alexametrics
27.8 C
Denpasar
Friday, May 27, 2022

Mulai Besok, Satpol PP Badung Gencarkan Sidak Duktang

MANGUPURA, BALI EXPRESS – Menyambut datangnya penumpang pada arus balik lebaran, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Badung akan melaksanakan sidak di sejumlah lokasi. Sidak ini akan dimulai di Terminal Tipe A Mengwi sebagai pintu masuknya penumpang melalui jalur darat. Kemudian akan dilanjutkan ke Desa/Kelurahan yang memiliki penduduk pendatang (Duktang).

Kasatpol PP Badung I Gusti Agung Ketut Suryanegara mengatakan, sidak yang akan dilakukan adalah pengecekan administrasi kependudukan dan riwayat kesehatan Duktang. Dalam hal ini Satpol PP akan memastikan kepemilikan sertifikat vaksinasi Covid-19 dan surat tes PCR dengan hasil negatif.

“Sidak ini akan kami mulai besok di Terminal Mengwi selama seminggu. Kemudian akan dilanjutkan ke desa yang memiliki penduduk pendatang. Dalam situasi Covid-19 selain harus memiliki KTP Duktang juga harus memiliki sertifikat vaksin sampai dosis ketiga atau kalau belum vaksin booster harus dilengkapi hasil PCR negatif,” ujar Suryanegara saat dikonfirmasi Senin (9/5).

Menurutnya, sidak ini juga dilakukan untuk memastikan alamat tinggal Duktang. selain pengecekan surat-surat juga akan dilakukan sampling secara acak. Nanti duktang yang terpilih akan menjalani tes oleh petugas yang disediakan. Hal ini dilakukan untuk memastikan tidak ada penularan Covid-19 dari pemudik yang kembali ke Gumi Keris.

“Untuk Test ini kami akan bekerja sama dengan Dinas Kesehatan. Kalau ditemukan ada yang hasilnya positif akan dikarantina di tempat yang telah disediakan. Atau mereka yang positif dapat memilih tempat karantina lainnya,” ungkapnya.

Disinggung terkait sanksi yang akan diberikan, Suryanegara menjelaskan, jika terdapat pemudik yang tidak memiliki KTP diberikan kesempatan menghubungi kerabatnya di Bali. Sebab nantinya kerabat dari Duktang ini akan dijadikan penjamin yang dilengkapi dengan surat pernyataan. Namun jika ada sekali tidak memiliki kerabat akan dipulangkan kembali ke daerah asalnya.

“Kami akan hubungi keluarga atau penjaminnya, mereka lah yang nanti memastikan dan membantu membuatkan kartu identitas. Intinya seluruh  masyarakat wajib memiliki KTP tidak mesti alamatnya di Bali yang penting sudah KTP elektronik,” jelas birokrat asal Denpasar tersebut.

Lebih lanjut ia memperkirakan, dalam arus balik tahun 2022 ini aka nada peningkatan Duktang yang akan datang ke Badung. Pasalnya ia menilai saat ini sudah ada geliat perekonomian. Seperti misalnya beberapa industri yang sudah mulai dibuka kembali.

“Perumpamaannya kalau gulanya bertambah sudah pasti semutnya juga bertambah. Hal itu tidak bisa dipungkiri, boleh dibilang sebelumnya setengah Duktang sudah kembali ke asalnya. Sekarang sudah mulai dilihat ada pekerjaan jadi saya prediksi jumlahnya meningkat,” imbuhnya.






Reporter: I Putu Resa Kertawedangga

MANGUPURA, BALI EXPRESS – Menyambut datangnya penumpang pada arus balik lebaran, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Badung akan melaksanakan sidak di sejumlah lokasi. Sidak ini akan dimulai di Terminal Tipe A Mengwi sebagai pintu masuknya penumpang melalui jalur darat. Kemudian akan dilanjutkan ke Desa/Kelurahan yang memiliki penduduk pendatang (Duktang).

Kasatpol PP Badung I Gusti Agung Ketut Suryanegara mengatakan, sidak yang akan dilakukan adalah pengecekan administrasi kependudukan dan riwayat kesehatan Duktang. Dalam hal ini Satpol PP akan memastikan kepemilikan sertifikat vaksinasi Covid-19 dan surat tes PCR dengan hasil negatif.

“Sidak ini akan kami mulai besok di Terminal Mengwi selama seminggu. Kemudian akan dilanjutkan ke desa yang memiliki penduduk pendatang. Dalam situasi Covid-19 selain harus memiliki KTP Duktang juga harus memiliki sertifikat vaksin sampai dosis ketiga atau kalau belum vaksin booster harus dilengkapi hasil PCR negatif,” ujar Suryanegara saat dikonfirmasi Senin (9/5).

Menurutnya, sidak ini juga dilakukan untuk memastikan alamat tinggal Duktang. selain pengecekan surat-surat juga akan dilakukan sampling secara acak. Nanti duktang yang terpilih akan menjalani tes oleh petugas yang disediakan. Hal ini dilakukan untuk memastikan tidak ada penularan Covid-19 dari pemudik yang kembali ke Gumi Keris.

“Untuk Test ini kami akan bekerja sama dengan Dinas Kesehatan. Kalau ditemukan ada yang hasilnya positif akan dikarantina di tempat yang telah disediakan. Atau mereka yang positif dapat memilih tempat karantina lainnya,” ungkapnya.

Disinggung terkait sanksi yang akan diberikan, Suryanegara menjelaskan, jika terdapat pemudik yang tidak memiliki KTP diberikan kesempatan menghubungi kerabatnya di Bali. Sebab nantinya kerabat dari Duktang ini akan dijadikan penjamin yang dilengkapi dengan surat pernyataan. Namun jika ada sekali tidak memiliki kerabat akan dipulangkan kembali ke daerah asalnya.

“Kami akan hubungi keluarga atau penjaminnya, mereka lah yang nanti memastikan dan membantu membuatkan kartu identitas. Intinya seluruh  masyarakat wajib memiliki KTP tidak mesti alamatnya di Bali yang penting sudah KTP elektronik,” jelas birokrat asal Denpasar tersebut.

Lebih lanjut ia memperkirakan, dalam arus balik tahun 2022 ini aka nada peningkatan Duktang yang akan datang ke Badung. Pasalnya ia menilai saat ini sudah ada geliat perekonomian. Seperti misalnya beberapa industri yang sudah mulai dibuka kembali.

“Perumpamaannya kalau gulanya bertambah sudah pasti semutnya juga bertambah. Hal itu tidak bisa dipungkiri, boleh dibilang sebelumnya setengah Duktang sudah kembali ke asalnya. Sekarang sudah mulai dilihat ada pekerjaan jadi saya prediksi jumlahnya meningkat,” imbuhnya.






Reporter: I Putu Resa Kertawedangga

Most Read

Artikel Terbaru

/