebanyak 400 orang siswa yang sudah berusia 12-17 tahun,” ujarnya.


DENPASAR, BALI EXPRESS – Dalam rangka memperingati Hari Bhakti Adhyaksa ke-61 Kejaksaan Negeri (Kejari) Denpasar bersama Pemerintah Kota Denpasar melaksanakan Vaksinasi Covid-19 bagi siswa umur 12 – 17 tahun. 

Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara dan Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Denpasar, bersama meninjau pelaksanaan vaksinasi, Selasa (7/7) di SMPN 2 Denpasar.

Hadir pula saat peninjauan vaksinasi, Kepala Kejaksaan Negeri Denpasar Yuliana Sagala, Ketua Pengadilan Negeri Denpasar Dr. H. Sobandi, Komandan Kodim 1611/Badung, Kolonel Inf I Made Alit Yudana, dan Kapolresta Denpasar Kombes Pol Jansen Avitus Panjaitan. 

Tampak pula mendampingi, Pj. Sekda Kota Denpasar, I Made Toya, Plt Kadisdikpora Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya, Kadiskes Kota Denpasar, Luh Putu Sri Armini, Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan, Dewa Gede Rai, Camat Denpasar Utara, I Nyoman Lodra, serta Kepala Sekolah SMPN 2 Denpasar, Gusti Agung Ayu Made Seniwati.

Kepala Kejaksaan Negeri Denpasar, Yuliana Sagala mengatakan kegiatan ini dilaksanakan dalam memperingati Hari Bhakti Adhyaksa ke-61 serta mendukung percepatan vaksinasi bagi anak usia 12-17 tahun, khususnya yang ada di SMPN 2 Denpasar.

“Terimakasih kepada Pemerintah Kota Denpasar karena telah memfasilitasi kegiatan vaksinasi bagi anak usia 12 – 17 tahun, kedepan bersama Forkopimda Denpasar dapat mendukung percepatan cakupan vaksinasi di Kota Denpasar, dalam upaya menekan penularan Covid-19 di Kota Denpasar khususnya,” ujar Yuliana Sagala.

Walikota Jaya Negara menyampaikan pelaksanaan vaksinasi ini merupakan sinergi dengan Kajari Denpasar serta sebagai tindak lanjut dari arahan pemerintah pusat terkait dengan tingginya penularan Covid-19 pada anak-anak. 

Hal ini bertujuan untuk mencegah terkena atau mengalami gejala Covid-19 berat, menghentikan penyebaran Covid-19, menghindari penyakit saat dewasa, membantu melindungi generasi selanjutnya, serta melindungi orang lain dan mempercepat herd immunity. Di samping itu pula, melihat pentingnya manfaat, vaksinasi pada anak usia 12-17 tahun.

Jaya Negara mengatakan, sebanyak 67 ribu lebih anak di Denpasar menjadi target sasaran pelaksanaan vaksinasi ini, menggunakan jenis vaksin Sinovac sebanyak 0,5 ml dengan jarak atau interval minimal 28 hari. Pelaksanaanya pun akan digelar dengan berbasis sekolah.

“Untuk mencapai target sasaran tersebut, Pemerintah Kota Denpasar akan melaksanakan jemput bola di setiap sekolah di Kota Denpasar,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut Jaya Negara bersama Forkopimda Denpasar secara simbolis juga menyerahkan kartu vaksinasi kepada siswa SMPN 2 Denpasar yang telah divaksinasi.

Sementara Kepala Sekolah SMPN 2 Denpasar, Gusti Agung Ayu Made Seniwati menyampaikan untuk pelaksanaan vaksinasi ditargetkan 1.390 orang siswa. “Hari ini melibatkan siswa dari kelas 8 dengan jumlah siawa 521 orang yang dilaksanakan 4 sesi untuk meminimalisasi agar tidak terjadi kerumunan. Hari berikutnya menghadirkan 465 orang siswa kelas 9 untuk vaksinasi, sedangkang kelas 7 sebanyak 400 orang siswa yang sudah berusia 12-17 tahun,” ujarnya.


Most Read

Artikel Terbaru

/