alexametrics
29.8 C
Denpasar
Friday, May 20, 2022

Lagi di Dauh Puri Kauh, Gudang Ludes Terbakar

DENPASAR, BALI EXPRESS – Bertubi-tubi amukan si jago merah melanda Desa Dauh Puri Kauh, Denpasar Barat. Setelah sebelumnya warung Babi Guling Candra di Jalan Teuku Umar dan gudang Sablon di Jalan Nusakambangan, kini yang terbakar adalah rumah serta gudang di Jalan Pulau Salawati Nomor 5.

Peristiwa kali ini benar-benar menggemparkan warga lantaran terjadi saat jam tidur, tepatnya pada Rabu (8/12) pukul 00.30. Menurut Kanit Reskrim Polsek Denpasar Barat Iptu Eric Andrian, sejak sore terjadi beberapa kali konsleting listrik di tempat kejadian perkara. 

Bahkan penuturan beberapa warga kepada pihaknya, di sekitar lokasi PLN tengah memperbaiki aliran listrik pinggir jalan. Tiba-tiba saja malam harinya, warga yang masih beraktivitas melihat kepulan asap dari rumah bekas kontrakan milik Made Kertayasa, 56, tersebut. “Warga teriak kebakaran dan langsung membangunkan pemiliknya,” tuturnya.

Masyarakat sekitar coba memadamkan api dengan alat seadanya, sambil menunggu kedatangan Pemadam Kebakaran Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Denpasar. Berselang beberapa menit kemudian, ada empat petugas dengan Branwir tiba di lokasi.

Hingga sekitar satu jam berjibaku, api berhasil dipadamkan. Berdasar data yang diunggah BPBD Denpasar di akun resmi media sosialnya, total ada empat ruangan ukuran 3×3 meter yang dipakai sebagai gudang alat elektronik ludes dalam insiden ini. “Kerugian ditafsir Rp 80 juta, dan dari kronologi sementara diduuga penyebabnya adalah konsleting listrik,” tutupnya. 


DENPASAR, BALI EXPRESS – Bertubi-tubi amukan si jago merah melanda Desa Dauh Puri Kauh, Denpasar Barat. Setelah sebelumnya warung Babi Guling Candra di Jalan Teuku Umar dan gudang Sablon di Jalan Nusakambangan, kini yang terbakar adalah rumah serta gudang di Jalan Pulau Salawati Nomor 5.

Peristiwa kali ini benar-benar menggemparkan warga lantaran terjadi saat jam tidur, tepatnya pada Rabu (8/12) pukul 00.30. Menurut Kanit Reskrim Polsek Denpasar Barat Iptu Eric Andrian, sejak sore terjadi beberapa kali konsleting listrik di tempat kejadian perkara. 

Bahkan penuturan beberapa warga kepada pihaknya, di sekitar lokasi PLN tengah memperbaiki aliran listrik pinggir jalan. Tiba-tiba saja malam harinya, warga yang masih beraktivitas melihat kepulan asap dari rumah bekas kontrakan milik Made Kertayasa, 56, tersebut. “Warga teriak kebakaran dan langsung membangunkan pemiliknya,” tuturnya.

Masyarakat sekitar coba memadamkan api dengan alat seadanya, sambil menunggu kedatangan Pemadam Kebakaran Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Denpasar. Berselang beberapa menit kemudian, ada empat petugas dengan Branwir tiba di lokasi.

Hingga sekitar satu jam berjibaku, api berhasil dipadamkan. Berdasar data yang diunggah BPBD Denpasar di akun resmi media sosialnya, total ada empat ruangan ukuran 3×3 meter yang dipakai sebagai gudang alat elektronik ludes dalam insiden ini. “Kerugian ditafsir Rp 80 juta, dan dari kronologi sementara diduuga penyebabnya adalah konsleting listrik,” tutupnya. 


Most Read

Artikel Terbaru

/