alexametrics
26.8 C
Denpasar
Sunday, June 26, 2022

Gubernur Koster Minta BRI Dukung Permodalan Masyarakat

BALI EXPRESS, DENPASAR – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali tengah serius menata fundamental pembangunan Bali yang mencakup tiga aspek utama, di antaranya alam, krama, dan kebudayaan Bali, berdasarkan nilai-nilai Tri Hita Karana, yang dilaksanakan dengan konsep kearifan lokal melalui visi ‘Nangun Sat Kerthi Loka Bali’ demi terwujudnya Bali Era Baru.

 

Terdapat lima bidang prioritas pembangunan Bali dengan didukung pembangunan infrastruktur darat, laut dan udara secara terintegrasi dan terkoneksi. Untuk menyukseskan program tersebut, dibutuhkan dukungan semua pihak agar pembangunan Bali ke depan bisa sesuai dengan yang diharapkan.

 

Demikian disampaikan Gubernur Bali Wayan Koster saat menerima silaturahmi Ida Bagus K Subagia selaku pimpinan wilayah Bank Rakyat Indonesia (BRI) Denpasar (Bali-Nusra) yang baru di ruang tamu Kantor Gubernur Bali, Denpasar, Rabu (8/5) siang.

Gubernur Koster menyampaikan ucapan selamat kepada Ida Bagus K Subagia yang saat ini menjabat sebagai pimpinan wilayah BRI Denpasar. Dia mengajak BRI untuk bersinergi dengan Pemprov Bali dalam mendukung visi pembangunan ‘Nangun Sat Kerthi Loka Bali’.

 

“Selamat untuk Bapak yang saat ini menjadi pimpinan wilayah BRI Denpasar. Kita harus bersinergi untuk membangun Bali,” ujar Koster.

Secara khusus, Koster ingin agar program Corporate Social Responsibility (CSR) yang dimiliki BRI bisa dimanfaatkan dengan lebih terarah. Menurut Koster yang juga ketua DPD PDI Perjuangan Bali, selama ini program CSR yang dilaksanakan oleh BUMN maupun swasta tidak begitu terlihat. Dia berharap, ke depan program tersebut bisa lebih terarah pemanfaatannya.

 “Khususnya untuk program CSR, saya ingin lebih terarah pemanfaatannya. Saat ini kan tidak begitu terlihat CSR yang diberikan. Ke depan Pemprov akan membuatkan design program dan BRI yang mendanainya. Contohnya, kita akan membangun infrastruktur jalan, nanti BRI atau BUMN lain bisa bergabung untuk mendanainya. Jadi kan kelihatan program CSR dari kalian. Tidak seperti sekarang, kecil-kecil tidak terlihat. Ke depan akan kita buatkan program dan desainnya. Sehingga nanti mendapat apresiasi dari masyarakat, karena dirasakan manfaatnya secara luas,” ujarnya.

Selain itu, Koster juga mengajak BRI untuk ikut ambil bagian dalam bidang prioritas pembangunan Bali lainnya, seperti di bidang pangan. Dikatakan Koster, saat ini tengah dikeluarkan Peraturan Gubernur (Pergub) Bali Nomor 99 Tahun 2018 tentang Pemasaran dan Pemanfaatan Produk Pertanian, Perikanan dan Industri Lokal Bali. BRI diharapkan bisa membantu permasalahan permodalan yang dialami masyarakat.

 

 “Saat ini telah dikeluarkan peraturan terkait pemasaran dan pemanfaatan produk pertanian, perikanan dan industri lokal Bali. Di hilir akan dikembangkan pasar atau sentra produksi dan industri  pengolahan produk pertanian, perikanan dan industri kerajinan lokal Bali. Nantinya BRI bisa membantu terkait permasalahan yang dihadapi petani maupun nelayan,” kata pria asal Desa Sembiran, Kecamatan Tejakula, Buleleng ini.

Sementara itu, Ida Bagus K Subagia mengucapkan terima kasih telah diterima dengan baik. Pria asal Karangasem ini menyambut baik harapan yang disampaikan Gubernur Koster terkait sinergi antara BRI dan Pemprov Bali dalam pembangunan Bali ke depan.

 

 “Terima kasih atas penerimaan yang baik ini. Kami siap bersinergi dengan pemerintah daerah dan mensinkronisasikan program kami dengan program daerah, terkait dengan program CSR yang kita miliki. Agar ke depan lebih terarah sesuai dengan arahan dari pak Gubernur,” ucap Ida Bagus K Subagia yang sebelumnya bertugas di BRI Pusat ini.

Ditambahkan, keberadaan BRI saat ini sudah sangat dekat dengan masyarakat terkait layanan perbankan yang dibutuhkan. Saat ini BRI juga fokus meningkatkan layanan kepada para pengusaha, baik skala mikro, kecil maupun menengah untuk menjadikan Bali semakin maju dari sisi ekonomi.

 

 “BRI dalam agenda kerjanya akan selalu bersinergi dengan Pemprov Bali. Sehingga, satu sama lain saling mendukung untuk membuat perekonomian Bali menjadi lebih baik lagi,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Gubernur Koster didampingi Kepala Biro Ekonomi Pembangunan Setda Provinsi Bali I Nengah Laba. Sementara Ida Bagus K Subagia didampingi Huru Priyono Ambarwito selaku wakil pemimpin wilayah BRI Denpasar bidang operasional serta beberapa stafnya.


BALI EXPRESS, DENPASAR – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali tengah serius menata fundamental pembangunan Bali yang mencakup tiga aspek utama, di antaranya alam, krama, dan kebudayaan Bali, berdasarkan nilai-nilai Tri Hita Karana, yang dilaksanakan dengan konsep kearifan lokal melalui visi ‘Nangun Sat Kerthi Loka Bali’ demi terwujudnya Bali Era Baru.

 

Terdapat lima bidang prioritas pembangunan Bali dengan didukung pembangunan infrastruktur darat, laut dan udara secara terintegrasi dan terkoneksi. Untuk menyukseskan program tersebut, dibutuhkan dukungan semua pihak agar pembangunan Bali ke depan bisa sesuai dengan yang diharapkan.

 

Demikian disampaikan Gubernur Bali Wayan Koster saat menerima silaturahmi Ida Bagus K Subagia selaku pimpinan wilayah Bank Rakyat Indonesia (BRI) Denpasar (Bali-Nusra) yang baru di ruang tamu Kantor Gubernur Bali, Denpasar, Rabu (8/5) siang.

Gubernur Koster menyampaikan ucapan selamat kepada Ida Bagus K Subagia yang saat ini menjabat sebagai pimpinan wilayah BRI Denpasar. Dia mengajak BRI untuk bersinergi dengan Pemprov Bali dalam mendukung visi pembangunan ‘Nangun Sat Kerthi Loka Bali’.

 

“Selamat untuk Bapak yang saat ini menjadi pimpinan wilayah BRI Denpasar. Kita harus bersinergi untuk membangun Bali,” ujar Koster.

Secara khusus, Koster ingin agar program Corporate Social Responsibility (CSR) yang dimiliki BRI bisa dimanfaatkan dengan lebih terarah. Menurut Koster yang juga ketua DPD PDI Perjuangan Bali, selama ini program CSR yang dilaksanakan oleh BUMN maupun swasta tidak begitu terlihat. Dia berharap, ke depan program tersebut bisa lebih terarah pemanfaatannya.

 “Khususnya untuk program CSR, saya ingin lebih terarah pemanfaatannya. Saat ini kan tidak begitu terlihat CSR yang diberikan. Ke depan Pemprov akan membuatkan design program dan BRI yang mendanainya. Contohnya, kita akan membangun infrastruktur jalan, nanti BRI atau BUMN lain bisa bergabung untuk mendanainya. Jadi kan kelihatan program CSR dari kalian. Tidak seperti sekarang, kecil-kecil tidak terlihat. Ke depan akan kita buatkan program dan desainnya. Sehingga nanti mendapat apresiasi dari masyarakat, karena dirasakan manfaatnya secara luas,” ujarnya.

Selain itu, Koster juga mengajak BRI untuk ikut ambil bagian dalam bidang prioritas pembangunan Bali lainnya, seperti di bidang pangan. Dikatakan Koster, saat ini tengah dikeluarkan Peraturan Gubernur (Pergub) Bali Nomor 99 Tahun 2018 tentang Pemasaran dan Pemanfaatan Produk Pertanian, Perikanan dan Industri Lokal Bali. BRI diharapkan bisa membantu permasalahan permodalan yang dialami masyarakat.

 

 “Saat ini telah dikeluarkan peraturan terkait pemasaran dan pemanfaatan produk pertanian, perikanan dan industri lokal Bali. Di hilir akan dikembangkan pasar atau sentra produksi dan industri  pengolahan produk pertanian, perikanan dan industri kerajinan lokal Bali. Nantinya BRI bisa membantu terkait permasalahan yang dihadapi petani maupun nelayan,” kata pria asal Desa Sembiran, Kecamatan Tejakula, Buleleng ini.

Sementara itu, Ida Bagus K Subagia mengucapkan terima kasih telah diterima dengan baik. Pria asal Karangasem ini menyambut baik harapan yang disampaikan Gubernur Koster terkait sinergi antara BRI dan Pemprov Bali dalam pembangunan Bali ke depan.

 

 “Terima kasih atas penerimaan yang baik ini. Kami siap bersinergi dengan pemerintah daerah dan mensinkronisasikan program kami dengan program daerah, terkait dengan program CSR yang kita miliki. Agar ke depan lebih terarah sesuai dengan arahan dari pak Gubernur,” ucap Ida Bagus K Subagia yang sebelumnya bertugas di BRI Pusat ini.

Ditambahkan, keberadaan BRI saat ini sudah sangat dekat dengan masyarakat terkait layanan perbankan yang dibutuhkan. Saat ini BRI juga fokus meningkatkan layanan kepada para pengusaha, baik skala mikro, kecil maupun menengah untuk menjadikan Bali semakin maju dari sisi ekonomi.

 

 “BRI dalam agenda kerjanya akan selalu bersinergi dengan Pemprov Bali. Sehingga, satu sama lain saling mendukung untuk membuat perekonomian Bali menjadi lebih baik lagi,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Gubernur Koster didampingi Kepala Biro Ekonomi Pembangunan Setda Provinsi Bali I Nengah Laba. Sementara Ida Bagus K Subagia didampingi Huru Priyono Ambarwito selaku wakil pemimpin wilayah BRI Denpasar bidang operasional serta beberapa stafnya.


Most Read

Artikel Terbaru

/