alexametrics
26.5 C
Denpasar
Sunday, May 22, 2022

Hilang Saat Cari Pakan Sapi, Warga Nusa Penida Ditemukan Tewas Terapung

KLUNGKUNG, BALI EXPRESS – Tim SAR gabungan mengevakuasi jenazah terdampar di Pantai Suwehan, Desa Tanglad, Kecamatan Nusa Penida, Klungkung, Senin (9/5/2022) siang. Proses evakuasi cukup dramatis, lantaran mayat ditemukan berada di lokasi yang terjal.

 

Kepala Kantor Basarnas Bali, Gede Darmada, dalam keterangan tertulis yang diterima, menyampaikan, jenazah tersebut adalah Made Rajeng, warga Banjar Pelilit, Desa Pejukutan, Nusa Penida yang sempat dilaporkan hilang pada Jumat (7/5) lalu. Rupanya, kakek 77 tahun pergi untuk mencari pakan sapi dekat pantai.

 

Tim SAR kesulitan menepikan jukung lantaran ombak besar dan terdapat batu karang di sekitarnya. Tiga orang anggota penyelamat harus berenang guna menarik jenazah ke atas jukung kemudian berhasil merapat di Pantai Karang Sari, Desa Suana. Jenazah selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit Gema Santi Nusa Penida.

 

Sebelum ditemukan, pihaknya sudah mendapat laporan penemuan jenazah terapung-apung di Perairan Pantai Atuh, Nusa Penida. Peristiwa itu diketahui warga sekitar, Minggu (8/5) sekira pukul 17.00 WITA. “Saksi melihat dari atas tebing ke arah pantai ada jenazah,” ungkap Gede Darmada.

 

Empat personil Basarnas Bali yang bertugas di Unit Siaga SAR Nusa Penida sempat menyisir perairan menggunakan Rigid Inflatable Boat dari Dermaga Segitiga Emas Nusa Penida.

 

Meski sudah berkoordinasi dengan nelayan setempat, pencarian target belum juga berhasil karena jarak pandang yang terbatas hingga malam hari. Upaya pencarian juga dibantu dua jukung nelayan.

 

Pencarian kemudian dilanjutkan Senin (9/5) pagi, mulai pukul 06.00 WITA. Tak lama berselang, jenazah Rajeng ditemukan terdampar dalam kondisi membengkak tanpa busana di Pantai Suwehan, Nusa Penida.

 

“Jenazah baru bisa dibawa ke Pantai Karang Sari pukul 10.50 WITA. Operasi SAR dibantu personel Polsek Nusa Penida, BPBD Klungkung, Polair Polres Klungkung di Nusa Penida, dan nelayan setempat,” pungkas Darmada.

 

Kasi Humas Polres Klungkung Iptu Agus Widiono menambahkan, korban adalah warga yang sempat dilaporkan hilang pada Jumat (7/5) lalu, saat korban mencari makanan sapi di kebunnya yang dekat dengan pantai Pelilit.

 

“Jenazah ditarik menggunakan tali sampai ke jukung. Lokasi penemuan mayat banyak karang tajam dan ombak besar. Butuh waktu 45 menit sampai di pantai Banjar Karang Sari Desa Suana,” pungkas Agus.






Reporter: AGUS EKA PURNA NEGARA

KLUNGKUNG, BALI EXPRESS – Tim SAR gabungan mengevakuasi jenazah terdampar di Pantai Suwehan, Desa Tanglad, Kecamatan Nusa Penida, Klungkung, Senin (9/5/2022) siang. Proses evakuasi cukup dramatis, lantaran mayat ditemukan berada di lokasi yang terjal.

 

Kepala Kantor Basarnas Bali, Gede Darmada, dalam keterangan tertulis yang diterima, menyampaikan, jenazah tersebut adalah Made Rajeng, warga Banjar Pelilit, Desa Pejukutan, Nusa Penida yang sempat dilaporkan hilang pada Jumat (7/5) lalu. Rupanya, kakek 77 tahun pergi untuk mencari pakan sapi dekat pantai.

 

Tim SAR kesulitan menepikan jukung lantaran ombak besar dan terdapat batu karang di sekitarnya. Tiga orang anggota penyelamat harus berenang guna menarik jenazah ke atas jukung kemudian berhasil merapat di Pantai Karang Sari, Desa Suana. Jenazah selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit Gema Santi Nusa Penida.

 

Sebelum ditemukan, pihaknya sudah mendapat laporan penemuan jenazah terapung-apung di Perairan Pantai Atuh, Nusa Penida. Peristiwa itu diketahui warga sekitar, Minggu (8/5) sekira pukul 17.00 WITA. “Saksi melihat dari atas tebing ke arah pantai ada jenazah,” ungkap Gede Darmada.

 

Empat personil Basarnas Bali yang bertugas di Unit Siaga SAR Nusa Penida sempat menyisir perairan menggunakan Rigid Inflatable Boat dari Dermaga Segitiga Emas Nusa Penida.

 

Meski sudah berkoordinasi dengan nelayan setempat, pencarian target belum juga berhasil karena jarak pandang yang terbatas hingga malam hari. Upaya pencarian juga dibantu dua jukung nelayan.

 

Pencarian kemudian dilanjutkan Senin (9/5) pagi, mulai pukul 06.00 WITA. Tak lama berselang, jenazah Rajeng ditemukan terdampar dalam kondisi membengkak tanpa busana di Pantai Suwehan, Nusa Penida.

 

“Jenazah baru bisa dibawa ke Pantai Karang Sari pukul 10.50 WITA. Operasi SAR dibantu personel Polsek Nusa Penida, BPBD Klungkung, Polair Polres Klungkung di Nusa Penida, dan nelayan setempat,” pungkas Darmada.

 

Kasi Humas Polres Klungkung Iptu Agus Widiono menambahkan, korban adalah warga yang sempat dilaporkan hilang pada Jumat (7/5) lalu, saat korban mencari makanan sapi di kebunnya yang dekat dengan pantai Pelilit.

 

“Jenazah ditarik menggunakan tali sampai ke jukung. Lokasi penemuan mayat banyak karang tajam dan ombak besar. Butuh waktu 45 menit sampai di pantai Banjar Karang Sari Desa Suana,” pungkas Agus.






Reporter: AGUS EKA PURNA NEGARA

Most Read

Artikel Terbaru

/