alexametrics
26.5 C
Denpasar
Friday, August 19, 2022

Pohon Randu Tumbang Timpa Pos Parkir Pantai Kedungu

BALI EXPRESS, TABANAN –  Bangunan pos parkir Pantai Kedungu, Desa Belalang, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, hancur ditimpa pohon Randu yang tumbang  Rabu (7/11) kemarin. Sebuah sepeda motor Yamaha Mio juga ikut tingsek.

 

Tumbangnya pohon itu karena hujan deras turun. Bangunan pos parkir tersebut baru dibangun enam bulan lalu. Berdasarkan informasi dari penjaga parkir, I Nengah Karpa, pohon tersebut tumbang sekitar pukul 10.00 Wita. Ketika itu di pos parkir ada sekitar 15 orang termasuk dirinya yang berteduh karena sedang turun hujan.

Saat sedang asik mengobrol tiba-tiba salah satu warga, I Wayan Budi yang duduk paling pojok utara melihat pohon mulai miring hendak tumbang. Seketika itu ia berteriak meminta semua orang berlari. “Untung Wayan Budi ini melihat dan berteriak menyuruh kami semua lari,” ungkapnya.

Baca Juga :  Kunjungan Turis Tiongkok ke DTW Ulun Danu Beratan Anjlok

Celakanya, Budi yang merupakan warga Banjar Batugaing, Desa Beraban, Tabanan ini duduknya diatas teras dan paling pojok, sehingga sedikit susah berlari. Akibatnya kaki kanan Budi terkena dahan pohon hingga terpental kebawah. “Masih untung luka ringan, dan masih bisa berjalan. Tetapi tadi warga kami yang mengajak pulang dengan mobil,” paparnya.
Disamping itu, pohon tumbang juga menimpa satu motor Yamaha Mio DK 5367 HF milik buruh proyek yang ikut berteduh. Padahal saat itu ada sekitar 7 motor yang terparkir berjejer ketika pohon akan tumbang, namun dengan cepat pemilik memindahkan. 

Sementara itu Bendesa Adat Belalang, I Made Sirna yang turut mengecek ke lapangan mengungkapkan, pohon tumbang jenis Randu tersebut sudah berumur 37 tahun. Pohon tersebut berdiameter sampai 3 meter dengan panjang sekitar 15 meter. “Pohon tua ini tetapi syukur tidak sampai menimbulkan korban jiwa,” tegasnya.

Baca Juga :  Truk Tronton Tabrak Truk Colt Diesel di Samsam

Mengingat bangunan pos parkir yang tertimpa pohon baru dibangun 6 bulan lalu, pihaknya pun menafsir kerugian yang dialami mencapai Rp 45 juta. Sebab meski hancur dibagian timur, peristiwa itu menimbulkan retak dibagian samping sehingga harus dibangun total. “Ini harua membangun total lagi, dan peristiwa ini akan kami sampaikan ke desa,” tandasnya.
Sedangkan dari pantauan dilapangan, nampak petugas TRC BPBD Tabanan sekitar 10 orang sedang mengevakuasi pohon tersebut dengan mesin pemotong kayu.


BALI EXPRESS, TABANAN –  Bangunan pos parkir Pantai Kedungu, Desa Belalang, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, hancur ditimpa pohon Randu yang tumbang  Rabu (7/11) kemarin. Sebuah sepeda motor Yamaha Mio juga ikut tingsek.

 

Tumbangnya pohon itu karena hujan deras turun. Bangunan pos parkir tersebut baru dibangun enam bulan lalu. Berdasarkan informasi dari penjaga parkir, I Nengah Karpa, pohon tersebut tumbang sekitar pukul 10.00 Wita. Ketika itu di pos parkir ada sekitar 15 orang termasuk dirinya yang berteduh karena sedang turun hujan.

Saat sedang asik mengobrol tiba-tiba salah satu warga, I Wayan Budi yang duduk paling pojok utara melihat pohon mulai miring hendak tumbang. Seketika itu ia berteriak meminta semua orang berlari. “Untung Wayan Budi ini melihat dan berteriak menyuruh kami semua lari,” ungkapnya.

Baca Juga :  Kapolsek Kuta Dilaporkan Atas Dugaan Pelanggaran Kode Etik

Celakanya, Budi yang merupakan warga Banjar Batugaing, Desa Beraban, Tabanan ini duduknya diatas teras dan paling pojok, sehingga sedikit susah berlari. Akibatnya kaki kanan Budi terkena dahan pohon hingga terpental kebawah. “Masih untung luka ringan, dan masih bisa berjalan. Tetapi tadi warga kami yang mengajak pulang dengan mobil,” paparnya.
Disamping itu, pohon tumbang juga menimpa satu motor Yamaha Mio DK 5367 HF milik buruh proyek yang ikut berteduh. Padahal saat itu ada sekitar 7 motor yang terparkir berjejer ketika pohon akan tumbang, namun dengan cepat pemilik memindahkan. 

Sementara itu Bendesa Adat Belalang, I Made Sirna yang turut mengecek ke lapangan mengungkapkan, pohon tumbang jenis Randu tersebut sudah berumur 37 tahun. Pohon tersebut berdiameter sampai 3 meter dengan panjang sekitar 15 meter. “Pohon tua ini tetapi syukur tidak sampai menimbulkan korban jiwa,” tegasnya.

Baca Juga :  Sebulan Liburan, Bule Australia Jambret WNA di Kuta Utara

Mengingat bangunan pos parkir yang tertimpa pohon baru dibangun 6 bulan lalu, pihaknya pun menafsir kerugian yang dialami mencapai Rp 45 juta. Sebab meski hancur dibagian timur, peristiwa itu menimbulkan retak dibagian samping sehingga harus dibangun total. “Ini harua membangun total lagi, dan peristiwa ini akan kami sampaikan ke desa,” tandasnya.
Sedangkan dari pantauan dilapangan, nampak petugas TRC BPBD Tabanan sekitar 10 orang sedang mengevakuasi pohon tersebut dengan mesin pemotong kayu.


Most Read

Artikel Terbaru

/