alexametrics
26.8 C
Denpasar
Thursday, May 26, 2022

ASN Positif, 37 Staf dan Kepala OPD di Tabanan Jalani Tes Swab

TABANAN, BALI EXPRESS – Total ada 37 orang terdiri dari staf dan Kepala OPD di lingkungan Pemkab Tabanan, yang sempat kontak langsung dengan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Tabanan yang terkonfirmasi positif Covid-19, menjalani tes swab di UPTD RS Nyitdah, Kediri, Tabanan, Selasa (8/9).  

Kepala Dinas Kesehatan Tabanan, dr. I Nyoman Suratmika, mengatakan, 37 orang yang menjalani tes swab terdiri dari Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan staf di lingkungan Pemkab Tabanan.

“Awalnya ada 62 yang mendaftar, tetapi ada yang batal menjalani tes swab karena merasa tidak sempat kontak. Yang belum mengikuti, dilaksanakan menyusul,” ujarnya.

Bagi yang yang sudah melakukan tes swab tinggal menunggu hasilnya. Menurutnya, yang mengikuti tes swab di UPTD RS Nyitdah khusus hasil tracking di lingkungan kantor, sedangkan untuk keluarga tracking dilakukan Puskesmas terdekat.

Atas kondisi tersebut, Tabanan pun berubah status dari Zona Kuning ke Zona Merah. Perubahan status sesuai dengan penilaian Gugus Tugas pusat mulai akhir Agustus 2010. “Perubahan status terjadi seiring dengan bertambahnya kasus,” imbuhnya.

Maka dari itu, pihaknya meminta kepada seluruh masyarakat agar tetap waspada terhadap virus Covid-19. Seluruh masyarakat diimbau ikuti protokol kesehatan dengan baik. Dan, bagi pemerintah akan terus melakukan sidak agar masyarakat menjadi disiplin.

Di samping itu, pada hari yang sama di Tabanan terjadi penambahan kasus positif Covid-19 sebanyak 3 orang. Terdiri dari seorang bidan berusia 28 tahun asal Desa Sudimara, Kecamatan Tabanan.

Kemudian laki-laki usia 50 tahun asal Desa Lalanglinggah, Kecamatan Selemadeg Barat. Yang bersangkutan mengeluhkan panas dan batuk dan menjalani isolasi di rumah sakis swasta di Tabanan.

Serta seorang ibu rumah tangga usia 61 tahun asal Desa Tangguntiti, Kecamatan Selemadeg Timur. Pasien mengeluhkan panas dan batuk, dan sudah menjalani isolasi mandiri di RS Swasta.

Selain ada tambahan kasus, juga ada 3 pasien yang dinyatakan sembuh. Pasien sembuh dua orang perempuan dan 1 orang laki-laki. Dua dari mereka menjalani isolasi mandiri dan 1 pasien menjalani perawatan di BRSU Tabanan.

Sementara itu, berdasarkan pantuan di lapangan, aktivitas di lingkungan Pemkab Tabanan nampak normal, sejumlah pegawai nampak tetap bekerja, sesuai tupoksi masing-masing, meskipun adanya ASN yang positif Covid-19. 


TABANAN, BALI EXPRESS – Total ada 37 orang terdiri dari staf dan Kepala OPD di lingkungan Pemkab Tabanan, yang sempat kontak langsung dengan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Tabanan yang terkonfirmasi positif Covid-19, menjalani tes swab di UPTD RS Nyitdah, Kediri, Tabanan, Selasa (8/9).  

Kepala Dinas Kesehatan Tabanan, dr. I Nyoman Suratmika, mengatakan, 37 orang yang menjalani tes swab terdiri dari Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan staf di lingkungan Pemkab Tabanan.

“Awalnya ada 62 yang mendaftar, tetapi ada yang batal menjalani tes swab karena merasa tidak sempat kontak. Yang belum mengikuti, dilaksanakan menyusul,” ujarnya.

Bagi yang yang sudah melakukan tes swab tinggal menunggu hasilnya. Menurutnya, yang mengikuti tes swab di UPTD RS Nyitdah khusus hasil tracking di lingkungan kantor, sedangkan untuk keluarga tracking dilakukan Puskesmas terdekat.

Atas kondisi tersebut, Tabanan pun berubah status dari Zona Kuning ke Zona Merah. Perubahan status sesuai dengan penilaian Gugus Tugas pusat mulai akhir Agustus 2010. “Perubahan status terjadi seiring dengan bertambahnya kasus,” imbuhnya.

Maka dari itu, pihaknya meminta kepada seluruh masyarakat agar tetap waspada terhadap virus Covid-19. Seluruh masyarakat diimbau ikuti protokol kesehatan dengan baik. Dan, bagi pemerintah akan terus melakukan sidak agar masyarakat menjadi disiplin.

Di samping itu, pada hari yang sama di Tabanan terjadi penambahan kasus positif Covid-19 sebanyak 3 orang. Terdiri dari seorang bidan berusia 28 tahun asal Desa Sudimara, Kecamatan Tabanan.

Kemudian laki-laki usia 50 tahun asal Desa Lalanglinggah, Kecamatan Selemadeg Barat. Yang bersangkutan mengeluhkan panas dan batuk dan menjalani isolasi di rumah sakis swasta di Tabanan.

Serta seorang ibu rumah tangga usia 61 tahun asal Desa Tangguntiti, Kecamatan Selemadeg Timur. Pasien mengeluhkan panas dan batuk, dan sudah menjalani isolasi mandiri di RS Swasta.

Selain ada tambahan kasus, juga ada 3 pasien yang dinyatakan sembuh. Pasien sembuh dua orang perempuan dan 1 orang laki-laki. Dua dari mereka menjalani isolasi mandiri dan 1 pasien menjalani perawatan di BRSU Tabanan.

Sementara itu, berdasarkan pantuan di lapangan, aktivitas di lingkungan Pemkab Tabanan nampak normal, sejumlah pegawai nampak tetap bekerja, sesuai tupoksi masing-masing, meskipun adanya ASN yang positif Covid-19. 


Most Read

Artikel Terbaru

/