alexametrics
26.8 C
Denpasar
Thursday, May 26, 2022

Dewan Jembrana Sebut Mustahil Status Tanah Gilimanuk Bisa Jadi Hak Milik

NEGARA, BALI EXPRESS – Status kepemilikan tanah di Kelurahan Gilimanuk kerap dijadikan komoditi kepentingan politik. Padahal hingga saat ini, status tanah di Gilimanuk masih menjadi hak guna bangunan (HGB) dan memang belum bisa diubah menjadi Hak Milik.

Ketua Pansus Tanah Gilimanuk, Ketut Sudiasa, Rabu (9/2) bahkan mengakui sudah berkonsultasi dengan tim ahli yang juga pakar hukum namun belum menemukan aturan yang bisa mengakomodir keinginan warga di Gilimanuk untuk merubah status tanah itu.

“Kami belum menemukan aturan terkait masalah itu. Kami juga sudah konsultasi dengan dua tim ahli yang juga pakar hukum Prof Windia dan pakar hukum internasional Prof Parikesit,” ujarnya.

Sudiasa yang juga Ketua Fraksi PDIP ini mengatakan Bupati Jembrana I Nengah Tamba sebelumnya pernah menjanjikan kalau tanah Gilimanuk bisa menjadi hak milik. Karena itulah dewan ingin menelusuri terkait ini. “Kami tidak ingin masalah tanah Gilimanuk selalu menjadi komoditas politik setiap hajatan pemilihan. Kemudian muncul pahlawan-pahlawan yang mengaku bisa menyelesaikan tanah Gilimanuk,” jelasnya.






Reporter: Gede Riantory Warmadewa

NEGARA, BALI EXPRESS – Status kepemilikan tanah di Kelurahan Gilimanuk kerap dijadikan komoditi kepentingan politik. Padahal hingga saat ini, status tanah di Gilimanuk masih menjadi hak guna bangunan (HGB) dan memang belum bisa diubah menjadi Hak Milik.

Ketua Pansus Tanah Gilimanuk, Ketut Sudiasa, Rabu (9/2) bahkan mengakui sudah berkonsultasi dengan tim ahli yang juga pakar hukum namun belum menemukan aturan yang bisa mengakomodir keinginan warga di Gilimanuk untuk merubah status tanah itu.

“Kami belum menemukan aturan terkait masalah itu. Kami juga sudah konsultasi dengan dua tim ahli yang juga pakar hukum Prof Windia dan pakar hukum internasional Prof Parikesit,” ujarnya.

Sudiasa yang juga Ketua Fraksi PDIP ini mengatakan Bupati Jembrana I Nengah Tamba sebelumnya pernah menjanjikan kalau tanah Gilimanuk bisa menjadi hak milik. Karena itulah dewan ingin menelusuri terkait ini. “Kami tidak ingin masalah tanah Gilimanuk selalu menjadi komoditas politik setiap hajatan pemilihan. Kemudian muncul pahlawan-pahlawan yang mengaku bisa menyelesaikan tanah Gilimanuk,” jelasnya.






Reporter: Gede Riantory Warmadewa

Most Read

Artikel Terbaru

/