alexametrics
26.8 C
Denpasar
Thursday, May 26, 2022

Eks Lahan Hardys Dipenuhi Rumput, Pemkab Susun Dokumen Lelang

GIANYAR, BALI EXPRESS – Pada lahan eks Hardys digadang-gadang akan dibangun mall megah. Namun saat ini lahan eks supermarket yang populer pada jamannya itu justru terlihat terbengkalai karena lahan itu banyak ditumbuhi rumput pasca diratakan dengan tanah sekitar enam bulan lalu.

 

Terkait hal tersebut, Sekda Gianyar, Made Gede Wisnu Wijaya, mengatakan bahwa saat ini Pemkab Gianyar tengah menyusun dokumen lelang. “Setelah nantinya dokumen itu tuntas, maka akan diajukan ke panitia lelang. Setelah terpilih pemenang lelang, baru kemudian realisasi pembangunan fisik,” tegasnya Senin (9/5).

 

Ditambahkannya jika desain pembangunan fisik bangunan sudah tuntas dan desainnya dikhususkan untuk mall.  Termasuk di dalamnya satu ruangan untuk Mall Pelayanan Publik yang dikelola Pemkab Gianyar. Dengan demikian pihaknya menargetkan pembangunan fisik tuntas di tahun 2022 dan pada tahun 2023 bangunan sudah dioperasikan.

 

“Masih ada waktu, sehingga segala sesuatunya mesti dipertimbangkan dengan matang. Ini kan berhubungan dengan pihak ketiga (investor)sedangkan Pemkab sebagai penyedia lahan. Pada prinsipnya antara Pemkab dengan investor sudah sinkron, tinggal pelelangan dan realisasi fisik,” paparnya.

 

Diberitakan sebelumnya, Bupati Gianyar Made Mahayastra mewacanakan akan membangun mall yang mewah di tengah kota Gianyar. Dimana dalam mall tersebut akan dijual berbagai produk branded, bioskop, hingga restoran mewah.

 

Dengan adanya mall tersebut, masyarakat Gianyar dan Bali timur yang hendak melancong tidak perlu lagi  jauh-jauh ke Denpasar dan kota Gianyar disebut-sebut akan lebih hidup di malam hari.

 

Sebelum pembangunan dimulai, terlebih dahulu dilakukan perataan bangunan dengan nilai penawarannya Rp 233 juta lebih. Pemkab Gianyar pun memasang nilai investasi untuk investor sekitar Rp 70 Miliar hingga Rp 75 Miliar.


GIANYAR, BALI EXPRESS – Pada lahan eks Hardys digadang-gadang akan dibangun mall megah. Namun saat ini lahan eks supermarket yang populer pada jamannya itu justru terlihat terbengkalai karena lahan itu banyak ditumbuhi rumput pasca diratakan dengan tanah sekitar enam bulan lalu.

 

Terkait hal tersebut, Sekda Gianyar, Made Gede Wisnu Wijaya, mengatakan bahwa saat ini Pemkab Gianyar tengah menyusun dokumen lelang. “Setelah nantinya dokumen itu tuntas, maka akan diajukan ke panitia lelang. Setelah terpilih pemenang lelang, baru kemudian realisasi pembangunan fisik,” tegasnya Senin (9/5).

 

Ditambahkannya jika desain pembangunan fisik bangunan sudah tuntas dan desainnya dikhususkan untuk mall.  Termasuk di dalamnya satu ruangan untuk Mall Pelayanan Publik yang dikelola Pemkab Gianyar. Dengan demikian pihaknya menargetkan pembangunan fisik tuntas di tahun 2022 dan pada tahun 2023 bangunan sudah dioperasikan.

 

“Masih ada waktu, sehingga segala sesuatunya mesti dipertimbangkan dengan matang. Ini kan berhubungan dengan pihak ketiga (investor)sedangkan Pemkab sebagai penyedia lahan. Pada prinsipnya antara Pemkab dengan investor sudah sinkron, tinggal pelelangan dan realisasi fisik,” paparnya.

 

Diberitakan sebelumnya, Bupati Gianyar Made Mahayastra mewacanakan akan membangun mall yang mewah di tengah kota Gianyar. Dimana dalam mall tersebut akan dijual berbagai produk branded, bioskop, hingga restoran mewah.

 

Dengan adanya mall tersebut, masyarakat Gianyar dan Bali timur yang hendak melancong tidak perlu lagi  jauh-jauh ke Denpasar dan kota Gianyar disebut-sebut akan lebih hidup di malam hari.

 

Sebelum pembangunan dimulai, terlebih dahulu dilakukan perataan bangunan dengan nilai penawarannya Rp 233 juta lebih. Pemkab Gianyar pun memasang nilai investasi untuk investor sekitar Rp 70 Miliar hingga Rp 75 Miliar.


Most Read

Artikel Terbaru

/