28.7 C
Denpasar
Friday, December 9, 2022

Sempat Sakit, Tersangka Korupsi LPD Ungasan akan Hadiri Pemeriksaan Senin

DENPASAR, BALI EXPRESS – Setelah sempat tidak bisa menghadiri panggilan pemeriksaaan sebagai tersangka kasus korupsi, Eks Ketua Lembaga Perkreditan Desa (LPD) Ungasan, Ngurah Sumaryana disebut akan hadir pada Senin (10/1). Hal itu disampaikan kuasa hukumnya, Norman Al Farrizsy saat dikonfirmasi pada Minggu (9/1).

Norman berujar sebagai kuasa hukum akan mengikuti prosedur sebagaimana mestinya dan mendampingi kliennya dalam setiap panggilan oleh Penyidik Subdit III Tipikor Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Bali.

“Senin (10/1) beliau (Sumaryana) diperiksa, saya akan dampingi, mudah-mudahan beliau sudah sehat,” tuturnya.

Pria berbadan kekar ini mengaku akan memastikan hak-hak klien dalam proses penyidikan di kepolisian dan mengikuti perkembangannya. Namun saat disinggung mengenai kronologi hingga kliennya ditetapkan sebagai tersangka, pihaknya belum bisa berkomentar banyak.

Baca Juga :  Tunggakan Biaya Karantina di Bali Capai Rp 2,9 Miliar, Ini Penjelasan Satgas

Norman beralasan dirinya perlu mempelajari kasus ini secara mendalam terlebih dahulu, karena baru ditunjuk sebagai Kuasa Hukum oleh Sumaryana setelah penetapan tersangka pada (24/12/2021).

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Nyoman Sumaryana ditetapkan sebagai tersangka oleh Penyidik Subdit III Tipikor Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Bali.






Reporter: I Gede Paramasutha

DENPASAR, BALI EXPRESS – Setelah sempat tidak bisa menghadiri panggilan pemeriksaaan sebagai tersangka kasus korupsi, Eks Ketua Lembaga Perkreditan Desa (LPD) Ungasan, Ngurah Sumaryana disebut akan hadir pada Senin (10/1). Hal itu disampaikan kuasa hukumnya, Norman Al Farrizsy saat dikonfirmasi pada Minggu (9/1).

Norman berujar sebagai kuasa hukum akan mengikuti prosedur sebagaimana mestinya dan mendampingi kliennya dalam setiap panggilan oleh Penyidik Subdit III Tipikor Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Bali.

“Senin (10/1) beliau (Sumaryana) diperiksa, saya akan dampingi, mudah-mudahan beliau sudah sehat,” tuturnya.

Pria berbadan kekar ini mengaku akan memastikan hak-hak klien dalam proses penyidikan di kepolisian dan mengikuti perkembangannya. Namun saat disinggung mengenai kronologi hingga kliennya ditetapkan sebagai tersangka, pihaknya belum bisa berkomentar banyak.

Baca Juga :  Turki Tujuan Favorit TKI Asal Buleleng

Norman beralasan dirinya perlu mempelajari kasus ini secara mendalam terlebih dahulu, karena baru ditunjuk sebagai Kuasa Hukum oleh Sumaryana setelah penetapan tersangka pada (24/12/2021).

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Nyoman Sumaryana ditetapkan sebagai tersangka oleh Penyidik Subdit III Tipikor Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Bali.






Reporter: I Gede Paramasutha

Most Read

Artikel Terbaru

/