alexametrics
25.8 C
Denpasar
Sunday, May 29, 2022

Sembahyang Dengan Banyak Dupa, Rumah di Banyuning Ludes

SINGARAJA, BALI EXPRESS – Sebuah rumah di kawasan Pulau Menjangan, Kelurahan Banyuning, Kabupaten Buleleng ludes terbakar, Rabu (9/2) pagi. Rumah berukuran 11 x 7 meter terbakar sekitar pukul 11.30 wita. Saat itu pemilik rumah Ketut Landri,90 sedang berada di rumah. Ia telah usai melakukan aktivitasnya setiap pagi.

 

Ia diketahui memang rutin bersembahyang setiap pagi. Dupa yang digunakan selanjutnya diletakkan di sebuah tempat dupa, di atas meja ruang keluarga. Saat bersembahyang ia kerap menggunakan banyak dupa.

 

Peristiwa kebakaran itu diketahui oleh Putu Sudiasih yang tengah melintas di depan rumah korban. Dilihatnya ada kepulan asap tebal. Sudiasih yang merupakan pedagang di jalan Pulau Menjangan itu pun meminta pertolongan warga sekitar untuk melakukan pemadaman api serta menyelamatkan korban atau pemilik rumah yang sudah lansia.

 

Beberapa saat kemudian, Nyoman Budaria pun datang dengan maksud membawakan makanan untuk Ketut Landri. Lantaran mengetahui rumah mertuanya terbakar ia langsung bergegas menghubungi pemadam kebakaran untuk memadamkan api yang dengan cepat merembet. Berkat gerak cepat pemadam kebakaran dan masyarakat, api dapat dikuasai sekitar pukul 11.45 wita.

 

Saat dimintai keterangan Nyoman Budaria mengakui mertuanya sering beribadah dengan menggunakan banyak dupa. Menurutnya api yang menghanguskan rumah mertua itu berasal dari percikan dupa yang sebelumnya digunakan untuk sembahyang atau beribadah di tempat suci. “Tempat dupa di ruang keluarga.Tempatnya terbuka sih karena apinya besar merembet ke plafon. Biasanya jam segini kesini bawa makanan,” terangnya.

 

Dari kebakaran tersebut, satu buah lemari pakaian turut menjadi abu. Begitu pula dengan tempat tidur dan tv berwarna 21 inch. Korban pun mengalami kerugian sekitar Rp 300 juta. Beruntung tidak ada korban jiwa dan pemilik rumah yang sudah lansia berhasil dievakuasi. Kini ia berada di rumah Budaria, menantunya.

 






Reporter: Dian Suryantini

SINGARAJA, BALI EXPRESS – Sebuah rumah di kawasan Pulau Menjangan, Kelurahan Banyuning, Kabupaten Buleleng ludes terbakar, Rabu (9/2) pagi. Rumah berukuran 11 x 7 meter terbakar sekitar pukul 11.30 wita. Saat itu pemilik rumah Ketut Landri,90 sedang berada di rumah. Ia telah usai melakukan aktivitasnya setiap pagi.

 

Ia diketahui memang rutin bersembahyang setiap pagi. Dupa yang digunakan selanjutnya diletakkan di sebuah tempat dupa, di atas meja ruang keluarga. Saat bersembahyang ia kerap menggunakan banyak dupa.

 

Peristiwa kebakaran itu diketahui oleh Putu Sudiasih yang tengah melintas di depan rumah korban. Dilihatnya ada kepulan asap tebal. Sudiasih yang merupakan pedagang di jalan Pulau Menjangan itu pun meminta pertolongan warga sekitar untuk melakukan pemadaman api serta menyelamatkan korban atau pemilik rumah yang sudah lansia.

 

Beberapa saat kemudian, Nyoman Budaria pun datang dengan maksud membawakan makanan untuk Ketut Landri. Lantaran mengetahui rumah mertuanya terbakar ia langsung bergegas menghubungi pemadam kebakaran untuk memadamkan api yang dengan cepat merembet. Berkat gerak cepat pemadam kebakaran dan masyarakat, api dapat dikuasai sekitar pukul 11.45 wita.

 

Saat dimintai keterangan Nyoman Budaria mengakui mertuanya sering beribadah dengan menggunakan banyak dupa. Menurutnya api yang menghanguskan rumah mertua itu berasal dari percikan dupa yang sebelumnya digunakan untuk sembahyang atau beribadah di tempat suci. “Tempat dupa di ruang keluarga.Tempatnya terbuka sih karena apinya besar merembet ke plafon. Biasanya jam segini kesini bawa makanan,” terangnya.

 

Dari kebakaran tersebut, satu buah lemari pakaian turut menjadi abu. Begitu pula dengan tempat tidur dan tv berwarna 21 inch. Korban pun mengalami kerugian sekitar Rp 300 juta. Beruntung tidak ada korban jiwa dan pemilik rumah yang sudah lansia berhasil dievakuasi. Kini ia berada di rumah Budaria, menantunya.

 






Reporter: Dian Suryantini

Most Read

Artikel Terbaru

/