alexametrics
29.8 C
Denpasar
Thursday, May 19, 2022

Pemuteran Raih Desa Mandiri Inspiratif dari Kemenparekraf

SINGARAJA, BALI EXPRESS-Desa Pemuteran menorehkan prestasi membanggakan dalam kancah nasional di bidang Pariwisata. Yakni meraih penghargaan sebagai Desa Mandiri Inspiratif dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia (Kemenparekraf) RI dalam Malam Anugerah Desa Wisata Indonesia yang bertemakan Indonesia Bangkit tahun 2021.

Plt Kepala Dinas Pariwsata Buleleng Gede Dody Sukma Oktiva Askara pada Rabu, (8/12) siang menjelaskan Desa Pemuteran bersaing dengan 1800 lebih desa wisata di seluruh Indonesia. Hasilnya, Desa Pemuteran masuk sebagai Desa Wisata Kategori Mandiri.

Dikatakan Dody, penilaian sudah berproses sejak pertengahan tahun 2021. Ada empat kategori desa wisata yaitu Desa Wisata Rintisan, Desa Wisata Berkembang, Desa Wisata Maju dan Desa Wisata Mandiri. Nah Desa Pemuteran sukses meraih kategori tertinggi sebagai Desa Wisata Mandiri bersama enam desa wisata lainnya di Indonesia. Penghargaan diserahkan langsung oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kratif, Sandiaga Uno di Jakarta.

Ia menambahkan, raihan penghargaan ini menjadi bukti jika Pemuteran telah menunjukkan kemandiriannya. Sehingga tidak tergantung lagi dengan dana pemerintah, anggaran dari kementrian. Bahkan sudah prosesnya sudah berkelanjutan, hampir sejak sembilan tahun.

“Dari sekian kategori, Buleleng patut berbangga, karena Buleleng punya Desa Pemuteran yang sudah amat terkenal dengan Biorocknya dengan ekosistem pariwisata ekonomi kreatif yang berlandaskan kekayaan alam,” jelasnya.

Terpisah, Ketua Pokdarwis Pemuteran, I Ketut Sutrawan Selamat atau akrab disapa Wawan Ode menjelaskan jika pihaknya sifatnya hanya melanjutkan yang sudah disetup oleh para pendahulunya dalam mengembangkan Desa Pemuteran. 

“Selaku pokdarwis, kami sudah melanjutkan pelestarian terumbu karang di Pemuteran. Kami bersinergi untuk mengembangkan terumbu karang, mulai dari menanam, mengganti yang mati, merawat dan membersihkan hama yang mengganggu,” paparnya.

Proses pengembanga wisata untuk Pemuteran disebutnya melibatkab berbagai stake holder. Seperti pemerintah desa, pengusaha hingga masyarakat. “Bagi yang punya restoran, mereka mensuport berupa makanan saat kami bekerja.  Bersama nelayan, maysarakat, Yayasan, komunitas divers. Semua lini bahu membahu tetap mempertahankan apa yang sudah ada,” ungkapnya.

Selain menjadikan perawatan terumbu karang sebagai program prioritas, pihaknya juga focus dalam melakukan konservasi penyu. Termasuk juga melakukan penghijauan Bukit Batu Kursi yang kondisinya masih gersang.

“Kami sangat senang, dan tentu penghargaan ini bisa dijadikan sebagai motivasi dalam mengembangkan Pariwisata di Pemuteran. Sehingga manfaatnya bisa dirasakan bagi masyarakat maupun Buleleng pada umumnya,” pungkasnya.


SINGARAJA, BALI EXPRESS-Desa Pemuteran menorehkan prestasi membanggakan dalam kancah nasional di bidang Pariwisata. Yakni meraih penghargaan sebagai Desa Mandiri Inspiratif dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia (Kemenparekraf) RI dalam Malam Anugerah Desa Wisata Indonesia yang bertemakan Indonesia Bangkit tahun 2021.

Plt Kepala Dinas Pariwsata Buleleng Gede Dody Sukma Oktiva Askara pada Rabu, (8/12) siang menjelaskan Desa Pemuteran bersaing dengan 1800 lebih desa wisata di seluruh Indonesia. Hasilnya, Desa Pemuteran masuk sebagai Desa Wisata Kategori Mandiri.

Dikatakan Dody, penilaian sudah berproses sejak pertengahan tahun 2021. Ada empat kategori desa wisata yaitu Desa Wisata Rintisan, Desa Wisata Berkembang, Desa Wisata Maju dan Desa Wisata Mandiri. Nah Desa Pemuteran sukses meraih kategori tertinggi sebagai Desa Wisata Mandiri bersama enam desa wisata lainnya di Indonesia. Penghargaan diserahkan langsung oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kratif, Sandiaga Uno di Jakarta.

Ia menambahkan, raihan penghargaan ini menjadi bukti jika Pemuteran telah menunjukkan kemandiriannya. Sehingga tidak tergantung lagi dengan dana pemerintah, anggaran dari kementrian. Bahkan sudah prosesnya sudah berkelanjutan, hampir sejak sembilan tahun.

“Dari sekian kategori, Buleleng patut berbangga, karena Buleleng punya Desa Pemuteran yang sudah amat terkenal dengan Biorocknya dengan ekosistem pariwisata ekonomi kreatif yang berlandaskan kekayaan alam,” jelasnya.

Terpisah, Ketua Pokdarwis Pemuteran, I Ketut Sutrawan Selamat atau akrab disapa Wawan Ode menjelaskan jika pihaknya sifatnya hanya melanjutkan yang sudah disetup oleh para pendahulunya dalam mengembangkan Desa Pemuteran. 

“Selaku pokdarwis, kami sudah melanjutkan pelestarian terumbu karang di Pemuteran. Kami bersinergi untuk mengembangkan terumbu karang, mulai dari menanam, mengganti yang mati, merawat dan membersihkan hama yang mengganggu,” paparnya.

Proses pengembanga wisata untuk Pemuteran disebutnya melibatkab berbagai stake holder. Seperti pemerintah desa, pengusaha hingga masyarakat. “Bagi yang punya restoran, mereka mensuport berupa makanan saat kami bekerja.  Bersama nelayan, maysarakat, Yayasan, komunitas divers. Semua lini bahu membahu tetap mempertahankan apa yang sudah ada,” ungkapnya.

Selain menjadikan perawatan terumbu karang sebagai program prioritas, pihaknya juga focus dalam melakukan konservasi penyu. Termasuk juga melakukan penghijauan Bukit Batu Kursi yang kondisinya masih gersang.

“Kami sangat senang, dan tentu penghargaan ini bisa dijadikan sebagai motivasi dalam mengembangkan Pariwisata di Pemuteran. Sehingga manfaatnya bisa dirasakan bagi masyarakat maupun Buleleng pada umumnya,” pungkasnya.


Most Read

Artikel Terbaru

/